Penjual Es Mencari Cinta

Penjual Es Mencari Cinta
Bab #25 (Makan siang)


__ADS_3

Pagi hari suara alarm jam membangunkan Meli yang tertidur pulas, perlahan matanya dibuka dan dilihatnya jam menunjukkan pukul setengah tujuh, Meli bergegas menuju ke kamar mandi "hari pertama gue masuk kerja, gak boleh terlambat" gumam Meli sambil berjalan menuju kamar mandi.


Setelah sarapan hanya dengan sepotong roti dan segelas susu, Meli melangkah dan menyambar kunci mobil "nut..nut" pintu mobilnya terbuka lalu Meli masuk dan menjalankannya menuju ke kantornya.


Akhirnya sampai juga, lalu Meli masuk menuju ruangan yang akan menjadi tempat untuk bekerja, Meli menyapa dan memperkenalkan dirinya kepada teman seniornya yang sudah lama bekerja di situ.


"Mel ini berkas yang harus lu pelajari" sapa Nana teman seniornya menyuruh untuk mempelajari berkas yang harus Meli kerjakan


"Makasih Bu Nana, secepatnya saya akan pelajari berkas ini" ucapa Meli yang sopan terhadap seniornya


"Gak usah kaku dan formal gitu Mel, kita kan seumuran, panggil saja aku Nana" celoteh Nana menyuruh Meli memanggilnya dengan namanya saja


"Oke, makasih Nan.." jawab Meli dan tersenyum kepada Nana


"Kalau gitu gue keluar dulu, selamat bergabung, semangat oke" Nana lalu keluar dari ruangannya Meli menuju ke ruangan dirinya sendiri.


Meli mulai mempelajari berkas tersebut dan membuka laptopnya "gue harus cepat mempelajari berkas ini" gumam Meli dengan lirih, dengan semangat Meli bekerja dibantu dengan laptopnya.


"Mel antar berkas ini ke bapak manager" Nana menyuruh Meli untuk mengantarkan berkas yang diminta oleh manager


"Oke, aku kesana dulu" ucap Meli dan mengambil berkas yang akan dibawa ke ruangan manager, lalu Meli melangkahkan kakinya dan meninggalkan Nana


Sesampainya di depan pintu pak manager "tok..tok..tok.." Meli mengetok pintu tersebut


"Masuk" suara pak manager dari dalam, lalu Meli membuka pintu dan masuk kedalam


"Ini Pak berkas yang bapak minta" Meli menyodorkan berkas tersebut kepada pak manager, lalu pak manager mendongakkan kepalanya sambil menerima berkas tersebut


"Rupanya lu" ucap Doni yang kaget, melihat wajah wanita yang kemarin ditabraknya


"Ya pak ini saya" ucap Meli yang masih formal karena berada di kantor


Lalu Doni berjalan sambil menyeret tangan Meli menuju ke sofa yang ada di dalam ruangannya


"Ih apa'an sih lu, main tarik gue aja" ucap Meli yang kaget karena tangannya di tarik oleh Doni


"Duduk dulu sebentar" lalu Doni mendudukkan Meli ke sofa "mau minum apa?" Tanya Doni yang masih memegang tangan Meli

__ADS_1


"Gak usah!" Ucap Meli yang masih jengkel kepada Doni


"Oke gue minta maaf sama lu, nama lu siapa?" Akhirnya Doni mengalah dan menanyakan nama kepada Meli, karena kemarin belum menyebutkan namanya


"Meli" jawab Meli singkat, " aku Doni" mereka pun bersalaman untuk memperkenalkan dirinya masing-masing


"Kalau gak ada perlu yang lain, gue keluar dulu" ucap Meli dan hendak beranjak dari duduknya tapi ditahan oleh Doni


"Eits bentar dulu, nanti makan siang bersama oke, sebagai permintaan maaf karena kejadian yang kemarin" ucap Doni dan mengajak makan siang bersama


"Oke, nanti siang lu samperin diruangan gue" lalu Meli keluar meninggalkan ruangannya Doni dan berjalan menuju ke tempat kerjanya.


Doni melanjutkan pekerjaannya sambil tersenyum sendiri karena merasa senang karena sudah berkenalan dengan Meli, tak sabar menunggu jam makan siang biar bisa menemui Meli diruangannya.


Sementara itu Intan sedang mempersiapkan pesanan untuk pelanggan, setelah siap lalu Intan bergegas mengantar pesanan kemeja pelanggan


"Ini pesanan anda silahkan dinikmati" ucap Intan kepada pelanggan yang memesan es, lalu Intan kembali


"Tunggu!!" Ucap pemuda yang memesan es, lalu Intan pun menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah orang itu


"Ada yang bisa saya bantu? Tanya Intan kepada pemuda tersebut


"Boleh, namaku Turkiyem nama kamu siapa?" Intan menyebutkan nama samaran agar pemuda itu tak mengharapkan hubungan berlanjut, pemuda itu lalu menggaruk kepalanya yang gak gatal sambil berfikir


"Gak jadi deh" lalu pemuda itu hanya cemberut dan duduk kembali


Intan berjalan meninggalkan pemuda itu "hahaha emang enak aku kerjain" gumam Intan dalam hatinya, hanya sebuah nama saja pemuda itu merasa minder kalau punya pacar dengan nama yang sudah jadul..hahah.


"Kamu kenapa, kok senyum-senyum sendiri?" Tanya Jaka yang melihat Intan berjalan sambil senyum-senyum


"Abis ngerjain cowok playboy" jawab Intan dan mendekati Jaka yang sedang duduk


"Cowok yang mana?" Jaka menanyakan kembali kepada Intan


"Tuh yang diujung" Intan menjawab sambil menunjukkan pemuda yang ingin berkenalan dengannya


"Awas yah kalau kamu selingkuh" ucap Jaka sambil menjawil hidungnya Intan

__ADS_1


"Auwh cakit mas" Intan pura-pura kesakitan sambil manja kepada Jaka


"Maaf.. maaf, mana yang sakit?" Jaka pura-pura perhatian padahal yang membuat hidung Intan sakit adalah dirinya.


"Woi kalau mau mesra-mesraan jangan disini!" Celetuk salah satu karyawan yang melihat Intan dan Jaka


Jaka dan Intan pun menoleh kearah karyawan itu "iri bilang bos wkwkwk" ucap Jaka kepada karyawan tersebut.


Dilain tempat Doni masih setia dengan laptopnya dan melihat ke jam tangannya "sebentar lagi jam istirahat" gumam Doni yang semangat ingin mengajak Meli untuk makan siang bersama.


Diruangan lain, Meli sedang mengerjakan tugas yang hampir selesai "akhirnya tinggal sedikit lagi selesai" gumam Meli sambil mengetik di keyboardnya


"Tok..tok..tok" suara ketokan pintu "masuk" ucap Meli menyuruh orang yang berada diluar pintu untuk masuk


"Ayo makan siang Mel?" Doni mengajak Meli untuk makan siang


"Ya tunggu sebentar" sahut Meli dan menyelesaikan pekerjaannya


Setelah pekerjaan Meli selesai lalu mereka berdua berjalan menuju restoran yang dekat dari tempat kerjanya, lalu Doni memesan makanan untuk mereka berdua, sambil menunggu pesanan datang mereka mengobrol dengan santai, Doni minta no hp kepada Meli, setelah menyimpan no hp lalu pesanan mereka datang


"Silahkan dinikmati" ucap pelayan itu sambil tersenyum


"Makasih" sahut Meli kepada pelayan tersebut


Mereka berdua langsung menyantap makanan yang sudah dipesan "kamu suka makanannya? Tanya Doni kepada Meli sambil menyiapkan makanan kemulutnya


"Suka, enak masakannya, setiap hari kamu makan disini?" Jawab Meli dan bertanya kepada Doni


"Ya ini restoran langganan favorit aku" ucap Doni yang menjawab pertanyaan dari Meli, menurut Doni, masakan di restoran ini enak dan juga sudah terkenal dikalangan masyarakat


"Ntar malam jalan yuk?" Doni mengajak Meli


"Emang mau kemana Don?" Tanya Meli yang ingin tahu mau diajak kemana nanti malam


"Nongkrong di cafe atau jalan-jalan" jawab Doni yang akan mengajak Meli jalan-jalan


"Mmm gimana yah, nanti kalau gue gak ada acara atau ingin keluar gue telfon gimana? Ucap Meli sambil berfikir untuk nanti malam

__ADS_1


"Oke, cepat telfon kalau kamu mau" akhirnya Doni mengalah untuk menunggu keputusan dari Meli, apakah dia mau atau gak, mereka berdua melanjutkan makannya sampai habis


__ADS_2