Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Tanda Tangan Kontak #1#


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tanda Tangan Kontak #1#


____


POV Hana


Hari ini, tepatnya pada siang nanti saya dan asisten saya, Cia. Akan mendatangi perusahaan ALEXZI COMPANY GRUP, untuk menandatangani kontrak persetujuan kerja sama antara saya dan perusahaan ALEXZI.


Lebih tepatnya degan CEO perusahaan ALEXZI yang akan melakukan prosedur Penandatanganan kontrak bersama saya.


Sebenarnya saya bingung, mengapa harus dia sendiri yang turun tangan mengurus tentang kontrak. Padahal megurus semua persoalan kontrak bisa ia serahkan pada bawahannya yang bertanggung jawab atas semua itu.


Tapi entah lah mungkin dia ingin memastikannya sendiri, mungkin Karna saya berasal dari luar perusahaan ALEXZI. Makanya dia tidak ingin meminta orang lain untuk mengurusnya. Entah lah mungkin saja seperti itu. Saya tidak mau ambil pusing.


Saya kembali memeriksa surat kontrak kerja sama yang dikirim oleh asisten Rio asisten pribadi Xavior sendiri, kepada Cia asisten saya. Berkas kerja sama ini dikirim dua hari setelah pertemuan kami di restoran waktu itu.


Siang nanti saya dan Xavior akan kembali bertemu, untuk menandatangani kontrak di perusahaan nya sendiri yaitu perusahaan ALEXZI COMPANY.


Dan pertemuan kali ini akan saya gunakan untuk memperjelas maksud dari perkataannya waktu itu. Saya ingin memastikan apakah dia benar-benar pemuda beberapa tahun lalu atau bukan.


Jadi mari tuntaskan rasa penasaran saya.


...----------------...


" Cia!, Bagaimana degan desain itu. Apa kau sudah mengirimnya pada Tuan William " tanyaku kepada Cia yang sedang menyetir mobil.


" Sudah Nona, Tuan William sagat puas dengan desain anda " jawab Cia bergantian melihat pantulan saya di kaca depan mobil dan jalan didepan.

__ADS_1


Yap kami sedang menuju perusahaan ALEXZI COMPANY. Berhubung beberapa menit lagi menjelang siang, jadi saya dan Cia memutuskan untuk berangkat sekarang daripada kami akan terlambat.


Sungguh tidak baik membuat orang lain menunggu, Karna menunggu itu sagat membosankan.


Setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit, akhirnya Kami sampai di depan gedung perusahaan ALEXZI COMPANY.


Mobil kami langsung diambil alih oleh penjaga yang ditugaskan untuk memarkirkan orang-orang yang datang ke perusahaan ALEXZI.


Ketika saya dan Cia memasuki lobby perusahaan, kami dapat melihat keberadaan asisten Rio berdiri dihadapan meja resepsionis.


Asisten Rio langsung tersenyum lebar ketika ia melihat keberadaan kami, saya dan Cia kemudian berjalan menghampirinya.


" Selamat datang Nona Wijaya dan juga nona Cia " sambung asisten Rio saat kami berada dihadapannya.


" Maaf telah membuat asisten Rio menunggu " balas Cia, sedangkan saya hanya membalas ucapan asisten Rio degan anggukan dan senyuman.


" Tidak-tidak!!!, Tidak sama sekali. Kalian datang tepat waktu, mari ikut saya. Tuan muda mengirim saya untuk menyambut Nona Wijaya dan nona Cia " pinta asisten Rio mempersilakan.


" Baik!!, Mohon asisten Rio menunjukkan jalan " sekarang saya yang membalas perkataan asisten Rio.


Asisten Rio membawa kami kelantai empat puluh, dimana ruangan pimpinan perusahaan berada.


Setelah sampai kami langsung menuju kesebuah ruagan berpintu dua berwarna hitam dihadapan kami saat ini. Disamping kanan sebelum pintu hitam itu, terdapat sebuah meja kerja yang ditempati oleh seorang perempuan berwajah cantik dan imut yang menyambut kami degan senyum manisnya.


Saya yakin dia merupakan sekertaris untuk Xavior.


" Selamat siang asisten Rio dan Nona nona sekalian " sambutnya sopan Perempuan bernama Ziel ini, tentu saja saya melihat papan nama yang ada diatas meja kerjanya


" Bos memerintahkan saya untuk langsung, mempersiapkan kalian masuk setelah datang kesini. Jadi, silahkan bos' telah menunggu " lanjutnya tetap sopan dan tersenyum kearah ku. Manis sekali perempuan ini, bolehkah saya menukarnya dengan Cia.


" Ah! Terimakasih kalau begitu, sampai jumpa lagi Ziel " balas asisten Rio akrab kepada perempuan bernama Ziel itu. Yang membalas ucapan Rio degan memutar matanya.


" terimakasih atas sambutan anda Nona Ziel, kalau begitu saya masuk " pamit ku kepada sekertaris Ziel.

__ADS_1


" Ya! Sama-sama Nona Wijaya, panggil saja Ziel " balasnya sambil cengengesan. Dimana keanggunan nya barusan.


Aku hanya membalasnya dengan senyum sambil mengangguk. Setelah perbincangan singkat itu, asisten Rio langsung mengajak saya dan Cia untuk masuk. Meninggalkan sekertaris Ziel yang kembali sibuk degan pekerjaannya kembali.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


lanjut ke BAP selanjutnya πŸ™πŸ™πŸ™


aku udah berusaha semaksimal mungkin untuk menulis 2 bab setiap harinya, tapi kalau bisa aku juga ingin menulis lebih dari 2 BAP.


doa kan ya semoga aku bisa sehat terus, biar bisa selalu apdet tiap harinya β˜ΊοΈπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


...****************...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ


Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™


Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ


Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ


Dengan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ


SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™

__ADS_1


WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


______


__ADS_2