
Keysi wanita Cantik, tubuh bagaikan model berkulit putih, berwajah oval yang dagunya lancip tetapi tidak terlalu lancip rambut bergelombang yang selalu terurai dan berhidung mancung bermata sedikit sipit, membuat lelaki yang berhadapan denganya selalu terpesona karna kecantikan yang dimiliki oleh Keysi.
Mereka berdua (Keysi dan Dio) sepasang kekasih yang sangat cocok, wanitanya yang cantik dan lelakinya yang tampan rupawan. Mereka berdua dijuluki Raja dan Ratu sekolahan. Setiap mereka berjalan berdua selalu semua mata yang melihat dibuat kagum olehnya.
Meskipun Dio dijuluki primadona atau Raja sekolah dan terlahir dari keluarga menengah atas, sikapnya tak menjadi sombong. Ia ramah dengan semua orang, cantik atau tidak cantik, tampan atau tidak tampan, miskin atau kaya tak menjadi masalah baginya untuk berteman. Membuat semua teman sekolahnya bertambah kagum dengan sikap baik Dio.
Lain dengan kekasihnya, Keysi karena dijuluki Ratu sekolahan sikapnya bertambah angkuh. Meski wajah cantik, tetapi hatinya buruk. Keysi bersama kedua temananya, yakni Ria dan Jeni yang wajahnya juga cantik meski tidak melebihi keysi. Semua murid yang dianggapnya jelek, cupu dan lugu, selalu dibully oleh ketiganya, menjadi budak untuk ketiganya. Nama Safa dan Widya, mereka berdua mempunyai nasib sama, culun dan lugu. Sehingga keduanya selalu saja mendapatkan perlakuan yang tidak enak oleh Keysi dan ketiga temanya.
*****
‘’tok…tok…tokk’’
‘’Dio…Dio, bangun sudah siang’’ suara wanita lembut yang berada di balik pintu kamar Dio
‘’kkkrreeeuutt’’ suara pintu terbuka
__ADS_1
‘’ssrrreeeeett’’ gorden terbuka perlahan, kemudian cahaya matahari menyinari ruangan dengan sangat terang.
‘’Dio, bangun sudah siang ini’’ belai lembut wanita itu kepada rambut Dio
‘’Ibuu, Dio masih ngantuk.lagian hari minggu ibu. Gordenya tutup lagi silau’’ ucap malas dengan mata yang masih terpenjam
‘’husss, kamu lupa ada janji dengan Keysi ?’’ tanyanya lembut
‘’astaga, aku lupa Bu. Sudah jam berapa ini?’’ langsung membuka mata dan langsung berganti posisi duduk di atas ranjangnya.
Tanpa aba-aba dengan seribu jurus, Dio menggapai handuknya kemudia bergegas langsung menuju kamar mandi meninggalkan ibunya seorang diri berada dikamarnya.
Sementara Ibunya yang ditinggal sendirian oleh anaknya, menuruni tangga dan menemui tamunya yang sedang sendirian berada diruang tamu.
‘’nak keysi, Dio lagi mandi, tunggu yah’’ menghampiri keysi, dan duduk dikursi sebelah Keysi
__ADS_1
‘’eh, iya tante mira, keysi tungguin Dio’’
Setelah lama mereka berdua mengobrol, munculah Dio yang sudah kelihatan batang hidungnya menuruni anak tangga. Dengan sepatu hitam bertali putih , dan kemeja warna abu-abu dengan celana jeans hitam serta tak lupa jam tangan kesayangannya melingkari pergelangan tangannya, membuat ketampanannya bertambah.
‘’iihh Dioku, kenapa kamu selau tampan si’’ ucap keysi manja sambil mencubit pipi kanan Dio, ‘’aku marahpun tak bisa padahal kau sangat telat untuk hari ini’’ sambung keysi masih manja
‘’sudahlah sayang, maafkan untuk hari ini ya’’ menatap keysi penuh kelembutan
‘’Ibu aku dan Keysi pergi dulu yah’’ mencium punggung tangan Ibu , kemudian disusul dengan Keysi.
Mira, Ibu dari Dio hanya tersenyum saja , ketika melihat keromatisan anaknya dengan kekasih pujaan hatinya. Sudah hampir 3 tahun, mereka sudah menjalin hubungan.
‘kring…kring…kring’’ suara smarthphone milik keysi berbunyi
‘’iya Ria kenapa?’’ ucap keysi
__ADS_1
‘’key, kau sudah PR matemika?’’ jawab suara Ria dari smartphone itu