
Di kampus Bamada seperti biasanya, Intan selalu menyimak penjelasan dari sang dosen, supaya kelak ilmunya bisa bermanfaat bagi semua orang, setelah dosen menjelaskan materi nya, "karena jam mata kuliah sudah habis kalian boleh pulang, selamat siang." Lalu dosen pun pergi meninggalkan ruangan kelas, disusul dengan semua mahasiswa dan mahasiswi.
"Hei gadis miskin, aku peringatkan lu, jangan pernah deketin pacar gue lagi..!!! Mengerti...!!!!" ucapan Meli yang membuat langkah Intan berhenti, lalu menoleh kearah Meli
"Ogah ! emang aku pernah deketin pacar kamu, bilangin sama pacar kamu itu supaya jangan pernah ganggu kehidupan aku, mengerti...!!!" balas Intan dengan sinisnya, lalu Intan kembali melangkahkan kakinya.
Setelah pulang, Intan bergegas menuju ke cafe, sesampainya di cafe Intan menyapa Jaka dan teman rekan kerjanya. Setelah mengganti pakaian Intan langsung melaksanakan tugasnya.
"Gimana kuliah kamu hari ini?" Tanya Jaka sambil melirik ke arah Intan.
"Alhamdulillah lancar mas, tumben hari ini cafe lumayan senggang mas? Sahut Intan yang melihat suasana didalam cafe, hanya ada beberapa pelanggan yang datang.
"Ya namanya juga usaha, kadang rame kadang sepi" Balas Jaka sambil membersihkan meja dapur yang ada di cafe.
Semenjak Jaka dan Intan resmi menjalin hubungan, mereka pun sudah tak canggung lagi ketika sedang mengobrol, saling iseng dan canda tawa, semua karyawan yang melihat candaan mereka pun tersenyum,.
Bayu pun yang melihat dari ruangan pribadinya ikut tersenyum, dan ikut mendoakan agar mereka bisa saling mencintai sampai akhir hayat. Bayu adalah paman Jaka yang dipercaya menjadi meneger di cafe milik Jaka,
"Semoga ponakan ku berjodoh dengan Intan dan hidup bahagia selamanya" gumam Bayu dalam hatinya.
*********
Hari mulai pagi, di atas ranjang masih ada seorang gadis yang enggan bangun dari tidurnya, dering telepon seluler berbunyi terus, tangannya meraih hp sambil mata masih terpejam dan tombol warna hijau pun ditekan lalu digeser.
("Halo assalamualaikum, kamu baru bangun Tan?") Sapa orang yang ada disebrang telfon, itulah suaranya Jaka yang menyapa Intan
("Hmm iya mas ni baru bangun, udah jam berapa ini mas?" )Jawab Intan yang masih berbaring di tempat tidurnya.
("Ini sudah jam setengah enam Tan, ayo bangun") Suara Jaka menyahut.
("Aku mau mandi dulu mas") Jawaban Intan dan langsung mematikan telepon, lalu Intan bergegas menuju ke kamar mandi.
Setelah sarapan pagi Intan pamit untuk berangkat ke kampus "Intan berangkat dulu Bu, Assalamualaikum" pamit dan salam Intan, lalu mencium tangan Ibunya.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam, hati-hati nak, belajar yang bener.." jawab salam sang Ibu dan nasihatnya.
Setelah sampai di kampus Intan pun mengikuti pelajaran dengan seksama sampai mata kuliahnya selesai, lalu Intan bergegas untuk pulang untuk mengambil barang yang ketinggalan.
Intan lalu berangkat menuju ke cafe menggunakan ojek online, didalam perjalanan Intan tak menyadari kalau dirinya sedang diikuti oleh seseorang, tiba-tiba "ciiitttzzz.... braaaakkkh..." motor yang ditumpangi Intan pun terpental sejauh lima meter.
Beberapa orang pun berdatangan, Lalu Intan dibawa kerumah sakit, tak jauh dari tempat itu seseorang tersenyum sinis, "rasain lu ! maka nya jangan sok deketin pacar gue..!!!" gumam orang tersebut, lalu menjalankan motornya.
"Gimana keadaan anak saya dok?" tanya Ibunya Intan kepada dokter yang baru saja keluar dari ruangan pasien.
"Anak Ibu masih belum sadarkan diri, setelah tiga jam mungkin anak Ibu akan sadar.." jawab sang dokter lalu meninggalkan mereka,
Ibu dan Ayahnya Intan lalu masuk kedalam, dan duduk di sebelahnya Intan yang masih terbaring tak sadarkan diri, sang Ibu mengelus rambut Intan sambil menangis.
"Halo assalamualaikum bang Jaka, saya mau ngasih kabar bahwa Intan mengalami kecelakaan dan sekarang dia dibawa ke rumah sakit ABCD" Suara seseorang yang menelpon Jaka.
Lalu Jaka panik dan bergegas menuju ke rumah sakit ABCD. Setelah menanyakan ruangan dimana Intan yang sedang dirawat lalu Jaka berjalan menelusuri lorong-lorong dan menemukan tempat Intan, "tok...tok...tok..." Jaka mengetok pintu dan dibuka oleh Ayahnya Intan, lalu Jaka disuruh masuk kedalam.
"Gimana keadaan Intan om?" Tanya Jaka kepada Ayahnya Intan.
Setelah beberapa jam kemudian, Intan sadar dan memandangi sekitarnya, lalu melihat Ibunya, "aku dimana Bu...???" Tanya Intan kepada Ibunya..
"Kamu berada di rumah sakit nak, kamu tadi kecelakaan" Jawab Ibunya.
Lalu Intan melihat Ayahnya dan juga melihat Jaka, "Ayah, mas Jaka" Ucap lirih Intan sambil memegang kepalanya, berusaha untuk duduk
"Sudah kamu duduk saja" Ucapa Ayahnya,
"Iya kamu duduk saja dan jangan banyak bergerak, istirahat lah Tan" Sahut Jaka sambil menahan tubuh Intan yang berusaha untuk duduk.
Hari demi hari Jaka selalu berkunjung ke rumah sakit, kadang menyuapi Intan untuk makan. Setelah sampai satu Minggu lebih, Intan dirawat, lusa Intan sudah di perbolehkan untuk pulang,
Tiga hari kemudian Intan sudah berada dirumahnya sendiri karena tadi pagi Intan sudah pulang dan sekarang dia sedang istirahat di kamar nya. Suara ponsel berdering lalu Intan bergegas mengambil ponselnya,
__ADS_1
("Assalamualaikum...") Ucap Jaka disebrang telfon.
("Wa'alaikum salam...") Jawab Intan sambil merubah posisinya menjadi duduk.
("Gimana keadaan kamu, sudah baikan?") Jaka menanyakan keadaan Intan.
("Alhamdulillah udah baikan mas") Jawab Intan lagi.
("Besok aku mau menjenguk mu, kamu mau dibawakan buah-buahan??") Tanya Jaka kembali.
("Gak usah bawa oleh-oleh mas, disini masih banyak buah-buahan kok, bawa cinta aja mas buat Intan..hehe") Ledek Intan sambil gombal.
("Idih sekarang sudah bisa menggombal yah...!") Jawaban Jaka.
("Gombalin pacar sendiri kan gak pa-pa mas...hehe..") manja Intan sambil tersenyum.
("Iya deh pacar mas yang cuantik...") Balasan Jaka sambil cengengesan.
Keesokan harinya setelah Jaka tidak sibuk, akhirnya Jaka berangkat untuk menjenguk Intan dirumahnya dengan mengendarai sepeda motornya, setelah sampai dirumah Intan, Jaka lalu berjalan ke pintu dan mengetok " tok...tok...tok... Assalamualaikum..." Ucap salam Jaka
Ibunya Intan yang mendengar ketokan pintu dan salam dari dalam lalu berjalan untuk membuka pintu "wa'alaikum salam, ayo masuk nak Jaka" Jawab salam dari Bu Siti dan menyuruh Jaka untuk masuk dan duduk, lalu Bu Siti memanggil Intan yang masih ada di kamarnya.
"Tan, ada Jaka tuh diruang tamu, kamu temui Jaka dulu gih.." ucap Bu Siti kepada Intan supaya menemui Jaka yang sedang menunggu.
"Baik Bu, Intan mau menemui Jaka dulu yah" Sahut Intan sembari tersenyum kecil, lalu Intan berjalan menemui Jaka yang sudah duduk di ruang tamu.
"Sudah lama mas..?" Tanya Intan basa-basi.
"Baru sampai kok" Balas Jaka tersenyum tipis.
"Mas mau minum apa? kopi atau teh manis?" Intan menawarkan minuman ke Jaka.
"Teh manis aja Tan" Jawab Jaka.
__ADS_1
Lalu Intan bergegas ke dapur untuk mengambil minuman untuk Jaka.