
Lelaki tampan berseragam SMU dengan tas punggung melekat dipunggunya, berjalan pelan celingukan menelusuri halaman sekolah. Sepulang sekolah, ia mempunyai janji bersama kekasihnya. Matanya tak berhenti menyoroti seluruh halaman sekolah, setiap bertemu dengan orang dijalan tak hentinya ia menanyakan keberadaan kekasihnya.
‘’hey, apakau melihat keysi?’’ tanya lelaki tersebut dengan wanita dihadapanya
‘’sepertinya dia sedang berada dilorong depan piala’’ jawab wanita itu. Setelah mendengar jawaban kemudian pergi meninggalkan wanita tersebut, tak lupa mengucapkan terimakasih kepada wanita itu.
Bergegas berjalan menuju tempat yang ia tuju. Sampailah ia dilorong sekolah tempat piala-piala kejuaran sekolahnya, melihat wanita yang dicari bersama ketiga wanita lainya.
‘’keysiiiiii’’ panggil lelaki dengan suara yang menggema dilorong sekolah
Membuat wanita bernama keysi itu menoleh kearah suara lelaki tersebut.
‘’hah Dio’’ suara lirih yang keluar dari bibir manis keysi “baru juga kudorong’’ sambungnya lagi
Dio perlahan berlari kecil mendekati keysi dan ketiga orang lainya yang berada di lorong sekolah.
__ADS_1
‘’kenapa dia?’’ jari manis Dio menunjuk kearah wanita berkacamata bulat dengan rambut berkepang dua, yang sedang duduk menunduk dibelakang Keysi seperti orang ketakutan.
‘’dia terjatuh aku, Jeni dan Ria hanya ingin membantunya’’ keysi menjawab tanpa bersalah, padahal sudah mendorong wanita sampai jatuh.
Sementara Jeni dan Ria hanya menggangguk tersenyum
‘’apakah benar?’’ Dio membungkuk sengaja untuk bertanya pada wanita malang itu yang masih duduk menunduk dengan kaki yang lurus. ‘’sini aku bantu’’ menjulurkan tanganya kepada wanita tersebut
sementara Keysi berada disampingnya mendengar perkataan Dio langsung terpenjat kaget ‘’hey sayang aku tak mengijinkanya’’
‘’tttiiidd daak usssaaahh, aku bbbiiiss ssaa ssseenndd dddiiirrii’’ ucap wanita malang itu terbata-bata
‘’Dengar itu sayang, sudah kita tinggalkan saja dia, biar Ria dan Jeni yang menolongnya’’ ucap keysi sambil melingkarkan lenganya dengan lengan Dio.
‘’kutunggu kalian di mobil’’ bisik keysi kepada Ria yang posisinya dekat dengan dirinya. Kemudian menggeret halus tubuh dio untuk segera pergi meninggalkan Jeni, Ria dan Wanita malang itu.
__ADS_1
Dio dan Keysi sudah tak terlihat batang tubuhnya, dengan sirgap Ria mencengkeram lengan Wanita itu dengan kasar dan mengangkatnya bangun.
‘’hari ini kau terselamatkan oleh Dio, hawas saja jika lain waktu kau tak mematuhi ucapan kita bertiga’’ Ucap Jeni penuh ancaman
‘’sudah sana kau pergi Safa, ingat itu jangan sampai lalai, kau tau akibatnya’’ Ria mendorong tubuh yang sedang ketakutan itu dengan keras, membuat wanita tersebut terdorong kedepan dan hamper saja terjatuh, dan meninggalkan safa menangis sendirian dilorong sekolahan.
‘’maafkan aku safa, aku tak bisa membantumu’’ ucap widia yang tiba-tiba datang dari belakang tembok lorong
‘’tidak apa-apa Wid aku gapapa kok’’ jawab lembut Safa.
*****
Verdio Damir Putra, Pria tampan keturunan Asia dengan tubuh yang atletis meski tak berotot besar dan postur tubuh yang tinggi tidak bungkuk . tubuh yang ideal serta berkulit putih. Berwajah oval bermata belo dengan hidung mancungnya , membuat semua wanita yang melihatnya kagum dan terpesona kepadanya, bisa disebut primadona di sekolahnya.
Sayangnya diantara wanita-wanita yang mengaguminya, hatinya hanya terisi satu orang. Keysiana dia kekasih Dio, wanita satu-satunya yang mengisi hati Dio selain keluarganya.
__ADS_1
Keysi wanita Cantik, tubuh bagaikan model berkulit putih, berwajah oval yang dagunya lancip tetapi tidak terlalu lancip rambut bergelombang yang selalu terurai dan berhidung mancung bermata sedikit sipit, membuat lelaki yang berhadapan denganya selalu terpesona karna kecantikan yang dimiliki oleh Keysi.