Pemuda Pedalaman Sang Pewaris

Pemuda Pedalaman Sang Pewaris
Reuni


__ADS_3

Arka yang memperhatikan raut wajah cantik Melanie telah berubah pucat, merasa tidak tega, lalu Arka merogoh Kartu hitam didalam dompetnya,.


Pakai ini pak" Arka menyerahkan kartu hitamnya kepada sang manager restauran,.


Manager dan Melanie yang melihat kartu hitam keluaran Bank Swiss tersebut kembali dibuat shock oleh Arka.


"Kartu itu punya kamu mas? Siapa sebenarnya kamu mas?


**********


Masih di dalam Garden View Restauran, Melanie menanyakan jati diri Arka yang sebenarnya karena Melanie tau jika ada seseorang yang sanggup memegang black card dari Bank Swiss berarti bukanlah orang sembarangan,


Dan kini Melanie menjadi curiga terhadap Arka, Jangan-jangan dia melakukan kejahatan dengan mencuri ataupun merampas kartu itu dari orang lain" Pikiran Melanie menjadi tidak karuan,


Jika dia orang kaya mana mungkin nebeng tinggal dengan Dion dan mana mungkin bekerja menjadi pengawal" Pikirnya lagi.


"Sayang kenapa raut wajahmu begitu? Tanya Arka,.


Kamu gak perlu khawatir sayang, aku nggak melakukan sesuatu yang melanggar hukum, dan kartu itu dipinjamkan oleh bosku selama seminggu dan aku diperbolehkan memakainya sesuka hatiku,


karena aku berjasa menyelamatkan nyawanya tempo hari"! Arka mengarang cerita seadanya,.


"Hah? Beneran?


Apa ada orang sebaik itu? Dan boleh memakainya sesuka hatimu? Tanya melanie dengan mengerutkan keningnya,.


"Iya beneran sayang" Percaya deh sama aku!! Arka berusaha meyakinkan.


"Iya deh aku percaya sayang, Oh ya pulangnya aku anter ya! Pinta Melanie.


"Gak usah sayang aku bawa mobil kok, beberapa hari ini aku sudah belajar menyetir dan dikasih pinjem mobil juga sama bos".


"Dikasih pinjam mobil juga? Hhmm sepertinya ada yang salah sama bosmu" Melanie semakin tidak habis pikir dengan kebaikan bos pacarnya ini.


"Wussh jangan berpikir yang bukan-bukan sayang" Arka melambaikan tangannya.


Setelah selesai makan malam dan rencana pernikahan sudah dibicarakan, mereka berdua pulang dengan mengendarai mobil masing-masing, diparkiran melanie sempat tertegun melihat mobil yang dipinjamkan bosnya Arka adalah Audi R8.

__ADS_1


**********


Hari-hari berlalu tanpa ada hambatan, Arka dengan kesibukannya dalam mempelajari perusahaan sedangkan melanie sibuk dengan kuliahnya,


Dan hari ini tiba waktunya acara REUNI Melanie bersama teman-teman masa SMA nya, Arka sudah berada dirumah melanie untuk menjemputnya dan sebelum berangkat melanie mewanti-wanti jika nanti ada perkataan teman-teman nya yang kurang enak didengar untuk jangan diambil hati, apalagi nanti pasti juga ada William disana, Arka hanya tersenyum serta meyakinkan melanie supaya tenang.


Setelah satu jam mengendarai Audi R8 miliknya, Arka dan Melanie akhirnya sampai di Sangrila Resort,


Sangrila Resort adalah sebuah Resort yang sangat megah dan mewah, harga kamar yang paling murah dibanderol 75 juta per malam sedangkan yang paling mahal dibanderol 350 juta per malam, dan untuk aula yang dikhususkan untuk acara pesta pernikahan, ulang tahun dan reuni" Dibanderol hingga 1 milyar untuk 1 malam,


hampir setara dengan Green Diamond Resort yang berada di kawasan Green Hill.


Setelah memarkirkan mobilnya di basement, Arka dan Melanie melangkah menuju ke aula tempat diadakannya acara reuni, Namun sebelum memasuki ruangan, ponsel Arka tiba-tiba berdering dan itu panggilan dari sekretaris Diki, Arka pun mengisyaratkan Melanie supaya masuk duluan,


di dalam aula sudah sangat ramai alumni dari SMA Negeri 1 Jakarta.


Baru saja Melanie masuk ke aula, suara seorang wanita terdengar memanggil melanie.


"Hey Mel" kirain gak bakal dateng"


"Hey Lina" Maaf tadi agak macet, kamu kapan pulang? jawab Melanie sembari memeluk Lina sahabat dekatnya semasa SMA, Lina dan Melanie merupakan 2 bidadari sekolah di SMA negeri 1 Jakarta, namun kini sudah jarang bertemu karena Lina memilih kuliah di luar negeri.


"Ohya kenalin ini pacar aku" Seru Lina sembari melirik ke arah pria muda dan tampan disebelahnya.


"Hai saya Rio pacarnya Lina" Ucapnya seraya mengulurkan tangannya kepada Melanie.


"Hai saya Melanie sahabatnya Lina, hhmm Lina pinter cari pacar ya kalian terlihat sangat cocok" Jawab Melanie lalu kembali memegang tangan Lina.


"Kamu kesini sama siapa Mel? Tanya Lina


"Hhmm aku kesini juga sama pacarku Lin, cuman dia masih diluar karena ada panggilan telfon" Jawab Melani sembari melihat pintu masuk mengharap Arka akan segera muncul.


"Ciiee yang sudah punya pacar" Anak pengusaha mana nih yang beruntung dapetin kamu? Tanya Lina kegirangan.


"Hhmm pacarku itu,.. "Belum selesai Melanie menjawab,.


"Iya sudah punya pacar tapi sayang pacarnya lelaki sampah"! Tiba-tiba terdengar kata-kata yang begitu memprovokasi, ternyata itu William menghampiri Melanie, Lina dan Rio.

__ADS_1


Mendengar itu Lina hanya mengerutkan dahinya seraya menatap Melanie lalu Rio,


Sedangkan Melanie mengepalkan tangannya lalu berkata, "Jaga lisanmu William dan pacarku bukan sampah seperti yang kamu katakan!!


Seorang pria yang bekerja sebagai seorang pengawal kalau bukan sampah lalu apa namanya?? William melototkan matanya ke arah Melanie,.


Rio dan Lina yang mendengar ucapan William terlihat tersenyum sinis ke arah Melanie.


Dalam benak Lina dan Rio, pacar Melanie hanya seorang yang bekerja sebagai pengawal sungguhlah memalukan jika dilihat dari status keluarga Melanie.


Dan kini semakin banyak orang mulai mendekat karena mendengar Melanie si bidadari sekolah berpacaran dengan seorang pengawal, berbagai sindiran mulai terdengar saat ini,


Tentu saja itu membuat wajah Melanie merah menahan amarahnya,..


"Sepertinya luka lebam di wajahmu belum sembuh total William"!!


Tiba-tiba Arka mendekat dari belakang kerumunan,. Lalu mendekati William dan kembali berkata:" Jangan hanya melihat orang dari penampilannya saja! Karena dikemudian hari bisa saja itu akan membuatmu menyesal!!


William yang menyadari kedatangan Arka tidak berani berulah lagi dan langsung saja meraba wajahnya yang memang masih terlihat lebam akibat dipukuli para pengawal yang diketahuinya sebagai teman-teman Arka.


Melanie segera menghampiri Arka lalu merangkulnya, "Sudah jangan hiraukan dia sayang,.


Melanie memperkenalkan Arka kepada Lina dan Rio, karena Rio sudah mengetahui apa pekerjaan Arka, dia menjadi acuh tak acuh, berbeda dengan Lina dia tetap bersikap sopan mengingat persahabatannya dengan Melanie.


Tiba-tiba William kembali berkata lantang kepada semua orang, "Teman-teman semua kalian nikmati hidangan malam ini, pesan minuman berkelas dan jangan khawatir untuk pembayaran aku yang traktir,.


Keluargaku adalah pemegang 20 % saham di resort ini" Raut wajahnya berubah sombong sembari melirik Melanie.


Melanie yang tau banyak tentang siapa William, tidak mau terpancing begitu saja lalu dia meminta Arka untuk tidak minum alkohol, karena dia berencana hanya akan sebentar saja di acara reuni tersebut.


Setelah Melanie mengobrol dan melepas rindu kepada beberapa teman semasa SMA nya, dia mengajak Arka untuk pergi dari aula karena tidak ingin terjadi kekacauan lagi setelah dia melihat William sudah mulai mabuk.


Selanjutnya mereka memutuskan untuk segera pulang, dan esok harinya Arka akan bertemu dengan kakeknya, dia ingin mengutarakan rencana pernikahannya dengan Melanie.


**BERSAMBUNG,..


MOHON BANTU SUPORT YA GUYS☺☺

__ADS_1


love you all😘😘😘**


__ADS_2