Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Zavir dan Zava Pingsan


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Zavir dan Zava Pingsan


______


Pada malam hari tepatnya jam dua belas malam, Hana masih berada di ruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan nya yang ia tunda selama beberapa hari terakhir.


Hana sengaja melakukan nya sebab ia dan Xavior pergi berlibur bersama si kembar Zavir dan Zava di negara J.


saat Hana sedang sibuk bekerja, pintu ruang kerjanya diketuk oleh seseorang. Hana mengerut kan keningnya bigung, siapa gerangan yang masih Bagun pada jam segini di rumah nya.


Di karena kan Hana telah menetapkan peraturan bahwa seluruh kegiatan harus di selesaikan atau di hentikan tepat pada jam sebelas malam.


karena Hana tidak ingin tidur kedua malaikat kecil kesayangannya terganggu. itulah mengapa Hana menetapkan peraturan itu.


Di Landa perasaan bigung, Hana kembali mendengar ketukan pada pintu ruang kerjanya.


akhirnya Hana mempersilakan orang di luar untuk masuk karena ia cukup penasaran dengan niat orang itu menemuinya di jam begini.


" maaf mengganggu nyonya " ujar suara orang yang muncul di balik pintu, yang ternyata itu Cici.


" Cici??. tumben kamu belum tidur di jam segini " tanya Hana semakin bingung.


Cici tidak menjawab, perempuan mungil itu justru dengan segera masuk dan menutup pintu setelah merasa tidak ada yang mencurigakan di luar.


" Ada masalah Ci' ? " Hana kembali bertanya saat melihat tingkah tidak biasa Cici.


Cici menggeleng " boleh Cici duduk nyonya " ijin nya setelah sampai di hadapan majikannya itu.


Hana hanya membalasnya dengan anggukan kepala, tanda ia mengizinkan Cici untuk duduk di kursi sebrang mejanya.


" ada apa ?? " tanya Hana lagi yang sudah menghentikan bahkan menyingkirkan beberapa berkas di hadapannya kesamping.


Hana memusatkan perhatian nya pada sosok Cici yang terlihat tegang dan gelisah. ada apa sebenarnya dengan wanita mungil itu!!


" sebelumnya Cici meminta maaf kepada nyonya, karena mungkin yang Cici sampai kan nanti nya akan membuat nyonya marah besar, pada Cici " ujar Cici sambil menunduk.


sangat terlihat jelas jika ia belum siap untuk mengatakan maksud nya pada majikannya itu.


" katakan lah, Cici. aku tidak akan marah jika itu untuk kebaikan. jadi, katakan lah Tampa ragu sedikitpun " Hana dengan lembut mengatakan nya pada pelayan kecilnya itu.


Cici yang mendengar ucapan lembut dari majikannya itu akhirnya mendongak menatap tepat pada wajah rupawan majikannya itu, sungguh ia tidak sanggup menahan buliran air pada pelupuk mata nya untuk jatuh membasahi pipinya.


" nyonya terlalu baik, padahal Cici yakin bahwa apa yang akan Cici sampai kan. pasti akan membuat nyonya marah " ujar Cici dengan penuh penyesalan.


Hana di buat semakin bingung dan penasaran oleh wanita di hadapannya itu. apa yang sebenarnya ingin di sampaikan nya sampai-sampai wanita mungil itu menagis seperti itu.

__ADS_1


...----------------...


pagi hari yang cerah ini. di mana si kembar Zavir dan Zava sedang duduk manis di meja makan, untuk sarapan sebelum berangkat ke sekolah.


keduanya di temani oleh mommy mereka, yaitu Hana. di mana Hana jugalah yang akan mengantarkan ke dua nya ke sekolah setelah sarapan.


" makanya pelan-pelan sayang, nanti kamu tersedak " tegur Hana dengan lembut pada putri kecilnya itu.


bagaimana tidak di tegur, Zava memakan sarapannya dengan cepat seakan takut jika ada yang mengambil nya.


" ini enak mommy " ujar Zava dengan cengiran nya.


Hana, Zavir dan Cici hanya bisa tersenyum dan geleng-geleng kepala melihat tingkah lucu Nona kecil Wijaya itu. ada-ada saja tingkah nya setiap saat.


" kalau begitu habis kan, karena Cici membuat puding hari ini khusus untuk kalian " beritahu Hana dengan lembut pada keduanya.


Zavir dan Zava mengangguk mengiyakan ucapan mommy mereka.


sekitar sepuluh menit kemudian, akhirnya ketiga nya telah menyelesaikan sarapan dengan Hana yang selesai lebih dulu.


" nah, Cici ambil puding nya " perintah Hana pada Cici yang sedari tadi berdiri di belakangnya.


Cici mengangguk kemudian berbalik menuju dapur untuk mengambil puding yang ternyata sudah di siapkan pelayan lain ke piring.


sebelum mengangkat nampan berisi puding coklat itu, Cici menatap nya sebentar kemudian menghembuskan nafas panjang. setelah nya ia mengangkat nya kemudian membawanya ke meja makan di mana Hana dan ke dua anak kembar nya menunggu.


" wow, puding nya cantik sekali " puji Zava ketika Cici meletakkan nampan yang di bawanya di atas meja makan.


Cici pun memotong puding nya kemudian menaruh masing-masing satu potong pada tiga piring kecil yang di siapkan pelayan lain di meja makan.


setelah nya Cici meletakkan masing-masing piring kecil berisi potongan puding coklat di hadapan ketiga nya yang di sambut dengan baik. kemudian langsung mencobanya, raut wajah si kembar benar-benar menunjukkan rasa nikmat saat suapan pertama pada mulut kecil keduanya.


" enak sayang? " tanya Hana pada keduanya


yang di balas dengan anggukan kepala oleh keduanya.


" habis kan, setelah itu kita berangkat " lanjut Hana lagi.


...----------------...


kini Hana dan si kembar Zavir dan Zava sudah berada di ruang tamu bersiap untuk berangkat menuju ke sekolah si kembar.


Di saat Hana mengajak kedua anaknya untuk berangkat, tiba-tiba saja putri kecil nya menarik baju yang ia kenakan membuat Hana menatap penuh tanya pada putrinya itu.


Namun ketika melihat ada kelainan yang di tampakkan oleh putrinya itu segera membuat Hana memegang.


Belum sempat Hana mengeluarkan suaranya, pendegarannya sudah mendapatkan suara rigisan kesakitan dari samping putrinya. namun tidak lama kemudian Zava juga meringis sambil memegang bagian dadanya sama persis seperti kembaran.


melihat itu membuat Hana panik bukan main, bukan hanya dia tapi Cici yang ada di sana pun seketika berjongkok untuk menahan Kedua tubuh majikan kecilnya yang hampir terjatuh karena rasa sakit yang menyerang kedua nya.


" nyonya bagaimana ini, apa yang terjadi dengan Tuan dan Nona kecil " tanya Cici panik sekaligus menyadarkan nyonya nya yang terdiam mematung sambil menatap kepada si kembar.

__ADS_1


" mommy sakit!!! " rintihan dari Zavir dan Zava secara bersamaan.


Mendengar rintihan kesakitan dari kedua malaikat kecil kesayangannya kembali, seketika meyadar kan Hana dari ketegangan nya kemudian dengan segera berjongkok cepat untuk memeriksa keadaan keduanya.


Di situasi ini Hana berusaha setenang mungkin , berusaha menekan kepanikan dalam dirinya agar ia tidak melakukan tindakan impulsif yang dapat merugikan kedua anaknya.


" Cici bantu aku angkat Zavir ke sofa, aku akan mengangkat Zava " pinta Hana kemudian segera mengangkat Zava menuju sofa ruang tamu.


Cici pun melakukan hal yang sama, ia juga dengan segera mengangkat Zavir menuju sofa tempat di samping Zava yang di dudukan oleh nyonya nya.


" sayang, di mana yang sakit. bilang sama mommy sayang " tanya Hana dengan lembut nya.


" dada Ava sakit sekali mommy " jawab Zava dengan lemahnya, karena ia benar-benar merasa kesakitan.


" Zavir juga gitu, sayang " tanya lagi yang di angguk ki oleh Zavir.


" ya Tuhan!! "


" sayang, dengar kan mommy. Zavir dan Zava lakukan seperti biasa saat kalian mengalami ini, seperti yang diajarkan dokter clara pada kalian. bisa kan sayang " perintah Hana dengan tenang nya pada keduanya.


Zavir dan Zava pun mengangguk mengerti dengan perintah dari mommy nya. kemudian melakukan seperti halnya yang mereka lakukan ketika merasakan hal seperti saat ini.


" nyonya, mungkin keduanya____ " Ujar Cici tidak selesai saat melihat anggukan lemah dari majikannya itu.


saat Cici ingin kembali mengatakan sesuatu, tiba-tiba si kembar Zavir dan Zava jatuh pingsan. yang membuat Cici panik seketika, namun berbeda dengan Hana.


mommy dari keduanya itu dengan tenang nya meraih Zava dalam gendongannya, kemudian megodeh Cici untuk menggendong Zavir dan mengikuti nya keluar rumah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ...


...Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™...


...Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ...


...Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ...


...Dengan cara...


...LIKE...


...KOMEN...


...VOTE...


...DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ...


...SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™...


...WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ***...

__ADS_1


__ADS_2