
Jambret pun berdiri lagi dan memukul ke arah Jaka, "wushhhh...wushhh..."
Jaka dengan gesit menghindari pukulan si jambret, "sreeet..", si jambret melompat dan melayangkan tinjunya lagi " wushhh...wussshhh...bughhh..." Pukulan si jambret berhasil mengenai angin saja. Jaka berbalik memutar dan menendang perut si jambret " wushhh...bughhh...." Si jambret terjatuh ke tanah.
"Kalau kamu masih ingin melawan, jangan salah kan aku kalau kamu nanti babak belur..!!!" Ucap Jaka sambil menginjak dada si jambret.
"Ampun bang..! ampuni aku...." Sahut si jambret tersebut.
"Aku maafkan kamu, tapi jangan kau ulangi lagi perbuatan mu, carilah pekerjaan yang halal, mengerti...!!!!" Celetuk Jaka yang membuat hati si jambret terenyuh.
"Ya bang, maafkan aku bang, maaf..." sahut si jambret tersebut,
"Sekarang mana tas Ibu yang kamu jambret tadi" Ucap Jaka kepada si jambret.
"Ini bang" Sahut si jambret dan menyodorkan tas yang tadi sudah dia jambret.
"Sekarang pergilah....!!!" Ucap Jaka yang menyuruh si jambret untuk pergi.
Lalu Jaka berjalan meninggalkan si jambret menuju ke tempat Ibu yang tas nya dijambret, Intan sedari tadi sudah menemani si Ibu itu sambil menenangkan hati nya.
"Ini Bu tasnya..." Ucap Jaka yang menyodorkan tas kepada si Ibu itu.
"Terima kasih nak, semoga Allah SWT membalas perbuatan baik kamu nak" Ucap si Ibu yang berterimakasih kepada Jaka.
"Lain kali hati-hati ya Bu" Celoteh Intan kepada si Ibu itu.
"Semoga kalian berdua selalu dilindungi oleh Allah SWT dan bisa membina rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah, aamiin" Ucap si Ibu dan mendo'akan mereka berdua.
"Aamiin" Intan dan Jaka mengamini do'a si Ibu itu.
Lalu si Ibu pamit untuk pulang, Jaka dan Intan pun melambaikan tangan bersama-sama, dan melanjutkan duduk di taman alun-alun, mereka berdua mengobrol, canda tawa menghiasi kegundahan hati.
"Kamu tambah cantik sayang...?" Ucap Jaka sambil tersenyum melirik ke arah Intan.
"Gombal, biasa aja kali mas, masih cantik para artis hehehe?" Sahut Intan sambil cengengesan.
"Beneran kamu tambah cantik....cup" Ucap Jaka lagi sambil mengecup bibir Intan yang manis.
"Ih, mas, kebiasaan deh kalau cium gak pamit dulu" Celoteh Intan sambil tersenyum.
"Tapi kamu suka kan? mau lagi gak?" Celetuk Jaka sambil menggoda Intan.
"Suka sih, tapi gak main nelosor gitu mas" Ucap Intan malu-malu kucing.
__ADS_1
"Pulang yuk sudah sore nih..." Ajak Jaka untuk segera pulang.
"Ya udah..ayo..." Sahut Intan sambil memegang tangan Jaka.
Lalu mereka pun segera menuju ke mobil, Jaka membukakan pintu dan Intan pun masuk ke dalam mobil. Didalam mobil Jaka ******* bibir Intan yang tipis dengan lembut.
"Mmmmm...." Intan pun membalas ciuman dari Jaka, sampai nafasnya tersengal-sengal.
"Aahh...haahhh..." Intan mengambil nafasnya...
"Mas Jaka nakal..." Celoteh Intan yang manja dan tersenyum.
"Tapi enak bibir kamu yang manis..hehehe..." Celoteh Jaka kepada Intan dan menggoda nya.
"Udah ah ayo pulang mas, nanti aja kalau udah halal, mas boleh sepuasnya mencium Intan.." manja Intan sambil menggoda kepada Jaka.
"Ya, nanti kalau sudah halal, mas akan gempur bibir kamu hehehe..." Sahut Jaka sambil menggoda Intan.
"Yeh, emang bibir Intan apa'an" Ucap Intan sambil malu-malu.
Mereka pun melanjutkan perjalanan pulang, ditengah perjalanan pulang mereka mampir ke toko kue dan membeli dua box kue, untuk oleh-oleh. Sesampainya dirumah, Intan dan Jaka masuk kedalam dan menyalami kedua orang tuanya Intan.
Jaka dan Intan duduk di ruang tamu sambil bercanda ria, saling jahil, saling menggoda.
"Jaka....!!" Ucap wanita yang sedang mengobrol dengan temannya.
Intan dan Jaka menoleh bersamaan kearah wanita tersebut, ternyata temannya Jaka waktu sekolah di SMA. Jaka pun menghampiri wanita itu.
"Fitri, gimana kabarnya?" Tanya Jaka menyapa teman SMA nya.
"Baik, kamu gimana...?" Sahut Fitri bertanya.
"Alhamdulillah aku baik-baik saja" Ucap Jaka kepada Fitri.
"Duduk gabung kita dong, kan sudah lama tak bertemu, aku kangen loh?" Celoteh Fitri.
"Iya Jak, duduk disini temenin kita dong? masa baru ketemu sama Fitri gak kangen-kangenan sih...?" Celetuk Sisi yang juga teman SMA nya Jaka.
"Maaf..aku sedang sibuk, banyak pelanggan yang menunggu pesanan" Ucap Jaka kepada mereka.
Sebelum Jaka melangkah, tangan Jaka sudah ditarik oleh Fitri dan disuruh duduk disebelah Fitri.
"Eits, mau kemana..? duduk disini, aku masih kangen sama kamu..?" Celoteh Fitri yang menarik tangan Jaka.
__ADS_1
"Maaf kita sudah tidak ada hubungan lagi, sejak kamu meninggalkan aku" Sahut Jaka kepada Fitri.
"Tapi aku masih cinta sama kamu Jak?" Celetuk Fitri yang berusaha mendekati Jaka lagi.
"Maaf, kami para pelayan sedang sibuk, jadi jangan ganggu kami, oke....!!!!" Suara bariton Intan sambil menarik Jaka untuk meninggalkan mereka.
"Hei siapa lu? pelayan aja belagu banget..!!!" Celetuk Fitri kepada Intan dan melayangkan tamparan ke wajah Intan, sebelum tangan Fitri menyentuh wajah Intan.
"Krekk...auwhhh.." Tangan Fitri sudah di pelintir sama Intan.
"Gak usah pakai tangan, kalau kamu masih membuat onar disini, ku lempar kamu keluar...!!!" Ucap Intan sambil melotot kearah Fitri.
"Beraninya kau..!! wuussshhh" Celoteh Fitri sambil melayangkan pukulan kearah Intan, dengan refleks tubuh Intan menghindari pukulan dari Fitri.
"Kurang ajar, wuuussshhh...!!!" Kembali Fitri melayangkan pukulan yang kedua dan berhasil mengenai angin saja, karena tubuh Fitri tak seimbang akhirnya "bruuukk... auwhhh..." Fitri terhuyung dan jatuh.
"Sudah ku bilang, jangan buat onar disini..sreeet..sreeet...." Ucap Intan sambil menyeret tubuh Fitri yang tadi jatuh..
"Brughhh..auwhhh.." Fitri diseret keluar dari cafe oleh Intan.
"Dasar pelayan miskin..!!!" Celetuk Fitri kepada Intan sambil melotot kearah temannya, menyuruh teman-temannya untuk meninggalkan cafe tersebut.
Intan hanya menyilang kan tangan didada sambil tersenyum sendiri. Jaka yang sedari tadi hanya melihat kegilaan Intan terhadap Fitri, acungan jempol dari Jaka, membuat Intan tersenyum.
"Pelakor salah target yah? hahaha..." Celoteh Jaka kepada Intan sambil menggandeng tangan Intan.
"Hahaha, mungkin" Jawab Intan sambil tersenyum.dan tertawa.
Semua karyawan yang melihat kejadian itu lalu memberikan tepuk tangan kepada Intan sambil tersenyum.
"Tuh, semuanya mendukung mu, singa betina...hehehe...." Celoteh Jaka yang meledek ke Intan.
"Kalau aku singa betina lalu kamu singa jantan nya dong....hahaha.." Sahut Intan sembari tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha.." Jaka pun ikut tertawa terbahak-bahak.
"Kembali bekerja, semangat..!!" Ucap Jaka kepada rekan-rekan kerjanya.
Mereka pun segera melanjutkan pekerjaannya masing-masing, Intan menuju ke dapur untuk mengambil air minum, Jaka mengikuti langkah Intan dari belakang.
"Mas mau minum gak? mau aku buatin kopi..?" Tanya Intan kepada Jaka.
"Ya sayang, buatin mas kopi" sahut Jaka sambil tersenyum melirik ke arah Intan.
__ADS_1
Mereka berdua lalu istirahat sebentar diruang tersebut sambil menikmati cemilan yang sudah ada di cafe.