
Happy Reading ππππ
Ψ¨Ψ³Ω Ψ§ΩΩΩ Ψ§ΩΨ±ΨΩ Ω Ψ§ΩΨ±ΨΩΩ
...****************...
assalamualaikum warahmatullahi wabharakatu πππ MOHON MAAF YA, KARENA AKU BARU BISA UPDATE π₯Ίπππ
KARENA AKU SAKIT, JADI TIDAK BISA PEGANG HP SELAMA BEBERAPA HARIπ₯Ί
JADINYA AKU BARU BISA UPDATE HARI INIπππππ
SEKALI LAGI MOHON MAAF YAπππ
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Mengunjungi Lokasi Bersama CIA
_____
Di pagi yang cukup terik ini, Hana dan asistennya, Cia. Sudah berada pada lokasi, tempat. Akan dibangun nya apartemen mewah milik klien nya. Yaitu Tuan William.
Hana serta Cia, asistennya. Sudah berada di sana sejak satu jam yang lalu, atas permintaan dari klien nya Tuan William. Selaku pemilik dari lokasi itu.
Ketiganya sudah berkeliling dan meninjau lokasi itu, sejak beberapa menit yang lalu. Karena, sebagai pendesain. Hana perlu untuk meninjau lokasi, untuk menentukan gaya serta memperhitungkan untung dan kerugian. Jika hasil desain nya dibangun di lokasi yang telah disediakan.
Hana mengakui. Bahwa Tuan William atau kliennya ini, sungguh pandai memilih lokasi yang sagat sangat strategis. Untuk membangun sebuah apartemen. Karena setelah mereka berkeliling beberapa menit lalu, Hana dapat menilai dan menentukan. Seberapa besar keuntungan, yang akan didapatkan oleh kliennya ini.
Bagaimana tidak. Lokasi yang akan dibangun apartemen ini. Hanya berjarak beberapa meter dari lokasi perkuliahan, sekolah menengah atas dan salah satu rumah sakit milik keluarganya sendiri. Di mana tempat kuliah dan sekolah menengah atas itu merupakan tempat berkumpulnya anak-anak berstatus tinggi, alias anak-anak dari keluarga keluarga ternama. Serta para peraih beasiswa untuk para anak-anak yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata.
Dan Hana sudah menentukan, akan menyekolahkan anak-anaknya nanti di tempat itu. Karena di sanalah sekolah serta kampus, yang memberikan perlindungan serta larangan kertas untuk para siswa dan mahasiswa nya . Melakukan penindasan atau bullying pada para penerima beasiswa, dari anak-anak dari keluarga menengah atau pun dari keluarga bawah.
" Bagaimana menurut Anda dengan lokasi ini, Nona Wijaya " kliennya itu tiba-tiba saja menanyakan pendapat nya tentang tempat yang sedang mereka kunjungi.
" Sagat strategis. Tuan William sagat pandai memilih tempat, untuk membangun apartemen anda " jawab Hana dengan senyum, memuji kecerdikan kliennya ini dalam memilih tempat.
" Kalau boleh saya tebak. Tuan William pasti mengeluarkan uang, cukup banyak. Untuk dapat memiliki lokasi di tempat ini. Apakah saya benar? " Tebak Hana.
Ia yakin. Kliennya ini, pasti mengeluarkan uang banyak. Agar dapat memiliki tempat ini. Dan juga menguras tenaga nya , untuk bersaing dengan para pembeli lainnya. Yang ingin mendapatkan tanah di lokasi ini.
__ADS_1
Tuan William langsung tertawa, mendengar penuturan dari perempuan cantik dihadapannya ini. Yang menebak dengan benar perihal biaya yang harus ia keluarkan, untuk lokasi pembangunan apartemen nya ini.
" Pengamatan dari Nona besar Wijaya, tidak perlu diragukan lagi. " Kagum Tuan William pada Hana.
" Nona Wijaya benar, saya benar-benar merogok kantong begitu dalam. Agar dapat memiliki lokasi ini. Bahkan, saya hampir menyerah. Dikarenakan ketatnya persaingan antara saya dan pembeli lainnya, yang ingin mendapatkan tanah di lokasi ini. " Tuan William menghela nafas panjang saat menjelaskan usaha nya untuk lokasi nya saat ini.
" Tapi untungnya, istri saya terus menyemangati serta meyakinkan saya. Bahwa lokasi ini akan sangat menguntungkan, untuk perkembangan perusahaan kami. " Lanjut nya.
Dan istrinya itu benar. Karena baru saja ia dan perusahaan nya mengumumkan akan membangun apartemen mewah di lokasi ini. Para pembeli sudah berbondong bondong untuk membeli setiap ruang-ruang apartemen yang akan segera dibangun.
Dan kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa/i dan siswa siswi yang berasal dari keluarga ternama. Agar mereka bisa lebih dekat dengan sekolah dan kampus mereka. Bahkan para pekerja di rumah sakit milik keluarga wanita dihadapannya ini pun, ada beberapa mengajukan pembelian pada perusahaan nya.
" ya!. keputusan Tuan William sudah benar, untuk berusaha mendapatkan lokasi ini. tempat ini sangat strategis, dan saya yakin, uang yang tuan William kuras untuk lokasi ini. akan kembali dengan hasil berkali kali lipat. " jelas Hana pada klien nya itu.
" Anda benar Nona Wijaya, semoga saja pembangunan apartemen nya berjalan dengan lancar. dan saya sangat berterima kasihlah, karena Nona Wijaya bersedia untuk bekerja sama dengan saya. " ucap tuan William degan sungguh sungguh.
" saya sagat merasa terhormat, bisa bekerja sama dengan keturunan dari keluarga Wijaya, yang sangat disegani. " lanjut nya. yang dibalas Hana degan senyum.
siapa yang tidak mengenal keluarga Wijaya, keluarga kelas atas yang sangat disegani oleh berbagai kalangan. kekayaan dan kekuasaan yang dimiliki nya sangat luar biasa.
dan tuan William tau benar siapa yang sedang bekerja sama dengan nya saat ini. ia benar-benar berubah agar tidak menyinggung wanita cantik dihadapannya ini, yang merupakan salah satu keturunan keluarga Wijaya yang berkuasa.
kembali lagi pada posisi mereka saat ini.
" saya yang lebih terhormat, bisa bekerja sama dengan pemilik gedung-gedung apartemen, yang paling dicari dan disukai oleh banyak kalangan. " sanjung Hana pada klien nya itu.
" hahaha!, Nona Wijaya Sagat berlebihan. Anda malah lebih dicari dan di incar oleh banyak kalangan di seluruh penjuru dunia " balas Tuan William lebih menyanjung Hana.
" bakat Nona Wijaya, yang anda aplikasikan pada seluruh karya karya desain anda, benar-benar di incar banyak orang-orang. termasuk saya sendiri, dan istriku Sagat mengagumi bakat luar biasa anda. " lanjut nya benar-benar kagum yang tidak dapat ia Jabar kan pada sosok perempuan cantik beranak dua itu.
Hana hanya bisa tersenyum mendengar sanjungan serta pujian dari Tuan William yang merupakan kliennya ini. ingin mengatakan berlebihan pada pria paruh baya itu, namun semua yang ia katakan adalah kebenaran. jadi Hana hanya bisa membalas nya dengan senyuman saja.
disaat ia dan kliennya, Tuan William sedang berbincang tentang beberapa hal penting tentang pembangunan apartemen yang akan segera dilakukan. tiba-tiba saja asistennya yaitu Cia, membisikkan sesuatu padanya.
mendengar bisikan dari Cia, Hana pun hanya membalas nya dengan anggukan kepala. setelah nya ia kembali menghadap pada Tuan William untuk menyampaikan sesuatu.
" Tuan William. sepertinya pertemuan kita harus berakhir untuk hari ini. jika ada keperluan atau kepentingan lainnya yang ingin anda sampaikan pada saya. Anda bisa langsung menghubungi asisten saya. " ucap Hana dengan rasa sesal karena harus menghentikan pembahasan mereka secara sepihak.
" oh!, apakah Nona Wijaya tidak ingin makan siang terlebih dahulu " tawar nya . melihat sebentar lagi waktunya untuk makan siang.
__ADS_1
" terimakasih atas tawaran Tuan William, namun saya harus segera menjemput kedua anak saya. mereka sudah menunggu " balas Hana merasa tidak enak, karena telah menolak ajakan makan siang kliennya ini.
" ah!. sayang sekali, padahal istri saya sudah menyusul kesini. untuk bisa bertemu langsung dengan Nona Wijaya. " benar-benar menyayangkan, padahal istri nya sudah sangat bersemangat untuk datang menyusul nya.
" ya ampun!. saya sungguh minta maaf Tuan William, saya tidak tahu kalau istri anda akan menyusul ke sini " Hana sagat merasa bersalah. ia merasa kasian dengan istri kliennya itu.
" sudah lah, tidak masalah Nona Wijaya. saya akan memberikan pengertian pada istri saya, ketika ia tiba nanti. Anda bisa pergi dengan tenang. " maklum nya. sama sekali tidak masalah dengan keterburuan dari Nona Wijaya itu.
" ya sekali lagi mohon maaf, saya akan mengatur waktu. agar bisa bertemu dengan istri anda nanti. kalau begitu saya dan asisten saya pamit terlebih dahulu " janji Hana agar lain waktu bisa bertemu dengan istri kliennya ini. sekaligus ia memohon pamit.
Tuan William hanya mengangguk dan mempersilahkan keturunan keluarga Wijaya, itu untuk pergi terlebih dahulu. karena ia masih harus berada di tempat untuk menunggu kedatangan istri tercinta nya.
sekaligus menyampaikan permohonan maaf dari Hana , yang tidak bisa menunggu kedatangan nya untuk makan siang bersama. dikarenakan perempuan itu harus menjemput kedua anak-anaknya.
yah! ibu dua anak itu benar. Masih ada waktu untuk pertemuan nya dengan istrinya. ia dan istrinya akan menunggu waktu luang perempuan luar biasa itu untuk dapat saling berbincang bincang lagi.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Alhamdulillah π€²π atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar ππ
Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik π€²π
Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πππ
Agar semakin semangat πͺπͺπ
Dengan cara
LIKE
KOMEN
VOTE
DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT π₯°ππ
SEKIAN DAN TERIMAKASIH π
WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πππππππππ
__ADS_1