
Lalu mereka semua memasuki mobil JEEP CHEROKEE Dion dan kemudian berangkat menuju The Brezze Hotel.
**********
Dalam perjalanan Dion dan Dewi tidak banyak berbicara, sedangkan Arka dan Melanie sedang dimabuk cinta di kursi belakang, dan tidak terasa mereka sudah memasuki area parkir The Brezze Hotel.
Setelah sampai mereka langsung menuju ke lantai 3 tempat perayaan, terlihat aula besar dengan dekorasi ulang tahun dan juga sudah dipenuhi para undangan, ketika Arka, Melanie, Dion dan Dewi melangkahkan kakinya ke aula tersebut, semua mata tertuju ke arah mereka.
"Bukankah itu si anak baru yang lolos seleksi", terdengar bisikan beberapa orang.
"Lihatlah gadis cantik yang merangkul tangan si anak baru", bukankah dia putri dari pemilik Anantara Group"!! Bisik beberapa orang lagi menggosip.
Aura kecantikan Melanie memang luar biasa, sedari SMA dia memang selalu menjadi pusat perhatian bagi kaum adam karena kecantikan dan latar belakang keluarganya.
"Kamu ternyata datang juga Arka", Tiba-tiba seseorang yang sedang duduk sembari memegang gelas anggur menyapa,.
"Hhmm selamat malam Tuan Hendra" Jawab Arka ketika menyadari itu adalah manager Hendra.
Manager Hendra bangun dari duduknya lalu menaruh gelas anggurnya di atas meja lalu menghampiri mereka berempat diikuti oleh istrinya.
Manager Hendra mengagumi kehebatan Arka si anak baru karena keterampilan dan kejeniusannya ketika seleksi, jadi dia berinsiatif untuk menaruh hormat kepada Arka karena menurutnya dimasa mendatang Arka pasti akan menjadi sosok yang terpandang pikirnya.
"Selamat datang selamat datang", sambut manager Hendra sembari melirik kedua gadis anggun didepannya.
"Terimakasih tuan Hendra" Oh ya perkenalkan ini Melanie kekasih saya dan ini Dewi " Arka memperkenalkan kedua gadis cantik tersebut.
"Wah wah, sungguh kalian berempat terlihat sangat serasi!! Puji Hendra.
"Perkenalkan nama saya Hendra selalu manager di VBR dan ini istri saya Puspita.
"Salam kenal Tuan Hendra, nama saya Melanie dan ini teman saya Dewi", Melanie juga memperkenalkan diri.
"Kalian terlihat sangat cantik dan mempesona" Ucap Puspita
__ADS_1
"Anda juga begitu cantik malam ini Bu" Balas Melanie.
"Bukankah anda adalah Putri dari tuan besar Jerry Wilson pemilik Anantara Group? Tiba-tiba sosok paruh baya menyapanya, dan itu adalah Hendrik si bos besar VIP BODYGUARD RECRUITMENT (VBR), ia datang menghampiri juga bersama sang istri.
"Iya saya tuan, nama saya Melanie dan kebetulan saya kekasih dari Arka yang baru saja lolos seleksi diperusahaan anda" Melanie menjelaskan.
"Oh begitu rupanya ternyata Arka adalah kekasihmu ya", wah beruntung sekali kamu nak Arka", sahut bos Hendrik sembari menepuk bahu Arka,.
Dalam hatinya Hendrik benar-benar tidak mengerti pemikiran seorang anak dari pemilik Anantara Group ini, bisa-bisanya dia mempunyai kekasih orang biasa, namun ia tidak berani menyinggung perasaan Melanie karena bagaimanapun juga Anantara Group adalah anak perusahaan dari ARA GROUP yang merupakan perusahaan terbesar di Asia saat ini.
"Terimakasih bos ", iya saya sangat berun,..
Belum selesai Arka berbicara, Tiba-tiba terdengar seorang pria mendengus,..
"Oh rupanya kekasih yang kau banggakan ini hanyalah seorang pengawal? Eh lebih tepatnya calon pengawal!! Ha ha haaa,.
Dasar pasangan sampah!! Imbuhnya lagi.
Masih terukir jelas di kepalanya dimana dia merasa terhina oleh keputusan Melanie tentang penolakan rencana perjodohan mereka, dan bukan itu saja, Melanie juga memanas-manasi dirinya dengan membawa serta Arka saat bertemu di Green Hill.
Mendengar itu Melanie merasa terprovokasi", lalu dia dengan dingin berkata",
"Iya memang mas Arka hanya bekerja sebagai pengawal, tentunya dia sangat gagah dan perkasa! " Tidak seperti dirimu yang hanya mengandalkan nama besar keluargamu dan tidak terlihat perkasa sedikitpun!! Melanie mencibir sembari memegang dada Arka dengan kedua telapak tangannya dengan sedikit merapatkan tubuhnya,.
"Sayang sudahlah" Hiraukan saja dia! Tidak enak ribut di acara bos Hendrik"! Ucap Arka.
Melihat adegan dan kata-kata Melanie tersebut tentu saja berhasil membuat William semakin panas hingga wajahnya memerah menahan amarah
"Akan ku lihat apakah kalian masih bisa bermulut besar ketika Anantara Group perusahaan ayahmu itu aku hancurkan"! Lirih William yang masih terlihat memerah pada wajahnya sembari mendekati Arka, dan kau pemuda kampung masa-masa bahagiamu tidak akan bertahan lama"!
William semakin mendekat ke arah Arka dan ingin memegang kerah baju arka, namun dengan sigap Dion menghadangnya.
"Jaga sikapmu Tuan", ucap Dion seraya menepis tangan William yang tadinya ingin menyentuh Arka.
__ADS_1
"Hentikan semua ini"!! Bentak bos Hendrik",
"Apakah anda ingin membuat keributan pada perayaan ulang tahunku ini tuan William?
Saya sangat menghormati Tuan Agum Bharata,
Saya harap anda jangan membuat keonaran di acara ulang tahunku ini, atau aku tidak akan memandang nama besar keluargamu"!! ucap bos Hendrik dengan sedikit mengintimidasi,.
Mendengar itu tentu membuat William sedikit bergidik, bagaimanapun juga VBR adalah perusahaan kepercayaan ARA Group dalam bidang perekrutan pengawal, jadi diapun enggan untuk membuat masalah dengan bosnya.
"Oh baiklah Tuan Hendrik", jika bukan karena aku menghormatimu maka aku pasti akan menyumpal mulut wanita ****** ini" Kata-kata William sembari menunjuk ke arah Melanie,.
"Jaga lisanmu Tuan William dan hormatilah tamu yang lain" Jika tidak jangan salahkan aku apabila membuatmu pulang tanpa ingatan", Lirih Arka dengan tatapan tajam,.
Entah datang dari mana wibawa besar dan menakutkan itu terlihat pada diri Arka, hingga membuat William dan semua orang yang hadir disana terdiam membatu.
Melanie yang melihatnya pun juga tertegun dengan kharisma yang diperlihatkan Arka.
"Sudah-sudah ", mari kita mulai saja perayaannya "! Manager Hendra berusaha mencairkan suasana, dia tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan setelah melihat tatapan tajam pemuda didepannya ini, dia tau persis keahlian mengerikan yang dimiliki Arka.
Akhirnya semua orang kembali mengambil posisi masing-masing pada puluhan meja bulat yang tersedia dan perayaan pun dimulai, dari memotong tumpeng, pembagian amplop bagi karyawan, makan hidangan bersama hingga minum-minum alkohol.
Singkat cerita Arka, Melanie, Dion dan Dewi sudah meninggalkan pesta ulang tahun bos Hendrik, dalam perjalanan pulang tidak ada banyak percakapan karena sudah pada lelah dan jam ditangan juga sudah menunjukkan pukul sebelas malam, Melanie dan Dewi sudah turun dari mobil di rumah Melanie, dengan melambaikan tangan tanda perpisahan, Arka dan Dion segera kembali ke apartemen.
BERSAMBUNG,..
Mohon dukungannya ya Guys☺
Jika ada salah dalam merangkai kata mohon untuk dimaklumi ya, baru belajar nulis dan hanya menggunakan Smartphone pula🤣🤣
jangan lupa bantu like, komen dan kritikan pedas untuk memotivasi otor
love you all 😘😘😘
__ADS_1