Perang Dan Cinta

Perang Dan Cinta
Rizal Sang Pemimpin Dan Raja Puisi


__ADS_3

Pada suatu hari di Jakarta hiduplah seorang pemimpin gangster bernama Rizal. Tidak kebanyakan seorang pemimpin yang seenaknya mengatur anggotanya, Rizal dikenal sebagai pemimpin yang baik hati dan dermawan. tapi kehidupannya tidak berlaku kepada keluarganya, Rizal lahir dari 3 bersaudara yaitu kakaknya bernama Yuda dan adiknya bernama Lisa. Ibu dan ayah Rizal bercerai ketika ia berusia 12 tahun, hal itu yang membuat hati Rizal menjadi pemarah saat berkumpul dengan keluarganya.


Rizal lebih banyak meluangkan waktu bersama teman temannya yaitu Budi dan Imam, hal itu membuat hati Rizal menjadi lebih tenang dan merasa nyaman jika berkumpul dengan mereka. Mereka ber- 3 sepakat untuk membuat sebuah gang yang nantinya akan membawa perubahan di sekitar mereka. Bernama Gang Orb, Rizal yang menjadi ketua, Budi dan Imam. yang akan mendampingi Rizal.


Hari demi hari nama gang mereka semakin besar, begitu juga dengan anggotanya yang diperkirakan sekitar 150 orang. Hal itu membuat para polisi bergerak untuk menangkap Rizal dan yang lain.


Suatu malam pertempuran antar gang-gang besar terjadi di Jakarta, gang Orb yang dipimpin oleh Rizal berhasil memenangkan pertempuran, tetapi tak lama kemudian polisi pun datang untuk membubarkan keramaian, Rizal dan yang lain pun langsung tancap gas untuk pergi ke tempat yang aman. Saat dikejar oleh polisi bukannya panik Rizal malah terlihat senang karena dapat melampiaskan kemarahannya yang selama ini ia pendam pada malam itu.


Rizal yang waktu itu berusia 17 tahun, harus melakukan tugasnya yaitu menjadi seorang pelajar. Rizal sekolah bersama Budi dan Imam, mereka sekolah di SMA Cahaya Negeri. Tidak hanya ditakutin di jalan Rizal juga ditakuti di sekolahnya. Rizal tidak kenal rasa takut, jika ada orang yang mengganggu kehidupannya orang itu akan merasakan akibatnya.


Karena ketenaran Rizal Banyak sekali perempuan yang menyukai Dia,tetapi Rizal tidak memperdulikannya, karena ia merasa tidak ada satu pun perempuan yang dapat menyentuh hatinya.


Selain hebat dalam perkelahian Rizal juga dikenal sebagai Raja Puisi di sekolahnya. karena kalau Soal puisi dia adalah pawangnya. Hal itu juga yang membuat hati para wanita tertarik padanya.


Perbincangan di kelas.


" Rizal, liat Mila kayaknya dia juga suka sama kamu " Suara Budi sambil tersenyum.


" Tau Rizal kenapa tidak pacaran aja sama dia, Mila kan anak orang kaya, cantik lalu idaman para cowo kenapa tidak kamu deketin aja dulu " sahut Imam.


" Dia bukan tipe aku " Jawab Rizal.


" Emang tipe kamu seperti apa sih ? " , Budi.


" Aku tidak butuh yang cantik apalagi kaya, aku hanya butuh yang baik dan perhatian " , Rizal.


" Ya ampun Jal, orang kayak Mila mah pasti baik " Jawab Imam


" Belum tentu juga mam " Budi.


tak lama kemudian ada seorang perempuan datang menghampiri Budi.


" Ini makanannya " , seorang perempuan yang bernama Raisa.


" Makasih ya " Jawab Budi.


" Kamu pacaran sama Raisa ? " Tanya Imam dengan kaget kepada Budi.


" Iya emang kenapa " Jawab Budi


" Ya ampun jadi cuman Aku sama Rizal aja dong yang jomblo " , Imam dengan wajah yang lemas.


" Lagian ada cewe yang suka sama kamu bukannya di terima aja " , Budi


" Dia kan bukan tipe aku " Jawab Imam sambil sedih.


" Eh ini kan tahun ajaran baru pasti ada siswa yang masuk sekolah kita dong ? " , Imam yang tiba-tiba senang.


" Kalau dikelas aku sih katanya ada " , Jawab Budi.


" Cewe apa cowo ? " Tanya Imam.


" Kayaknya si cewe " , Budi.


" Lumayan tuh " , Sahut Imam dengan wajah senang.


" Eh, di aja belum tentu mau sama kamu Imam " , jawab Budi (Bercanda)


" Ya ampun Budi, bukannya di bantu temenmu mau deketin cewe malah seperti itu. " Jawab Imam dengan wajah sedih.

__ADS_1


" Iya, iya aku bantuin santai aja " Sahut Budi.


" Rizal ini juga kesempatan buat kamu juga, kali aja dia termasuk tipe kamukan " , Budi


" Ya ampun Budi, aku tidak terlalu mementingkan Soal cewe, lagian masih ada imamkan " Jawab Rizal.


" Rizal kalo cewe itu tipe kau, aku gak masalah kok asal kita ini tetep bisa bahagia, ya gak ? " Sahut Imam.


" Iya dah Imam " Budi sambil tersenyum begitu juga Rizal.


" Kita liat besok aja " , Budi.


Keesokan harinya di sekolah.


" Krriiiinggggggg................ " bel sekolah berbunyi.


guru berjalan dikoridor sekolah.


seorang perempuan masuk bersebelahan dengan guru.


" Anak-anak perkenalkan murid baru dikelas ini, silakan perkenalkan diri " , Guru.


" Perkenalkan nama saya Ica Dirahayunaharati, biasa dipanggil Ica " perkenalan murid baru.


" Baiklah, silakan duduk " Sahut guru yang akan memulai pembelajaran.


Singkat cerita di jam istirahat.


Rizal, Budi, dan Imam sedang duduk dan menunggu pesanan makanan.


" Gimana cewenya Budi, cantik tidak ? " tanya Imam.


" Kayaknya dia lebih cocok sama kamu deh Rizal " suara Budi yang sedang berbicara dengan Rizal .


" Yaudah mending kamu deketin aja dulu itu cewe, namanya siapa ? " Tanya Imam.


" Dipanggilnya Ica , lebih baik kamu lihat aja mukanya siapa tau tipe kamukan, mending kamu langsung deketin dari pada nanti di ambil orang lain " Saran Budi.


" Kan kemarin aku sudah bilang aku gak butuh cewe yang cantik " Rizal sambil menulis puisi.


" Rizal dengerin aku ya mending kamu ketemu dulu sama dia lalu ajak jalan-jalan gitu. " , Budi.


" Tau Rizal, kamukan raja puisi paling dibacain puisi dia langsung jatuh cinta " , Imam sambil tertawa.


" Yaudah, yaudah nanti aku ketemu sama dia " Jawab Rizal dengan terpaksa.


" Nah gitu dong " jawab Budi dan Imam yang sedang tersenyum.


Jam sekolah pun sudah selesai, para siswa berjalan ke luar sekolah.


" breemmm..... ". suara motor.


" Ica ya ? " Tanya Rizal.


" Kok tau nama aku ? " Tanya Ica dengan heran.


" Iya saya tukang ojek online " Jawab Rizal (bercanda).


" Perasaan aku gak pesan ojek online " Ica dengan heran.

__ADS_1


" Bercanda kok, namaku Rizal kelas 12 A, kamu pulang sendiri ? " Tanya Rizal.


" Kirain aku ojek beneran, iya nanti aku naik angkot " Jawab Ica.


" Mau aku anterin ? " Tanya Rizal kepada Ica.


" Tidak usah aku bisa sendiri " Jawab Ica .


Angkot yang mau dinaiki Ica pun datang.


" Aku duluan ya " Sahut Ica kepada Rizal.


Rizal merasa kecewa karena Ica tidak mau berboncengan dengannya, tapi karena satu tatapan tadi membuat hati Rizal menjadi terbuka untuk seorang perempuan pertama kalinya.


Karena angkot yang dinaiki Ica berjalan Rizal pun mengikutinya dari belakang. Ica yang merasa risih pun mengarahkan pandangannya kedepan.


Setelah sampai di tujuan, Ica pun turun dan bertemu dengan Rizal


" Kenapa kamu ikutin aku trus ? " tanya Ica dengan heran.


" Aku tidak mau kamu kenapa-napa makannya aku ngikutin kamu " Jawab Rizal.


Ica yang merasa aneh pada Rizal pun berjalan ke arah rumahnya. sesampainya di Rumah Ica terlihat oleh ibunya di jendela rumah.


" Jadi ini rumah kamu ? " tanya Rizal.


" Jadi kapan-kapan boleh aku kesini ? " , Rizal.


" Mau ngapain ? " tanya Ica dengan kaget.


" Mau ketemu orang tua kamu, mau minta restu " Jawab Rizal.


karena tersipu malu Ica pun membuka gerbang rumahnya.


" Ca,......" , Rizal.


" Boleh aku meminta nomor telpon mu ? " Tanya Rizal kepada Ica.


Ica pun memberikan nomor telponnya pada Rizal.Setelah itu Ica pun masuk kedalam Rumahnya.


" Ca........... !!! " Rizal yang memanggil Ica.


" Percayalah suatu hari nanti kamu akan berboncengan denganku " ,Rizal dengan sangat yakin.


Ica pun tersenyum dan langsung berjalan ke dalam rumahnya.


Ketika masuk ke dalam rumah........


" Itu siapa yang didepan, pacar kamu ya ?, masa baru sehari ke sekolah yang baru langsung dapet pacar " Tanya Ibunya Ica.


" Bukan Bu " Jawab Ica dengan lemas.


" Lalu itu siapa ? " , ibu Ica.


" Tidak tau orang aneh " Jawab Ica.


" Hati-hati nanti suka loh " Sahut Ibu sambil tersenyum.


Ica pun masuk kekamar dan rebahan dikasurnya dengan wajah tersenyum.

__ADS_1


..........


__ADS_2