
"Dasar bodoh, tidak berguna!!, menghadapi 2 orang pengawalnya saja kalian hampir tewas seperti ini?" Hardik seorang pria kekar dengan bekas luka bakar di wajahnya, dia bernama Roger seorang pimpinan organisasi pembunuh bayaran yang berjuluk Dark Shadow.
Dengan kepala menunduk dan memegangi perutnya yang tadi mengeluarkan darah segar, salah satu dari gerombolan membuka suara untuk memberi penjelasan.
"Tapi 2 pengawalnya itu memiliki kemampuan beladiri yang sangat tinggi bos, mungkin setara dengan 3 assasin! bang Leon, bang tiger dan bang Cobra"
"Sehebat itukah para pengawalnya?, jika benar kenapa orang yang membayarku tidak memberitahukan bahwa anak itu membawa pengawal hebat" Decihnya kesal.
"Saran kami lebih baik bos kirim tim assasin"
"Mengirim tim assasin itu diluar bayaran yang aku terima, kalian memang tidak berguna hanya bisa makan! sudah obati luka kalian sana, sisanya biar aku urus" Tandas Roger sembari tangannya mengirim sebuah pesan kepada orang yang telah membayarnya.
"Kenapa kau tidak memberitahuku anak itu membawa pengawal hebat? 15 anak buahku tumbang, aku bisa mengirimkan tim assasin tapi bayarannya 3 milyar, transfer uang itu maka segera kukirimkan tim assasin!"
"Baik uangnya segera kutransfer ke rekeningmu, selesaikan tugasnya!"
Pesan whatsapp Roger telah dibalas oleh orang misterius yang membayarnya, dengan begitu rencana selanjutnya akan dikirim tim assasin untuk menuntaskan tugas yang telah di ambil organisasi Dark Shadow.
***
Setelah sampai di lokasi tempat dibangunnya pabrik mobil listrik, Arka benar-benar kagum akan desain bangunan pabrik yang terlihat megah dan luas, walaupun dia sudah sempat membaca berkas dan peta bangunan namun dia tidak menyangka aslinya terlihat lebih luas.
"Jadi ini lokasinya paman?" Celetuk Arka kepada sekretaris Diki.
"Benar sekali tuan muda"
"Pabrik yang sangat besar, baiklah sebaiknya paman siapkan berkas informasi tentang pabrik ini dan serahkan kepada bang Dion supaya dia bisa memperkirakan butuh berapa orang keamanan untuk ditempatkan disini."
"Dan untuk bang Dion, apakah abang bisa menyelidiki gerombolan penyerang tadi?
"Akan aku usahakan, serahkan semuanya pada Aldo, dia punya koneksi dengan gangster terbesar di negara ini, jadi mungkin akan bisa dilacak"
Saat ini mereka mulai berkeliling untuk memastikan pembangunan pabrik sesuai dengan rancangan yang telah ditentukan, hingga tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 2 sore.
__ADS_1
"Sudah jam 2, kita melewatkan makan siang!, mari kita mencari tempat makan paman!" Ucap Arka kepada sekretaris Diki.
"Baik tuan muda, kebetulan ada satu restoran disekitar sini, mari kita makan siang disana" Jawab Diki sembari melangkahkan kakinya kemudian diikuti oleh Arka dan yang lainnya.
Di dalam restoran mereka sudah mulai menyantap makanan yang tadi dipesan oleh sekretaris Diki, suasana begitu ceria karena Arka yang sekarang menjadi tuan mereka itu adalah sosok yang humoris dan tidak pernah membedakan status ketika bergaul.
Setelah selesai makan siang, mereka memutuskan untuk kembali ke BISMA group.
"Biar aku yang menyetir kali ini paman!" Dion menawarkan diri untuk mengemudikan mobil.
Di dalam perjalanan ke BISMA group, obrolan santai kembali terdengar, sungguh tidak dirasakan ada jarak antara bos dan bawahan.
"Kawan, melihat kejadian tadi pagi, lebih baik kamu membawa pengawal kedepannya!, aku sarankan Putra dan Aldo yang mengawalmu, aku tau kemampuan beladirimu tapi akan lebih bijak jika kamu tidak turun tangan sendiri disaat ada masalah!" Ucap Dion sembari mengemudikan mobil.
Sekretaris Diki menyambut baik usulan Dion, dia sendiri sudah melihat kemampuan Putra dan Aldo, jadi tidak ada keraguan lagi baginya jika tuan mudanya dikawal oleh mereka.
"Baiklah bang, aku ikuti saranmu itu" Jawab Arka sembari mengacungkan jempol tangannya.
Sesampainya mereka di BISMA group, sekretaris Diki diminta untuk kembali lebih dulu, sedangkan Arka akan tetap di BISMA group untuk sementara waktu, setelah mendapat perintah tersebut sekretaris Diki segera meninggalkan BISMA group.
Arka dan Dion melangkahkan kaki menuju ruangan kantor Dion, disaat mereka tengah membicarakan beberapa rencana kerja, Tiba-tiba pintu diketuk dari luar.
"Masuk"! Dion mempersilahkan orang yang mengetuk pintu untuk segera masuk.
Pintu ruangan segera terbuka, terlihat seorang gadis berparas sangat cantik memasuki ruangan.
"Selamat sore Pak Dion", sapa si gadis cantik kepada Dion.
"Selamat sore juga Nia, apa ada hal yang ingin kamu sampaikan?" Dion menanyakan maksud kedatangan Nia ke ruangannya.
Nia belum menjawab pertanyaan Dion, dia hanyut dalam tatapannya sendiri yang mengarah ke wajah tampan maskulin Arka, begitupun dengan Arka yang seakan-akan terhipnotis tatapan sendu gadis yang ada dihadapannya kini, Dion yang menyadari itu segera berdehem.
"Ehem,. Ini Tuan Muda Arka, beliau adalah pemilik BISMA group, dan ini Nia marketing manager yang baru saya pekerjakan sejak dua hari yang lalu tuan muda,"Dion menjelaskan kepada Nia dan Arka.
__ADS_1
"Oh iya, perkenalkan nama saya Nia tuan muda Arka, maaf jika saya lancang karena tidak tau siapa tuan muda" Ucap Nia sedikit tergagap karena merasa bersalah telah menatap tajam kearah Arka barusan.
"Tidak apa-apa Nia, silahkan lanjutkan pekerjaanmu dengan Dion!" Jawab Arka kemudian.
Didalam hatinya Arka sedikit terpukau dengan kecantikan Nia, namun dia ingat bahwa dirinya telah memiliki Melanie yang sangat dia sayangi.
Mendengar perintah dari Arka, dengan segera Nia memberikan beberapa file kontrak yang baru saja dia print out untuk ditunjukkan kepada Dion.
"Pak Dion, ini ada penawaran kontrak kerjasama dari sebuah perusahaan besar di surabaya, perusahaan tersebut membutuhkan 50 orang petugas keamanan dengan durasi kontrak selama 2 tahun, jika semua berjalan lancar maka akan diteruskan dengan kontrak lanjutan" Nia memberikan penjelasan.
"Bagus bagus, kerjamu sangat bagus Nia! Tidak salah aku telah merekrutmu hanya dalam 2 hari kamu sudah bisa menjalin kerjasama dengan sebuah perusahaan besar" Ucap Dion menyanjung Nia dan matanya juga terlihat begitu bersemangat.
"Ini semua berkat kerjasama semua tim pak, jadi tidak etis rasanya jika hanya saya yang mendapatkan pujian" Ucap Nia kemudian.
"Kamu benar, namun bagaimanapun juga kamu adalah manager marketingnya, sampaikan kepada semua tim marketing bonus menunggu mereka, kalau tidak ada yang ingin kamu sampaikan lagi, silahkan lanjutkan pekerjaanmu!"
Setelah Nia meninggalkan ruangan kantor Dion, mereka berdua terlihat sangat puas dengan kinerja BISMA group.
Mereka berdua kembali ke topik awal, Arka meminta Dion untuk mencari informasi tentang lahan di Kalimantan yang akan dijual dan dalam posisi tidak produktif, rencananya akan dibeli dan dirubah menjadi lahan yang produktif dengan mempekerjakan penduduk setempat.
Disamping membuka kesempatan kerja, Arka juga berpikir daerah tersebut sangat layak untuk berkembang dan saat ini dia memiliki kemampuan untuk itu, jadi apa lagi yang ditunggu bukan.
"Rencanamu ini sangat luar biasa kawan, kamu benar-benar memikirkan sesuatu jauh kedepan" Ucap Dion memuji kawannya itu.
"Iya bang, berhubung aku punya dana nya jadi mengapa tidak kan?, aku juga berencana akan membangun sekolah-sekolah gratis di pelosok-pelosok, bukan hanya di Kalimantan tapi juga di seluruh daerah terpencil di Negara ini, untuk biaya operational nya akan aku bebankan kepada semua perusahaan yang selama ini bekerja sama dengan ARA group, mereka wajib menyisihkan 1% dari keuntungan tahunan mereka, aku rasa jumlah itu tidak akan memberatkan mereka." Arka menjelaskan secara detail rencananya.
"Sungguh brilian kawan, 1% bukanlah jumlah yang besar dibandingkan keuntungan yang mereka dapat selama ini dengan berteduh dibawah ARA group!" Ucap Dion kemudian.
Setelah pembicaraan mereka selesai, Arka pamit untuk kembali ke rumah keluarga Dewantara untuk menemui kakeknya.
Sesuai saran Dion kini Arka akan selalu dikawal oleh Putra dan Aldo, Arka juga meminta kepada Dion supaya pengawal bayangan yang menjaga kakeknya tetap disiagakan, untuk itu Arka mentransfer 1 milyar kepada Dion sebagai uang operasional pengawal bayangan tersebut.
Maaf baru sempat update Guys, author lagi ada kesibukan keluarga
__ADS_1
mulai besok author akan tetap update
jangan lupa bantu like, vote dan send hadiahnya ya☺