Penjual Es Mencari Cinta

Penjual Es Mencari Cinta
*38* Kedatangan om Bagas


__ADS_3

Jaka dan Intan melanjutkan makannya sambil bercanda ria, saling berbagi, saling suap menyuapi, romantisnya pengantin baru


"Mas nanti ke supermarket gih, beli keperluan sehari-hari, karena stoknya sudah hampir habis" sambil tersenyum kepada suaminya


"Iya sayang, nanti selesai makan gih" Jaka lalu mengelus punggung milik istrinya.


Selesai mereka makan dan membereskan, lalu sepasangan suami istri itu bergegas menuju ke mobilnya


"Ayo jalan mas" ucap Intan yang manja kepada suaminya


"oke" Jaka melajukan mobilnya menembus jalanan yang lumayan ramai


Selang beberapa menit kemudian mereka berdua akhirnya sampai di supermarket, lalu mereka turun dari mobil dan menuju masuk


Jaka membawa troli sambil mengikuti langkah Intan yang sedang mencari bahan-bahan makanan


"Nanti masak opor ayam ya mas, kamu suka?" Intan bertanya kepada Jaka sambil terus memilih bahannya


"Suka dong sayang, ayo taruh di sini" balas Jaka yang suka dengan opor ayam


"Oke mas" lalu Intan menaruh bahan-bahan tersebut kedalam keranjang troli

__ADS_1


"Minyak sayur jangan lupa, katanya sudah tinggal sedikit" Jaka mengingatkan kepada istrinya


"Oh iya mas, hampir kelupaan, makasih sudah mengingatkan" Intan lalu tersenyum bahagia kepada suaminya


Jaka terus mengikuti langkah istrinya yang sedang berjalan mencari bahan-bahan yang belum ketemu, setelah semuanya selesai lalu mereka berdua menuju ke tempat kasir untuk membayar belanjaan-nya.


Jaka memasukkan barang belanjaan nya ke dalam mobilnya lalu Intan membantunya, setelah semuanya sudah dimasukkan ke dalam mobilnya lalu mereka berdua masuk ke mobil


Jaka menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, didalam mobil, mereka saling pandang dan canda tawa bersama


Dilain tempat, Meli baru saja bangun tidur karena merasa kelelahan sehabis bekerja


"Perutku lapar, mau bikin apa yah" sambil menahan perutnya Meli berfikir untuk membuat mie rebus, lalu menyiapkan mie dan telor


Setelah selesai membuat mie rebus pake telor, lalu Meli menyantap makanan tersebut


"duwit, duwit, duwit" dering ponsel milik Meli berbunyi, lalu mengangkat panggilan tersebut


("Halo om, ada apa?") Meli bertanya kepada om Bagas


("Maaf Mel mengganggu, ini om sudah ada di kota, kamu bisa jemput om gak?") jawab om Bagas di sebrang telpon

__ADS_1


("oh bisa om, serlok alamatnya nanti aku jemput") Meli meminta om Bagas untuk mengirimkan alamat


Setelah om Bagas mengirim alamatnya lalu Meli bergegas masuk ke mobil dan melesat jauh menuju alamat yang diberikan oleh om Bagas


Om Bagas adalah saudara sepupu dari Ayahnya Meli yang tinggal di desa, sesampainya Meli di tempat om Bagas yang sedang menunggu, lalu Meli menyuruh om Bagas untuk masuk ke dalam mobilnya


"Ayo om masuk" Meli membuka pintu untuk om Bagas


Setelah om Bagas masuk lalu Meli menjalankan mobilnya menuju ke apartemennya, sesampainya di apartemen, Meli menyuruh om Bagas untuk masuk


"Ayo om masuk, ini apartemenku" Meli menggandeng tangan Om Bagas untuk masuk


"Gede banget rumah ini Mel" ucap om Bagas sambil melihat kanan dan kiri


"apartemen om bukan rumah" ucap Meli kepada om Bagas


"Iya apartemennya gede banget" ucap om Bagas yang baru melihat bangunan apartemen


"Ini kamar om, ayo masuk" Meli menunjukkan kamar yang akan di tempati oleh om Bagas


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2