Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Di Pesta Tuan Muda ZAID Dan Nona WIYAMA


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›πŸ’›πŸ’œ


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di Pesta Tuan Muda ZAID Dan Nona WIYAMA


_____


" Ehem!!! "


Deheman dari sang kepala keluarga Wijaya seketika meyadar kan Xavior atas pujiannya barusan terhadap Hana. Xavior seketika mengalikan pandangan nya pada sepasang suami-istri yang duduk disebrang nya, yang Dimana keduanya sedang tersenyum kearah. Ah, sial sekali karena ia tidak bisa mengendalikan mulut dan matanya ini.


...****************...


Jam telah menunjukkan 08:15 menit. Dimanakah Xavior serta Hana sudah dalam mobil menuju ke tempat diadakannya pesta yang akan keduanya tujuh.


Dan sedari tadi pula, Xavior tiada hentinya memaki dirinya sendiri karena sudah hilang kendali dihadapan kedua orang tua Hana. Sungguh memalukan tingkah lakunya tadi, dikediaman Wijaya.


" Apakah masih jauh ? " Tanya Hana memecah keheningan diantara mereka dan berhasil membuat Xavior berhenti dari kegiatan memaki nya.


" Lima menit lagi, kita akan sampai ke gedung tempat acaranya diadakan " jawab Xavior


menengok sekilas pada Hana yang duduk di bangku penumpang sebelah nya, yang hanya membalas ucapan nya dengan anggukan kepala.


Benar saja yang dikatakan Xavior, lima menit kemudian mobil yang di kemudikan oleh Xavior. Telah membawa keduanya berhenti di depan pintu masuk gedung berbintang dimana acaranya diadakan.


Dan lagsung disambut oleh penjaga yang akan mengambil alih mobil Xavior untuk diparkir. Tidak lupa juga para reporter langsung menyambut keduanya dengan kamera mereka masing-masing.


Sudah Hana duga jika hal ini akan terjadi, ia dan Xavior seketika menjadi pusat perhatian saat berjalan berdampingan diatas red karpet yang terbentang dari tangga hingga kedalam ruang pesta.


" Tenang lah, Hana " bisik Xavior pada Hana yang memiliki tinggi hanya sebatas dagunya.


Xavior menenangkan nya saat merasakan remasan pada lengan yang dipegang oleh Hana. Yap sekarang keduanya berjalan berdampingan dengan Hana Yang beranda dalam Gandengan nya, yang semakin membuat mereka menjadi perhatian dan buah bibir para reporter serta para tamu lainnya.


" Heum!. Aku hanya sedikit terganggu dengan tatapan para wanita yang memujamu itu " balas Hana ikut berbisik pada Xavior. Yang berusaha menahan kedutaan pada sudut bibirnya.

__ADS_1


Ketika Xavior ingin kembali berbisik pada Hana, ia lebih dulu di sapa oleh sang pemilik peserta. Yaitu Deon, teman Xavior sejak lama. Deon merupakan tuan muda dari keluarga ZAID yang bergerak dalam bidang pemerintahan. Anggot Keluarga ZAID, kebanyakan memiliki kedudukan penting pada pemerintahan. Bahkan tuan besar ZAID terdahulu yang telah meninggal, merupakan mantan pemimpin negara I. Negara yang mereka huni saat ini.


Maka tak heran jika seluruh tamu undangan merupakan orang-orang penting di pemerintahan, pengusaha dan kalangan artis dan model papan atas. Megigat pengantin wanita malam ini merupakan model papan atas.


( Aku pake istilah huruf aja yah, pada setiap negara yang akan aku sebut di dalam cerita ku ini. Jadi mohon pengertiannya yahπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™ ) oke kembali lagi.


" Gue kira lo nggak bakal datang bro " kata Dion yang datang menghampiri Hana dan Xavior.


" Datang saja!!!. Takutnya Lo ke kantor gue besoknya buat ngamuk " balas Xavior dengan kekehnya.


" Hahaha !!!. Tentu saja gue bakal datanggin Lo , buat nuntut hadiah " tawa Dion bercanda. Xavior hanya membalas nya dengan gelengan kepala.


Sedangkan Hana yang merasa di abaikan oleh obrolan sepasang teman itu akhirnya angkat bicara.


" Selamat atas pernikahan, Tuan muda ZAID dan nona WIYAMA " Ucap Hana dengan senyum menawan nya.


Dan Hana sukses menjadi perhatian kedua pri tampan dihadapannya saat ini. Terlebih Dion yang baru megigat bahwa saat ia ingin menghampiri Xavior karena cukup penasaran dengan sosok wanita cantik yang Teman nya itu gandeng kepesta nya.


Ketika Dion melihat Hana sedekat ini sukses membuatnya terpesona akan kecantikan nya. Sungguh pahatan yang sangat sempurna, apalagi bersanding dengan Xavior. Bukankah akan menjadi perpaduan visual yang mematikan.


" Ah, terimakasih atas ucapan Nona besar Wijaya. Saya minta maaf karena tidak langsung mengenali anda " permohonan maaf Dion dengan tulus pada Hana. Ia seketika mengenali sosok wanita cantik disamping temannya Xavior, sebagai keturunan keluarga Wijaya yang sangat disegani dan dihormati.


" Sebuah kehormatan jika Nona besar Wijaya bersedia hadir di acara kami yang sederhana ini " lanjut Dion merendah.


Mendengar itu, membuat Hana dan Xavior saling pandang sekilas. Bukankah pria di hadapan mereka sedang merendah untuk meninggi, ada-ada saja.


" Anda terlalu merendah Tuan muda ZAID " Balas Hana dengan kekehan Kecilnya. Yang juga dibalas tawa oleh Dion.


" Di mana istri Lo ? " Tanya Xavior, karena hanya teman nya yang muncul di depan nya saat ini.


" Oh Zoe sedang berkumpul dengan teman nya. Dia langsung melupakan ku ketika sudah bertemu teman gosipnya itu " jawab Dion degan wajah yang ia tekuk.


Mendengar itu Hana dan Xavior hanya manggut-manggut saja.


" Sebaiknya gue bawa Lo ke Bokap nyokap, nyariin terus dari tadi. " Ucapnya pada Xavior.


" Sekalian juga, saya ingin mempertemukan Nona besar Wijaya pada orang tua saya. Betapa senang serta terhormat nya mereka bisa bertemu secara langsung dengan anda Nona " lanjut Dion dengan tulus dan menundukkan kepalanya sedikit, untuk menunjukkan pada Hana jika ia dan keluarganya Sangat merasa terhormat bisa bertemu dengannya.

__ADS_1


" Hah!!. Inilah yang membuat ku malas menghadiri acara-acara yang seperti ini, kalian terlalu merendah dihadapan saya dan keluarga saya. " Keluh Hana yang mendapat senyum dari Xavior dan Dion.


Mau bagaimana lagi, keluarga Wijaya terlalu luar biasa dan misterius.


" Lebih baik Tuan muda ZAID, tidak perlu terlalu formal. Santai saja, itu lebih membuatku nyaman. " Lanjut Hana lagi pada Dion.


" Hahahaha!!!!. Baiklah kalau begitu, aku akan memanggil mu dengan nama saja dan begitupun sebaliknya. Okey " putus Dion. Yang dibalas anggukan oleh Hana.


" Sebaiknya kau mengantar kami menemui keduanya segera " kali ini Xavior yang berbicara pada temannya itu. Agar segera mempertemukan mereka dengan orang tua nya.


Dion yang mengerti akan maksud Xavior langsung membawa keduanya melewati beberapa tamu undangan, menuju suatu meja yang terletak dibarisan depan dekat dengan panggung yang disediakan untuk kedua pengantin baru.


beberapa saat, akhirnya ketiga nya sampai di meja yang sedang di duduki oleh tuan Zaid dan nyonya Zaid. di mana kedua nya sendang mengobrol dengan besan mereka.


" ma!!, pa!!!. lihat, siapa yang aku bawa menemui kalian " ucap Dion mengalihkan atensi ke dua pasang paruh baya yang sedang mengobrol itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ


Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™


Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ


Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ


Dengan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ


SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™

__ADS_1


WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


__ADS_2