
Semua orang terkejut termasuk Maichel, dia diam sejenak. Karena lengah Roy pun memukul Maichel, Maichel mundur ke belakang.
Setelah itu dia menatap Roy dan membalas pukulannya.
Disisi lain Ica sudah sampai di tempat yang pertarungan.
" Kita ngapain ke sini ? " tanya Aldo kebingungan.
" Aku ada urusan kamu tetap di mobil ya " jawab Ica.
Setelah itu Ica keluar dari mobil Aldo. Aldo kebingungan ia penasaran ada apa dengan Ica.
Ica menemukan banyak motor yang terparkir sembarangan, ia yakin bahwa ini adalah tempatnya. Ia kemudian bergegas untuk mencari Rizal.
Karena Rizal kecapean ia menundukkan kepalannya, tiba-tiba seseorang anggota gang MM1 memukul Rizal dan Rizal pun mundur.
Orang itu terkejut karena Rizal tidak membalas pukulannya, ia berfikir bisa mengalahkan Rizal. lalu ia mengangkat tangannya untuk memukul Rizal, tapi dengan waktu yang tepat Budi datang dan menendang orang itu hingga terjatuh.
Budi lalu menolong Rizal dan membawanya ke belakang, tiba-tiba mereka bertemu dengan Ica yang panik.
Rizal pun mengangkat kepalannya untuk melihat Ica, tetapi tak lama kemudian dia pingsan. Ica lalu menghampiri mereka berdua dan membawa Rizal ke rumah sakit.
Disisi lain dengan pukulan terakhir Maichel berhasil menumbangkan Roy. Roy pun terkapar dengan penuh luka dan berdarah.
Maichel melihat Rizal pergi, ia lalu menghampirinya. Tetapi dengan waktu yang tepat polisi datang.
Terpaksa Maichel harus pergi begitu juga dengan Lucas. Imam dan Ake harus menggotong Roy yang terkapar dan membawanya.
Semua anggota gang MM1 yang terkapar ditinggalkan, sedangkan anggota gang Orb yang masih bisa berdiri di tolong anggota yang lain.
Ica membawa Rizal ke dalam mobil Aldo. Aldo yang kebingungan bertanya kepada Ica tetapi Ica tidak menjawabnya. ia menyuruh Aldo untuk pergi ke rumah sakit.
Karena terpaksa Aldo pun menurutinya.
Begitu juga dengan Roy. Ake dan imam membawanya ke rumah sakit yang sama dengan Rizal.
Polisi menangkap beberapa anggota gang disana. sisanya pergi melarikan diri.
Sampai di rumah sakit.
Roy harus di rawat dirumah sakit karena lukanya yang lumayan parah. Sedangkan Rizal harus beristirahat terlebih dahulu.
Ica menemani Rizal sambil memegang tangannya. Tak lama kemudian Rizal sadar dan Ica pun senang.
" Aku senang akhirnya aku bisa ketemu kamu lagi " Sahut Rizal dengan nada kecil.
" Aku juga........ " jawab Ica
" ...........aku minta maaf, aku melanggar janji aku kepada kamu. "
" Itu tidak penting sekarang kamu harus istirahat terlebih dahulu. " Sahut Ica.
Kemudian Aldo masuk ke dalam ruangan, ia ingin bertemu dan mengobrol dengan Ica.
" Kenapa kamu tadi tidak ngomong sama aku dulu " Sahut Aldo dengan marah.
" Maaf, tadi aku gak sempat kasih tau kamu " Jawab Ica.
__ADS_1
Kemudian Rizal meminta ica untuk bicara berdua dengan Aldo.
Ica pun keluar sejenak untuk menelpon.
" Lu mau ngomong apa ? " tanya Aldo.
" Gimana kalau gw sama Ica gak berhubungan lagi........ lu mau jagain dia ? " tanya Rizal kembali.
" Apa maksud lu ? " Aldo dengan kebingungan.
" Gw akan ceritain semuanya ke ayahnya Ica, jadi kalau gw tidak boleh berhubungan lagi dengan Ica, lu mau jagain dia ? " Rizal.
Aldo lalu terdiam.
" kenapa ?, lu udah gak sayang lagi sama Ica ? " tanya Aldo.
" Gw gak mau liat Ica sedih terus, gw juga gak yakin kalau bisa bahagiain dia, jadi lu mau ? " Jawab Rizal.
" Gw mau, cuman Ica masih sayang sama lu apa gak papa ? " Aldo kebingungan.
Kemudian Ica masuk ke ruangan, terpaksa pembicaraan mereka selesai. Aldo pun memutuskan untuk pergi meninggalkan mereka berdua.
Tak lama kemudian Budi dan imam datang menjenguk Rizal.
Mereka memberitahukan keadaan Roy kepada Rizal, Rizal pun terdiam sejenak.
" Gw gak menyangka ternyata Aldi gabung sama gang MM1 " Sahut Imam.
" Jadi kejadian gang motor di sekolah itu gara-gara Aldi ? " tanya Ica.
Kemudian dokter datang, Rizal diizinkan pulang tetapi harus istirahat dan lukanya harus sering dibersihkan.
Rizal pun bersiap dan pergi, Ica tetap menemani Rizal pulang kerumahnya.
Sampai di rumah Rizal.
Bunda Rizal yang melihat Rizal terluka lalu menanyakannya.
" Kamu kenapa ? " tanya bundanya Rizal
" Itu tadi Bun, Rizal dipukulin sama orang lain " Jawab Ica (berbohong).
" Oh....... lain kali kamu harus hati-hati dong, gimana nanti jagain Ica kalau kamu begitu terus........ "
Ica pun tersenyum kecil.
" Yaudah kalau begitu bunda ambil kotak obat dulu " bunda Rizal dan pergi.
Selesai mengambil kotak obat bunda langsung memberikannya kepada Ica, lalu bunda pergi ke luar.
Ica pun membersihkan perban luka Rizal.
" Ca aku mau ngomong sama kamu " sahut Rizal.
" Ngomong apa ? " tanya Ica sambil membersihkan luka Rizal.
" Nanti aku....... mau ketemu sama ayah kamu.....mau menceritakan semuanya " jawab Rizal.
__ADS_1
" Maksud kamu ? " tanya Ica dengan kebingungan.
" Aku akan katakan ke ayah kamu kalau aku ketua gangster " jawab Rizal.
" Kenapa, kamu kan sudah mau keluar dari gang Orb ? " tanya Ica.
" Iya, cuman aku ingin bilang aja ke ayah kamu, nanti kalau Aldo yang bilang nanti jadi ribet urusannya " Jawab Rizal dengan tersenyum.
" Kamu sendiri tau kan ayah aku tidak suka sama gangster, kalau kamu bilang begitu nanti hubungan kita tidak direstuin lagi dong...... "
" Aku tau Ca, aku udah siap terima akibatnya " Rizal.
" Bagaimana dengan aku, aku belum siap ? "
" Ca, kalau misalkan ayah kamu gak setujui lagu hubungan kita, itu adalah pilihan terbaik yang dia punya Ca, orang tua gak mau masa depan anaknya buruk. "
" Kalau aku tetap melanjutkan hubungan kita, akunya yang gak bisa "
" Kamu udah gak sayang lagi sama aku ? " tanya Ica.
" Bukan begitu, aku hanya ingin kamu bahagia...... " jawab Rizal.
" Aku bahagia sama kamu " Ica.
" Tapi orang tua kamu tidak.... " Rizal
" Mereka tau kalau aku bukan pilihan terbaik untuk kamu, banyak laki-laki yang lebih baik diluar sana " Sahut Rizal.
" Tapi enggak ada yang seperti kamu...... " Ica.
" Memang tidak ada, tapi ada yang lebih baik dari aku kan..... " sahut Rizal
" Aku tau kamu sakit hati aku juga begitu, tapi aku enggak bisa seperti ini terus Ca, aku gak mau ada rahasia di hubungan kita, mau itu untuk ibu kamu atau ayah kamu "
Rizal lalu memegang tangan Ica.
" Jujur sebenarnya aku gak mau kamu pergi ke Korea, tapi karena itu impian kamu aku akan dukung kamu, kamu juga begitu...... "
" Ayah kamu nanti gak setuju sama aku, kamu harus bisa menerimannya " Sahut Rizal.
" Kenapa kamu mau hubungan kita berakhir ? " tanya Ica sambil menangis dan berdiri.
Rizal pun ikut berdiri dan mengusap air mata yang ada di wajah Ica.
" Karena aku gak mau kamu terus menangis, kamu sudah banyak menangis untuk aku, kamu gak bisa menerimannya " Jawab Rizal.
Mendengar hal itu Ica langsung memeluk Rizal
" Maaf selama ini selalu membuat kamu menangis " Rizal.
Ica pun terus menangis sambil memeluk Rizal.
Di perjalanan pulang ke rumah Ica, Ica terus memeluk Rizal di atas motornya.
Walaupun sudah sampai di rumah Ica, Ica tetap tidak melepas pelukannya, Rizal membiarkan Ica memeluknya karena ini akan menjadi perpisahan terakhir untuknya.
Setelah itu mereka berdua masuk, Rizal langsung berbicara dengan ayahnya Ica di halaman depan rumahnya, sedangkan Ica masuk ke kamarnya dan berbaring lemas sambil meneteskan air mata.........
__ADS_1