Pemuda Pedalaman Sang Pewaris

Pemuda Pedalaman Sang Pewaris
Rencana Pernikahan


__ADS_3

"Ha ha haa,. Sampah tetaplah sampah"!! Jangan bicara omong kosong anak kampung"!! Umpat William dengan senyum sinisnya,.


"Kalian berani mencari masalah?!!


Tiba-tiba terdengar teriakan seorang pria paruh baya yang entah sejak kapan sudah berdiri tidak jauh dibelakang Arka dengan sekitar 10 orang berbadan kekar dan berwajah sangar.


**********


Mendengar suara teriakan yang begitu mendominasi membuat William sedikit bergidik dan ketika dia melihat orang itu adalah Diki yang merupakan sekretaris utama keluarga Dewantara dan ARA group, tentu saja membuat tubuhnya menjadi semakin bergetar, kakinya serasa lemas melihat Diki seorang pria paruh baya yang dikelilingi 10 orang pengawal berbadan kekar itu.


Sedangkan Arka yang menyadari seseorang itu adalah Sekretaris Diki, membuatnya menghela nafas lega karena tidak perlu membuang waktu lagi dengan si William ini, dia bergegas meninggalkan kerumunan dengan sedikit isyarat kepada sekretaris Diki, Arka memilih pergi karena tidak mau membuat Melanie yang berada di lantai 2 restauran menunggu terlalu lama"


"Tuan Diki sedang apa anda disini? Gumam William dengan suara yang bergetar,.


"Sedang apa aku di restauran ini? Apa aku harus meminta persetujuan darimu sebelum aku makan disini? Bentak Diki kepada William,.


"Ah bukan maksud saya seperti itu tuan,


saya tidak berani tuan Diki, saya tidak berani mencari masalah dengan anda dan keluarga Dewantara, saya hanya sedang berurusan dengan sampah itu" Kata William sembari menunjuk ke arah Arka yang sedang berjalan santai ke lantai 2,.


Dan William berharap mendapat bantuan dari Diki untuk saat ini, mengingat ayahnya mengenal tuan Dirga Dewantara dan ARA group sudah sering berinvestasi untuk keluarga Bharata,.


"Ha ha haa,. Lucu sungguh lucu kau ini" Terdengar Diki tertawa lantang dan lalu melanjutkan kata-kata nya,.


"Kau"!!! Diki menyambar kerah baju William,..


"Kau bilang tidak berani mencari masalah denganku apalagi keluarga Dewantara? Lalu apa bedanya jika kau berseteru dengan pengawal keluarga Dewantara? Bukankah itu artinya kau telah menyinggungku dan juga keluarga Dewantara"? Kini wajah Diki terlihat sangat memerah karena tuan mudanya disebut sampah, namun dia tetap menyebut Arka sebagai pengawalnya karena itu adalah instruksi dari Arka,.


Mendengar ucapan Diki" kini terlihat raut wajah William semakin pucat karena mengetahui Arka ternyata salah satu pengawal inti dari keluarga Dewantara,.


"Sial betul aku ini" Jika tau sampah itu adalah pengawal keluarga Dewantara aku tidak akan membuat masalah secara terang-terangan seperti ini", William membatin dengan raut muka takutnya,.


Kekuatan finansial dan relasi kuat dengan pemerintah terutama dengan militer membuat keluarga Dewantara benar-benar tidak ada yang berani menyinggungnya, walaupun hanya sekedar pengawalnya.


"Maafkan saya tuan Diki" Saya benar-benar tidak tau kalau orang itu adalah salah satu pengawal dari keluarga Dewantara ", William mengatupkan kedua tangannya ke arah Diki,.


Namun permintaan maaf dari William dirasa belumlah cukup, Diki melepaskan kerah baju William lalu memberikan isyarat kepada pengawalnya dengan menjentikkan jarinya, para pengawal yang mengerti akan maksud dari Diki , tanpa banyak bicara menyeret William ke parkiran lalu memberikan beberapa pukulan hingga William tidak sadarkan diri.

__ADS_1


Para satpam dan pengunjung yang lain tidak ada yang berani bertindak, mereka tau kengerian para pengawal keluarga Dewantara, jadi sebisa mungkin mereka akan menghindari benturan dengan para pengawal itu.


Setelah selesai mengurus William, Diki segera mengirim pesan kepada Arka untuk undur diri dari restauran, Arka mengijinkan Diki untuk pergi karena dia tidak ingin ada kecurigaan dari Melanie.


Disisi lain Arka dan Melanie sudah duduk bersama di meja, Lalu seorang pelayan wanita menghampiri meja Arka dan Melanie untuk menyerahkan menu makanan,.


"Sayang yang pesen ya, aku ngikut pesanan kamu aja, kata Melanie,..


"Hhmm baiklah sayang" Jawab Arka,.


Arka melihat-lihat menu makanan dan semua makanan harganya begitu fantastis, seketika Arka ingat akan 2 kartu tanpa limit yang dipegangnya, lalu tanpa pikir panjang Arka mulai memesan makanan yang dirasa pasti akan membuat Melanie senang,.


"Udah pesan aja sayang, aku yang traktir" Kata Melanie dengan yakin.


Arka yang mendengar itu manggut-manggut sembari tersenyum licik, lalu dia melirik pelayan wanita lalu mulai memesan"


"Saya pesan:


* 2 porsi Posh Pie


* 2 porsi Almas Caviar


* 2 porsi Faberge Chocolate Pudding


Dan minumnya:


* 2 strawberry cheesecake milk tea


Melanie hampir pingsan mendengar apa yang dipesan Arka, bagaimana tidak semua yang dipesan adalah menu termahal di restauran ini kecuali minumannya, dia memang tuan putri Anantara namun dengan harga makanan yang sangat mahal itu tentu dia merasa sangat pusing memikirkan pembayarannya nanti"


Posh Pie seharga 124 juta per porsi, dibuat dari daging sapi premium, lobster rock australia, truffle musim dingin dan dengan sentuhan akhir berupa daun emas.


Almas Caviar seharga 459 juta per porsi, merupakan telur ikan langka yang disajikan dengan wadah emas.


Faberge Chocolate Pudding seharga 454 juta per porsi, terbuat dari wiski, jeruk, coklat belgia dengan bumbu peach, kaviar, sampanye kaviar dan dengan desain telur faberge yang dilumuri coklat pahit dan daun emas.


Pelayan yang taking order juga tak kalah terkejutnya, karena selama bekerja di restauran itu dia belum pernah melihat ada tamu yang memesan menu termahal restauran itu.

__ADS_1


Namun pelayan tersebut mencoba untuk profesional tanpa mau berpikir negatif, setelah mencatat pesanan dia melangkah pergi ke dapur restauran.


Arka yang melihat raut wajah Melanie yang tidak berdaya dan sedikit kesal hanya bisa tersenyum licik.


"Oh ya sayang" katamu ada yang mau dibicarakan? Apa itu? Tanya Arka, membuyarkan keterdiaman Melanie.


Melanie terdiam sejenak, dia memikirkan apakah akan membicarakannya atau tidak", dia ragu sesaat namun dia berusaha tidak berpikir negatif"


"Hhmm begini sayang" Papi meminta supaya kita segera menikah, dan sebelum itu papi juga meminta supaya mas berkenalan dengan keluargaku terlebih dahulu"


Itu juga jika mas tidak keberatan", Kata Melanie yang kini wajahnya malah memerah,.


"Iya sayang, kalau mas setuju saja asalkan kamu sudah merasa yakin, tapi sebelumnya mas ingin membicarakan dulu dengan keluarga mas" Jawab Arka sembari memegang lembut tangan Melanie.


"Iya mas" Sahut Melanie dengan senyuman manis menggoda,.


Setelah perbincangan hangat antara keduanya, makanan sudah mulai disajikan dan Arka segera menyantap makanan dengan lahapnya, begitu juga Melanie tidak kalah lahapnya,


Semua sajian sudah habis dan beberapa saat kemudian tampak seorang lelaki yang merupakan manager menghampiri mereka membawakan bill tagihan, karena sebelumnya Arka sudah memanggil pelayan untuk meminta bill,


Dan Melanie yang menerima bill tersebut seperti tidak mampu bernafas ketika melihat jumlah tagihan yang harus dibayar,


"Gila 2 milyar 200 juta ", gumamnya dalam hati,.


Arka yang memperhatikan raut wajah cantik Melanie telah berubah pucat merasa tidak tega, lalu Arka merogoh Kartu hitam didalam dompetnya,.


Pakai ini pak" Arka menyerahkan kartu hitamnya kepada sang manager restauran,.


Manager dan Melanie yang melihat kartu hitam keluaran Bank Swiss tersebut kembali dibuat shock oleh Arka,.


"Kartu itu punya kamu mas? Siapa sebenarnya kamu mas?


**BERSAMBUNG,..


MOHON DUKUNGANNYA YA GUYS,.. ☺☺


BANTU LIKE DAN KOMEN YA

__ADS_1


LOVE YOU ALL😘😘😘**


__ADS_2