Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Sehari Sebelum Persidangan


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ₯°


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sehari Sebelum Persidangan


Hana tersenyum manis kearah putrinya . Putri kecilnya itu memanggilnya untuk melihat istana pasir, buatannya bersama sang kakak.


Setelah Hana tiba, pada Zavir dan Zava . Ia langsung berjongkok dihadapan istana pasir mahakarya putra putrinya.


Hana tidak menduga. Ternyata istana pasir sagat indah. Pintar sekali anak kembarnya ini.


" Wow!!! " Kagum Hana


" Cantik! Sekali sayang. Siapa yang buat ? " Sambil menatap si kembar.


" Ava dong " jawab putrinya bangga


" Bohong, Avil yang buat mommy " putranya langsung membantahnya.


" Ih Ava!!!! Kak avil " balas Zava tidak terima, sambil menunjuk dirinya sendiri, kemudian istana pasir.


" Avil yang buat. Ava liatin doang " Zavir tidak mau kalah dengan adiknya.


Zava langsung melorot kepada kakaknya itu. Sedangkan Zavir hanya membalas pelototan adik beda sepuluh menit itu degan alis terangkat.


Sedangkan kan Hana, hanya bisa geleng-geleng kepala melihat perdebatan lucu putra putri nya.


" Sudah-sudah, Sekarang mommy ulang. yang buat siapa, Zavir atau Zava ? " Hana kembali bertanya.


" Ava aja yang jawab!!, Kakak diam dulu " perintahnya pada sang kakak.


Zavir hanya memutar bola matanya mendengar perintah adiknya.


" Okeh!. Yang bikin istana pasirnya memang bukan Ava mommy, Tapi kak Avil." Jelasnya degan wajah serius. sungguh imut putri kecilnya ini.

__ADS_1


" Tapiiiii!!!. Ava yang punya ide, telus nyulu kak Avil buat istana pasilnya. Jadi, yang punya istana pasilnya. Ava kan mommy ?" Lanjut ava degan wajah polosnya.


Hahahaha, Hana langsung tertawa mendengar penuturan putrinya itu. Sungguh lucu sekali, sedangkan putranya hanya geleng-geleng kepala.


" Ava sayangnya mommy. Gini!! kan yang buat istananya kan kakak Zavir, idenya dari Zava. Jadi!!. Istana nya punya kalian berdua. Punya Zavir punya Zava juga sayang " jelas Hana dengan sabar pada Zava putrinya.


" Paham sayang ?? " Tanya Hana


" PAHAM MOMMY " jawab keduanya kompak.


" Pintar nya anak-anak mommy!! Sini peluk dulu " bangga Hana. Mereka pun saling berpelukan sambil tertawa senang.


...----------------...


Saat ini Hana hanya duduk berdua dengan putranya Zavir, yang sedang meminum kelapa mudanya degan tenaga. Sedangkan putrinya Zava, pergi bersama dengan Cici ke toilet umum yang cukup jauh dari lokasi pantai.


Saat Hana sedang sibuk bertukar pesan degan pengacaranya yang merupakan pamannya sendiri. Mereka sedang membahas tentang persidangan besok.


Disaat sedang fokus, tiba-tiba saja Hana di kejutkan dengan pertanyaan tak terduga putranya.


" Mommy benelan mau pisah sama papa " tanyanya dengan suara pelan. Seketika perasaannya tidak enak mendengar pertanyaan putranya.


" Mommy Jagan minta maaf!! Mommy nggak salah kok " sambil meletakkan kelapanya kemudian memegang tangan Hana.


" Kalau pisah sama papah, bisa bikin mommy nggak nagis lagi. Avil sama Ava " ucapnya sambil memeluk mommy nya yang mulai menagis.


" Mommy_ hiks _ mommy benar benar minta maaf sayang_ hiks hiks hiks " Hana semakin menagis seguguk kan mendengar ucapan putranya yang begitu pengertian.


" Avil sama Ava benal-benal nggak apa mommy " ucapnya berusaha menenangkan mommy nya.


" Avil janji!! Bakal jagain Ava sama mommy " lanjut Zavir sungguh-sungguh. berharap tangisan mommy nya berhenti.


Tapi bukannya berhenti. Tangisan Hana malah semakin menjadi jadi.


" KAK AVIL APAIN MOMMY! KOK NAGIS KAYAK GITU ? " tudung Ava pada kakak nya saat sudah tiba dihadapan Hana dan Zavir.


" Mommy bilang sama Ava, bial Ava yang pukul kak Avil " tanya ya pada Hana. Tapi matanya melotot ke arah kembarannya.

__ADS_1


Mendengar penuturan putrinya yang menuduh kakaknya. Hana hanya bisa tersenyum, kemudian menenangkan diri sebentar sebelum menjawab kekhawatiran putrinya yang tidak berhenti memarahi kakak nya tanpanya henti.


Setelah tenang Hana pun mengatakan bahwa dia tidak apa-apa. Hana juga meyakinkan Cici kalau semuanya baik-baik saja.


Keputusannya memang sudah benar untuk berpisah. Dan melanjutkan hidupnya dengan Zavir dan Zava putra putri kecil kesayangannya.


Hana berjanji akan berusaha memenuhi segala kebutuhan putra putri nya. Berusaha menjadi sosok ibu serta ayah sekaligus dengan baik. Dia yakin, keluarga kecilnya pasti bisa bahagia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™


Atas isi Allah SWT, penulisan BAP Ini berjalan dengan lancar πŸ€²πŸ™


semoga Allah memberi kita semua nikmat kesehatan dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagiπŸ€²πŸ™


baiklah beri dukungan terus untuk saya biar semakin semangat menulis cerita ini sampai tamat πŸ€²πŸ™πŸ˜˜πŸ₯°


Degan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ™πŸ’œπŸ€πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜


#IGAT, HANCURNYA SEORANG WANITA. SAMA DENGAN HANCURNYA TAHTA SEORANG RAJA #


# BY MADANI#


SATU LAGI


# PUDAR DI UJUNG SENJA, RASA YANG CANGGUNG MENJADI MENGGULUNG.


BESOK ADA KISAH ASMARA, TENTANG DUA MANUSIA YANG SALING MEMENDAM RASA.#

__ADS_1


# BY W.SUJANI #


SEKIAN WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2