Pemuda Pedalaman Sang Pewaris

Pemuda Pedalaman Sang Pewaris
Melanie Akan Dijodohkan


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju Green Hill"


Arka dan Melanie terlihat sangat akrab, Arka yang sejak pertemuan pertama sudah merasa jatuh cinta dengan Melanie tentu saja merasa sangat bahagia saat ini, dan tanpa disadarinya Melanie juga diam-diam mulai menaruh hati dengan Arka"


"Arka aku boleh ngomong sesuatu nggak? " Lirih Melanie sembari menggigit bibir bagian bawahnya.


"Iya tentu saja Mel" Emang mau ngomong apa? Arka terlihat mengerutkan dahinya.


"Hhmm begini, Melanie melanjutkan,..


"Sebenernya aku akan dijodohkan oleh ayahku dengan seorang pria yang merupakan anak pengusaha kaya di kota Jakarta ini, namun aku tidak suka pria itu, karena aku tau dia adalah anak manja dan juga suka main perempuan, aku sudah beberapa kali mengatakan aku tidak mau dijodohkan, namun ayahku bersikeras ingin menjodohkanku.


Melanie sedikit mengatur nafasnya dan lalu melanjutkan ceritanya lagi


"Dan tujuan kepergianku kali ini ke Green Hill adalah untuk menemui ayahku dan memberitahukan penolakanku tentang perjodohan ini,..


beberapa hari ini aku begitu bingung mencari alasan bagaimana caranya menolak perjodohan yang tidak bisa aku Terima itu!!


Dan kebetulan pagi ini aku bertemu denganmu Arka,.. !!! Hhmmm aku harap kamu bisa membantuku, supaya perjodohan ini dibatalkan, Ucap Melanie yang terlihat bola matanya sudah berkaca-kaca,...


Arka yang mendengar cerita Melanie, terlihat begitu shock" Baru kali ini dia merasakan jatuh cinta dan wanita itu dijodohkan, terasa perih dihatinya namun dia menjernihkan pikirannya.


"Tentu saja aku akan membantumu, tapi bagaimana caranya Mel?


"Hhmm begini" Melanie sedikit ragu namun segera melanjutkan, "Aku ingin kamu berpura-pura menjadi pacarku dan jangan khawatir aku akan membayarmu untuk itu!! Celetuk Melanie dan terlihat wajahnya memerah seketika,...


"Pura-pura jadi pacarmu? Ya tentu saja jika menurutmu itulah cara yang terbaik, seraya Arka menganggukkan kepalanya.


"Sebenarnya yang aku harapkan kamu menjadi pacarku bukan sekedar pura-pura ",.. Keluh batin Arka.


Mendengar itu, Melanie meminggirkan mobilnya dan memegang erat tangan Arka.


"Terimakasih ya Arka, kamu memang penyelamatku" Senyum sumringah terlihat pada wajah cantik Melanie.


"I iya sama-sama Mel",. Wajah Arka memerah melihat kedua tangannya yang digenggam erat oleh seorang wanita cantik disampingnya.


Menyadari gelagat itu, Melanie pun tersadar lalu melepas genggamannya dan gantian wajahnya yang mulai merah merona.


"Kenapa jantung ku jadi berdebar gini ya" Aku kan hanya ingin Arka ber pura-pura jadi pacarku, apa aku jatuh cinta beneran sama dia" Batin Melanie sembari menatap sendu bola mata Arka.


**********


Melanie kembali melajukan kendaraannya, setengah jam kemudian mereka telah sampai di kawasan Green Hill, sejauh mata memandang terlihat sebuah kawasan elit yang tertata rapi dan juga mobil-mobil mewah berlalu lalang" Itu mencerminkan semua pengunjung adalah orang-orang kaya.


Sebuah mobil BMW I8 COUPE dengan harga yang dibanderol Rp 4,30 Milyar rupiah, terlihat memasuki kawasan sebuah bangunan besar, dengan area depan bangunan yang sangat luas dipenuhi mobil-mobil mewah" Dari Audi A37, Lexus, Bugati dan masih banyak lagi, bangunannya pun lumayan besar dengan sembilan lantai"


Ya itu adalah ""Anantara Grup"" Sebuah perusahaan besar yang mengelola kawasan Green Hill",.


Mobil terus melaju dan menepi di area depan yang bertuliskan "VVIP PARKING ONLY.


Melanie mengeluarkan smartphonenya dan melakukan sebuah panggilan.

__ADS_1


Kriiinngg,...


Kriiinngg,..


Kriiinngg,..


Sosok pria paruh baya terlihat sedang duduk di kursi kantornya, Dia adalah Jerry Wilson ayah dari Melanie, mendengar telepon kantornya berdering lalu dia bergegas mengambilnya.


"Hallo" Dengan siapa?" Suara berat keluar dari mulutnya.


"Papi aku sudah di parkiran Anantara, papi ada di kantor kan?


Tanya Melanie tanpa ba bi bu,..


"Oh putriku tercinta" Iya papi di kantor nak, naiklah!! Pintanya kepada Melanie.


"Baik pi" Aku naik sekarang ya,.. Jawab Melanie dengan manja seraya keluar dari mobilnya yang diikuti oleh Arka.


Melanie dan Arka memasuki pintu kantor Anantara, semua karyawan membungkukkan badan mereka dan menyapa, "Selamat pagi nona Melanie",.


Melanie hanya tersenyum manis setiap kali para karyawan menyapanya.


Ini adalah pertama kalinya Melanie mengunjungi kantor Anantara Group bersama seorang lelaki, sehingga banyak karyawan mulai bergosip ria.


Ting,.. Suara lift terbuka, lalu Melanie masuk kedalamnya diikuti Arka dibelakangnya, kemudian mereka naik menuju lantai 9,


Setelah pintu lift terbuka kembali, mereka berjalan menuju sebuah pintu"


Tokk,..


Tokk,..


Melanie masuk keruangan tersebut sembari memegang tangan Arka, itu membuat Arka sedikit gemetaran.


"Selamat pagi putriku sayang", sambut sang ayah" Namun seketika dia terlihat kaget melihat putrinya datang bersama seorang pria muda , apalagi mereka bergandengan tangan.


"Selamat pagi sayang", sambut seorang pria tampan berbarengan dengan ayah Melanie, dan terlihat sama terkejutnya seperti Jerry Wilson, lalu dia menoleh ke arah Jerry Wilson, seakan bertanya apa maksudnya ini!!


Melanie yang melihat William, pria yang berada didepan ayahnya juga sempat terkejut, namun dia segera mengabaikannya lalu berkata" Selamat pagi papi ku tersayang,


Melanie memegang tangan Arka dengan semakin erat, seolah-olah dia sengaja memperlihatkan itu didepan ayahnya dan William.


William adalah tuan muda dari keluarga Bharata, sebuah keluarga yang memiliki sebuah perusahaan bernama" The Bharata Group" Sebuah perusahaan besar di Jakarta dalam bidang elektronik, perhotelan dan restaurant yang menyebar diberbagai kota besar di Indonesia.


"Apa maksudnya ini? Jerry Wilson sedikit mendengus, seraya melirik ke arah Arka.


"Paapiii",. Jangan galak-galak gitu dong! Jawab manja Melanie.


"Oh ya perkenalkan ini Arka, pacarku Pi,..


Dan Arka dengan sopan membungkukkan sedikit badannya lalu menyapa ayah Melanie "Selamat pagi tuan, perkenalkan nama saya Arka", senang bertemu dengan anda.

__ADS_1


Deeggg",. Seperti hantaman keras dirasakan oleh ayahnya ketika Melanie menyebutkan siapa lelaki yang sedang digandeng tangannya itu dan tanpa sedikitpun melihat ke arah Arka.


Disisi lain, William terlihat mengepalkan tangannya dengan wajah memerah seperti ingin menerkam Arka yang kini sudah berada tepat didepannya.


Dengan suara yang sedikit bergetar Jerry Wilson barkata, "Melanie putriku", Apa maksudnya ini?,. William calon tunanganmu ada disini dan kamu menggandeng seorang pria lain lalu menyebutnya pacarmu? Tidakkah ini keterlaluan?


Mendengar cercaan itu, Melanie dengan tegas berkata, "Papi maaf aku baru sempat memperkenalkan Arka padamu, dia memang pacarku"!! Sembari melirik Arka,.


kami saling mencintai dan hubungan kami sudah berlangsung selama 1 tahun!!


Melanie sedikit mengatur nafasnya lalu melanjutkan.


"Lagipula William bukan tunanganku, perjodohan yang papi bicarakan itu baru rencana papi kan?


Jadi dimanakah letak keterlaluanku?


Kali ini Jerry Wilson hanya terdiam tidak bisa membantah perkataan putrinya.


"Tapi",.. Baru saja Jerry Wilson ingin berkata sesuatu, William memotongnya.


"Paman Jerry",. Ini sungguh suatu penghinaan bagiku dan juga keluarga besar Bharata,.


"Bukankah ayahku dan paman sudah sepakat akan menjodohkan aku dan Melanie? "Jika paman tidak bisa menyelesaikan masalah ini, jangan salahkan keluarga Bharata jika kedepannya akan tidak berbuat baik kepada keluarga Wilson!!


"Dan kau",. Sembari menancapkan jari telunjuknya di dahi Arka",. Segera enyah dari sisi Melanie, jika tidak jangan salahkan aku berbuat kasar padamu!!


Tersirat jelas sebuah nada ancaman keluar dari mulut William,..


Belum sempat Jerry Wilson menanggapinya,


Kali ini Arka yang berkata dengan tenang.


"Maaf sebelumnya jika membuatmu kecewa",.


Seperti yang sudah disampaikan Melanie, kalian baru rencana dijodohkan bukan sudah dijodohkan!


Jadi saya harap anda tidak mengeluarkan kata-kata ancaman kepada saya maupun kepada keluarga Wilson dan anda tidak bisa memaksakan semua hal sesuka hati anda!!


"William"!! Kamu jangan keterlaluan!! Seenaknya mengancam keluarga dan pacarku",. Teriak Melanie sembari mengepalkan tangannya.


William yang merasa dihina, dengan keras memukul meja" Braakkk,... "Tunggu saja!! Aku tidak berdiam diri terhadap hinaan kalian hari ini",.


Lalu dia pergi sembari membanting pintu kantor dengan keras",.


Jerry Wilson yang menyaksikan itu hanya terdiam mematung,


Melanie adalah putri yang sangat dia sayangi, jadi tidak mungkin memaksakan kehendak kepada putrinya, jika memang putrinya sudah mempunyai seorang kekasih, apalagi itu adalah pilihannya"


BERSAMBUNG, ...


Mohon dukungannya dengan meninggalkan Like dan komen ya Guys

__ADS_1


😘😘


__ADS_2