Penantian Safara

Penantian Safara
ketika keysi kepergok


__ADS_3

Semua murid belajar dengan rajin, Ibu Guru yang menjelaskan dengan mudah dan suara yang keras memenuhi isi kelas.


Meski jantung Safa bekerja dengan cepat karena kali ini ia duduk disebelah Dio, hal itu tidak membuyarkan belajarnya disekolah malah membuatnya bersemangat belajar.


‘’sebelum pelajaran diakhiri, Ibu akan membuat kelompok belajar untuk kalian selama dikelas XII yah. Ibu bacakan nama-nama siswa perkelompoknya ya’’


Ibu Guru menyebutkan nama-nama dari murid-muridnya, hingga kelompok terakhir Ibu Guru menyebutkan ‘’untuk kelompok terakhir ,kelompok 6. berikut nama-nama kelompoknya Safara Queen .A, Widya Rosmalia, Jaya Pratama, Antonio Irawan dan Venandio Damir Putra’’


Deg


Safa sungguh tak percaya, kali ini hatinya benar-benar senang akan kelompok dengan Dio, lelaki yang selama ini ia idam-idamkan.


‘’nanti hari libur kita kelompok ya’’ seru Jay


‘’okey’’ jawab mereka berempat bersamaan.


Kring….kring……kring


Bel sekolah berbungi tiga kali, bungi ini pertanda waktunya pulang meski masih jam 11 siang.


Semua murid bersorak gembira termasuk Safa memancarkan rona wajah yang senang meski hatinya masih bertanya-tanya mengapa dipulangkan cepat.


Dio keluar kelas dengan cepat, rasanya gerah berlama-lama didalam kelas dengan wanita yang sekarang ia benci padahal ia dulu sangat menyayanginya.

__ADS_1


Penghianatan Keysi masih teringat jelas di pikiran Dio, pada malam itu bagaimana ia saat memergoki Keysi sedang bersama lelaki yang wajahnya lebih tampan darinya. Saat itu Dio melihat Keysi dan lelaki itu sangatlah Romantis.


Pada malam itu………


Dio yang sedang berada di Café pada malam itu bersama Jay dan Anton, tak sengaja melihat Keysi sedang bersama lelaki lain.


‘’Keysi!’’ panggil Dio penuh amarah


Keysi dengan spontan melepaskan genggaman dari Pria tampan itu


‘’jadi kau selingkuh denganya? Pantas saja kau sangat berubah denganku. Selalu menolak kuajak kencan, rupanya dia alasanya’’ maki Dio dihadapan Keysi dan Pria itu


‘’kalo iya kenapa Yo? Aku sudah tidak mencintaimu lagi. Kau jelas berbeda denganya. Dia lebih romantis dibandingmu’’ balas Keysi tak kalah memaki


‘’lihat Wili aku sudah putus denganya dihadapanmu sayang’’ ucap Keysi manis dihadapan Pria itu dengan keras, Dio yang masih didekatnya tak sengajah mendengar perkataan yang menyakiti hati


"Brengsek!" Umpat kesal Dio


Dengan bersama Jay dan Anton, Dio menepikan mobilnya di Club dan bergegas masuk menempati table yang masih kosong. Dio langsung memesan 6 botol beralkohol


‘’Yo jangan gila deh, 6 banyak banget’’ kata Sijay


‘’dah gausah komentar. Aku yang bayar kok’’

__ADS_1


‘’Yo gausah larut dalam bersedih. Masih banyak gadis yang lebih baik dari Keysi kok’’ Anton menenangkan


‘’gausah sebut namanya. Aku sudah melupakanya, hanya ingin minum sedikit’’


Tak menunggu lama, 6 botol minuman sudah dihidangkan dihadapan mereka bertiga, saatnya Dio meneguk lewat botol langsung.


Anton dan Jay merasa perutnya mulas, mereka berdua teringat memakan makanan yang super pedas sebelumnya.


‘’Yo aku ketoilet dulu, gausah kemana-mana’’ ucap Anton


‘’aku juga Yo maap mules banget’’ Jay menimpali


‘’yaya, sana’’ jawab Dio yang setengah tersadar


Setelah menegak lima botol kedua sahabatnya tak kunjung datang.


Dan setelah tersadar Dio langsung berada dikamarnya, dengan Anton dan Jay tertidur disebelahnya.


‘’dih aapaan masa aku tidur sama kalian’’ umpat kesal Dio yang masih terkaget dari bangun tidurnya


‘’kepalaku kok pusing’’ sambungnya memegang kepala


‘’apaan si Yo. Semalem tuh kau mabuk berat’’ lirih Jay dan kembali tenggelam dalam mimpi indahnya

__ADS_1


__ADS_2