
Happy Reading 🙏😘💜💛
بسم الله الرحمن الرحيم
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hana Di Buat Kesal Oleh 3 Makhluk Kesayangan Nya
_________
Sudah hampir dua bulan berlalu, paskah keluar nya si kembar Zavir dan Zava dari rumah sakit.
Setelah kejadian itu, aku dan Cici selalu waspada akan pelayan yang bernama Nini. merupakan pelayan yang selama ini mengawasi pergerakan Cici di rumah ku.
Mengenai kedua orang tua ku dan juga Xavior, mereka bertiga sudah tau akan masalah itu. namun mereka tetap diam karena aku yang meminta nya, aku tidak mau jika ketiga nya melakukan sesuatu yang malah merugikan Cici dan saudara nya.
Jika hal itu sampai terjadi, maka dalang dari semua kekacauan dari keluarga ku tidak akan bisa di tangkap.
Maka dari itu aku meminta ketiga nya terutama untuk Xavior untuk tenang terlebih dahulu.
Aku mengatakan untuk waspada saja dengan pergerakan mereka dan mengikuti permainan nya, agar lebih mudah untuk membawanya ke dalam perangkap.
Tanpa harus melukai siapa pun!!!.
...----------------...
Baiklah lupakan sejenak masalah itu. karena saat ini aku benar-benar kesal terhadap pria tampan di ruang tamu ku saat ini.
Bagaimana aku tidak kesal, pria tampan yang sudah menjadi kekasih ku itu. dengan kurang ajar nya menjemput kedua malaikat kecil kesayangan ku , di sekolah mereka tanpa memberitahu ku.
Masalah nya bukan di sana. tapi, pria bernama Xavior itu menyuruh satpam sekolah sikembar untuk berbohong pada ku.
Xavior meminta pria paruh baya itu agar mengatakan kalau keduanya di jemput oleh pria asing, yang mengaku sebagai saudara angkat ku.
Di beritahu seperti itu, bagaimana mungkin aku tidak panik dan takut seketika.
Aku ini anak tunggal dan sama sekali tidak pernah mendengar jika mommy and Daddy ku mengangkat seorang anak. jadilah aku seketika berpikir negatif bahwa keduanya telah di culik oleh pria jahat.
__ADS_1
Dilanda kepanikan di pos satpam, membuat ku entah kenapa malah membuka ponsel untuk menghubungi Xavior.
Aku langsung menelpon kekasih ku itu, karena namanya yang seketika muncul di pikiran ku.
Ketika telpon ku tersambung padanya, aku langsung memberitahukan tentang kedua malaikat kecil kesayangan ku yang di jemput pria asing. aku benar-benar panik memberitahu nya, bahkan mataku sudah berair.
Tapi mungkin terlalu cemas dan panik, sehingga aku tidak menyadari sikap Xavior yang tidak panik seperti ku.
Dia malah dengan santai nya mengatakan agar aku menenangkan diri terlebih dahulu, Xavior mengatakan Jagan sampai aku gegabah dalam bertindak karena terlalu panik.
Xavior juga meminta ku untuk pulang terlebih dahulu, untuk menemui nya di rumah. dan membiarkan nya dengan kepala yang sudah lebih tenang, karena jika aku melapor polisi waktu itu maka tidak akan di proses, sebab waktu hilang nya belum 24 jam.
Akhirnya aku setuju untuk pulang kerumah terlebih dahulu setelah mendengar perkataan nya di sebrang telpon, kemudian memutus panggilan ku setelah mendengar ucapan nya agar aku berhati-hati saat mengemudi nanti.
Aku pun pulang dalam keadaan yang masih cemas akan keberadaan si kembar Zavir dan Zava. aku mengemudikannya mobil ku lumayan cepat, sebab ingin segera bertemu dengan Xavior dan membiarkan tindakan yang harus di ambil.
Hanya dalam 25 menit mengemudi, akhirnya aku sampai di rumah ku . dan ketika melewati gerbang dan pos penjaga, aku dapat melihat mobil Xavior yang telah terparkir dengan rapih.
Yang menandakan pria itu telah tiba terlebih dahulu. meskipun aku cukup bigung dengan Xavior yang begitu cepat tiba di rumah, padahal jarak dari kantor nya ke sini membutuhkan 30- 40 menit jika mengebut.
Namun langkah terburu-buru ku langsung terhenti ketika tiba di ruang tamu. aku seketika membuat kan mata, terkejut akan pemandangan yang ku dapati di sana.
Di ruang tamu, tepatnya di sofa panjang yang mengarah langsung pada tempat ku berdiri. ku dapati tiga sosok yang begitu aku kenali, terutama pada dua sosok kecil yang menjadi sumber kepanikan ku semenjak di gerbang sekolah tadi.
Tiga sosok itu tidak lain adalah Xavior dan kedua malaikat kecil kesayangannya, Zavir dan Zava. di mana ketiga nya sedang tersenyum manis kepada ku.
Apa-apaan ini!!!, apakah aku di bohongi oleh ketiga nya?. jika iya, bukankah itu keterlaluan!!!!!.
...----------------...
Kembali lagi pada suasana di ruang tamu ku saat ini. di mana tiga sosok yang membuat hari-hari yang kulalui menjadi lebih baik, kini cemberut setelah ku omeli habis-habisan.
Bagaimana tidak mengomel, aku ini sudah begitu panik bukan main saat mengetahui kedua nya di jemput orang asing.
Eh tau-tau nya aku ternyata sedang di preng oleh ketiga nya. membuat ku hampiri jantungan saja. untung saja aku tidak memiliki riwayat penyakit jantung, sebab bisa saja aku mendapat serangan ketika mendengar berita buruk itu.
Membuat kesal saja!!!
__ADS_1
" Kalian kira itu lucu, menyenangkan membuat ku panik!!! Xavior!! " aku masih saja tidak mau berhenti mengomeli ketiga nya.
" i'm sorry mommy. aku bersalah, karena telah berlebihan bercanda nya. maafkan aku sayang!! " ucap Xavior benar-benar terlihat menyesal. entah sudah berapa kali ia meminta maaf sedari tadi, sama seperti si kembar.
" Kalian berdua juga, bisa-bisa nya ikut ikutan sama Daddy king. kalian kira mommy tidak panik, disekolah kalian tadi!! " kini aku kembali mengomel pada kedua anak kembar ku.
Yang kini telah menunduk dengan bibir mungil keduanya yang di monyongin , tidak lupa dengan mata bulat keduanya juga yang sudah berair.
Ah!!! aku kan jadi merasa bersalah melihat keduanya seperti itu, sungguh keduanya benar-benar menjadi kelemahan ku.
" maafin Ava sana kak Avil, mommy. kita salah, hiks hiks hiks. u_udah b_bikin mommy, panik!! hiks " ucap Zava putriku segugukan sambil menatap ku dengan air mata yang sudah banjir di pipi bulat nya.
" Iya mommy, maafin kita. kita nggak akan gitu lagi, mommy " lanjut Zavir juga menatap ku dengan menangis, tapi bedanya putra ku itu tidak segugukan seperti saudarinya.
Haaah!!! aku menyerah untuk mengomel lagi. aku sudah tidak sanggup melihat keduanya bersedih, apalagi jika sampai menagis karena merasa bersalah kepada ku.
Di tambah lagi dengan wajah tampan milik Daddy king keduanya, yang juga menunjukkan ekspresi merasa bersalah kepada ku. dengan tatapan yang biasanya tajam itu, kini meneduh.
huh!!! di hadapkan dengan ketiganya yang seperti ini, bagaimana mungkin aku akan tahan untuk berlama-lama memarahi mereka.
Aku tidak bisa lagi, aku kalah. tolong tunjukkan di mana kamera nya, aku akan melambaikan tangan ku tanda menyerah.
" Baiklah kalau begitu, aku tidak akan marah lagi. TAPI!!, Jagan pernah mengulangi hal hal seperti itu. karena itu benar-benar tidak lucu sama sekali " ujar ku pada akhirnya.
" Apa kalian mengerti!!! " lanjut ku lagi dengan lebih serius.
Ketiga nya langsung mengangguk kompak, seperti murid yang begitu patuh pada gurunya. sungguh membuat ku gemas sendiri!
" DI MENGERTI MOMMY!!, KAMI TIDAK AKAN MENGULANGI NYA LAGI!! "
Dan lagi-lagi ketiga nya kompak mengatakan nya.
Aku hanya bisa geleng-geleng kepala, apakah kedua anaknya sudah begitu lengket dengan pria yang mengisi hati ku itu. bagaimana bisa mereka se kompak ini sekarang.
Tapi jika di pikir-pikir!! itu lebih baik bukan, untuk kelangsungan hubungan nya dengan Xavior nanti nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1