Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Meninggalkan Apartemen Xavior


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Meninggalkan Apartemen Xavior


______


pagi telah tiba, matahari telah kembali melaksanakan tugas nya untuk menyinari bumi. dimana cahaya nya menembus tirai yang menutupi dinding kaca pembatas, antara kamar dan balkon.


cahaya mengusik tidur nyenyak sosok wanita cantik yang sedang memeluk gilingan degan diselimuti selimut tebal. wanita itu merupakan Hana, yang mulai menunjukkan tanda-tanda untuk Bagun.


Hana melenguh, saat matanya merasakan silau dari cahaya yang menembus masuk melalui sela-sela tirai balkon. ia mulai meregangkan otot-otot tubuh nya yang sedikit kaku saat bangun tidur.


setelah merasa nyawanya sudah terkumpul semua. ia kemudian Bagun menuju kamar mandi, untuk membasuh muka dan berkumur-kumur. setelah nya Hana mencuci wajahnya lanjut menggosok gigi nya.


dan kalau kalian bertanya, mengapa ia memiliki sikat gigi. itu karena asisten Rio telah membelikan nya semalam bersama satu set pakaian baru. makanya ia bisa memiliki sikat gigi.


Hana hanya cuci muka dan gosok Gigi, ia tidak mau mandi dulu. Karna ia berencana untuk keluar kamar dan memasak sesuatu untuk keduanya makan, pagi ini. jadi, dari pada ia mandi kemudian berkeringat kembali saat memasak.


lebih baik ia memasak dulu baru mandi setelah nya. agar ia lebih fresh saat makan nanti.


setelah selesai degan urusan nya di kamar, Hana langsung keluar kamar menuju dapur untuk memasak.


ketika sampai, ia menghampiri lemari pendingin untuk melihat bahan masakan yang bisa ia masak pagi ini.


setelah memilah bahan makanan. Hana memutuskan untuk membuat sandwich saja untuk sarapan pagi keduanya. selain simpel dan mudah, makan satu ini tidak memakan waktu saat membuat nya. jadi pilihan nya jatuh pada sandwich.


baiklah Hana mulai menyiapkan bahan-bahan nya, seperti roti, sayuran, keju dan bahan-bahan lainnya.


setelah semuanya siap, ia mulai membuat sandwich simpel alah dirinya. setelah ia bergulat selama beberapa menit, akhirnya sandwich buatan nya telah jadi.


Hana kemudian menyajikan nya pada dua piring, setelah nya ia lanjut membuat dua gelas susu untuk mereka. satu susu putih dan satu lagi susu coklat. yang coklat adalah milik nya, Karna ia samasekali tidak menyukai susu putih.


" Nah!!, semuanya sudah selesai. waktunya untuk mandi " sambil membawa semuanya ke meja makan.


setelah selesai, ia langsung berlalu untuk kembali ke kamar Xavior yang ia tempati selama disini. ia masuk, kemudian membersihkan tubuhnya yang mulai berkeringat saat berada di dapur tadi.


selang beberapa menit Hana telah selesai dengan acara mandinya. dan sudah siap dengan pakaian lengkap di tubuhnya, pakaian yang dibeli oleh asisten Xavior yaitu asisten Rio.

__ADS_1


" bagus juga selera fashion asisten nya itu " puji Hana saat melihat pantulan dirinya pada cermin besar yang ada dikamar itu.


" apakah dia yang memilih sendiri?, atau mungkinkah ia meminta pendapat kekasihnya!?. mungkin saja bukan, hahaha " Hana tertawa sendiri dengan ucapannya barusan tentang asisten Rio.


setelah merasa penampilan nya sudah perfek, ia langsung keluar untuk sarapan. mungkin saja si pemilik apartemen ini telah bangun.


dan benar saja Xavior telah berada dimeja makan sambil bermain ponsel, dan Jagan lupakan penampilan nya saat ini. sungguh maskulin sekali. ah apa-apaan kau Hana! pikiran mu terlalu melayang kemana-kemana.


" selamat pagi!, Xavior " sapa Hana dengan senyum manis nya, kemudian duduk di salah satu kursi makan.


" pagi Hana, apa tidur mu nyenyak " Xavior berucap sambil meletakkan ponselnya pada meja, kemudian menatap Hana dan membalas senyum nya .


" ya, sagat nyenyak " kemudian Hana meminum susu cokelat nya.


" aku hanya membuat ini untuk sarapan, kuharap kau tidak masalah " lanjutnya setelah meminum susunya.


" ini sudah lebih dari cukup Hana, maaf telah merepotkan mu " ucap Xavior lembut pada Hana.


" tidak repot. kalau begitu mari kita makan " Hana tersenyum hangat kepada Xavior yang duduk di sebrang nya.


Xavior hanya membalas nya dengan anggukan kepala. setelah nya kedua nya makan degan khidmat dan tenang, tidak ada percakapan lagi pada keduanya saat mulai maka.


" sandwich buatan mu sagat enak, sagat pas di lidah ku " puji Xavior setelah melihat Hana sudah menyelesaikan makannya juga.


" aku tidak sekedar memuji, sandwich buatan mu memang Sagat enak " Xavior mengikuti Hana sampai di dapur.


melihat Hana yang akan mulai mencuci piring dan gelas bekas keduanya makan, Xavior langsung menggeser Hana kesamping. kemudian mulai megambil alih untuk mencuci piring.


" biar aku saja Xavior " ucap Hana ingin kembali menggeser pria itu untuk tidak menghalanginya mencuci piring.


" biar aku saja, kau cukup diam Hana. kau telah membuat sarapan untuk kita tadi. mana mungkin aku akan membiarkan mu untuk mencuci piring juga " balas Xavior tidak mau kalah, ia mulai mencuci piring.


" tapi kan___"


" aku saja Nona Hana, menurut lah! " potong Xavior, tidak membiarkan Hana untuk memprotes.


" hah! terserah kau saja " hana pasrah, ia mengalah pada pria itu.


setelah acara cuci piring Xavior telah selesai, mereka berdua pun memutuskan untuk meninggalkan Apartemen. untuk menjalankan rutinitas kesibukan masing-masing.


keduanya berjalan beriringan menuju pintu apart, kemudian masuk lift menuju basemen apart dimana mobil dan kendaraan lain para penghuni gedung berada.

__ADS_1


setelah mereka sampai di bawah, keduanya langsung berjalan menuju mobil Xavior yang terparkir tidak terlalu jauh dari keberadaan lift.


keduanya langsung masuk ke mobil ketika mencapai mobil. Xavior berada di kursi kemudi, sedang kan Hana berada disampingnya, tepatnya di kursi penumpang. keduanya langsung memasang Sabeth masing-masing.


setelah merasa semuanya telah aman, barulah Xavior melajukan mobilnya meninggalkan gedung apartemen nya. untuk mengantar Hana terlebih dahulu. sebelum ia berangkat menuju kantor nya.


" kau ingin langsung pulang, atau ingin singgah di sebuah tempat terlebih dahulu " tanya Xavior tetap fokus menyetir degan satu tangan.


" langsung saja, anak-anak ku sudah mulai membuat Cici stress " balas Hana sambil memperlihatkan pesan Cici padanya yang mulai mengeluh. kasian sekali Cici nya itu.


" keduanya sungguh tidak bisa jauh dari mu " ucap Xavior menatap Hana sebentar degan senyum menawan nya. kemudian kembali fokus ke depan.


" ya!. dari dulu aku lebih banyak, menghabiskan waktu ku untuk keduanya. agar mereka tidak merasa di abaikan, aku ingin mereka tumbuh menjadi anak-anak yang baik dan dapat melindungi dirinya sendiri " balas Hana degan senyum bahagia nya. ia selalu senang dan bahagia ketika menyangkut kedua malaikat kecil nya.


" kau sudah melakukan yang terbaik Hana!. kau ibu yang baik untuk keduanya " puji Xavior sambil satu tangan nya di ulurkan untuk menggenggam dan mengelus jemari Hana degan lembut.


Hana hanya bisa terdiam dan tersenyum atas sikap manis yang diberikan Xavior kepadanya. Xavior sungguh tipe lelaki yang baik serta menunjukkan ketulusan nya.


Hana sungguh mengagumi kedewasaan Xavior dalam menyikapi segala hal di sekitar nya. dan tidak semua orang memiliki hal itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ


Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™


Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ


Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ


Dengan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ


SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™

__ADS_1


WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


__ADS_2