
Setelah berbaring dikamar, kemudian Ada seseorang yang mengetuk pintu rumah Ica.
Orang itu adalah ayah Ica.
" Ca,......... didepan udah ada anak teman ayah......, yang tadi ayah bilang di mobil. " Sahut ayah memanggil nama Ica.
" dia datang dari Tanggerang loh..... cuman buat ngajarin kamu sama Dinda, ayo kedepan. "
Ica lalu bangun dari tempat tidurnya dan menuju ruang tamu.
" Nah Aldo ini anak bapak, namanya Ica. " Ayah Ica memperkenalkan Ica kepada Aldo anak temannya.
" Halo, saya Aldo. "
" Ica "
Ketika Aldo memegang tangan Ica, Aldo langsung jatuh cinta pada Ica.
" yaudah kalian ngobrol-ngobrol aja dulu " Ayah Ica pun pergi.
" Kamu SMA kelas berapa ? " Tanya Aldo.
" 12 " Jawab Ica dengan muka jutek.
" Sekolah dimana ? " Tanya Aldo sekali lagi.
" Emang penting ya aku sekolah dimana ? " Tanya kembali Ica dengan nada sedikit tinggi.
" Yah enggak aku cuman pengen tau aja tentang kamu " Jawab Aldo.
" Ngomong-ngomong ambil jurusan apa ? " Tanya Aldo basa-basi.
" IPA " jawab Ica.
" kok jutek gitu sih mukanya,..... ? " Tanya Aldo kebingungan.
Karena melihat Ica yang seperti marah Aldo merasa tidak nyaman.
Tak lama kemudian ayah Ica datang.
" Om, mohon maaf saya pulang dulu ya om " Sahut Aldo meminta ijin kepada ayahnya Ica.
" Loh,.... kenapa kok pulang ? " tanya ayah Ica.
" kamu gak mau makan dulu ? "
" Gak usah om nanti makan di luar aja "
" Kayaknya hari ini Ica sedang tidak mood untuk belajar, jadi saya ngajarnya besok aja " jawab Aldo.
" yah sudah kalau begitu, kamu hati-hati dijalan ya "
Aldo pun langsung pergi ke rumahnya.
" Ca kamu kenapa sih ? " tanya ayah Ica.
" kasian kan Aldo nya pulang, rumah dia kan jauh loh Ca "
" lagian ayah nyuruh aku les segala, aku juga bisa belajar sendiri " Jawab Ica.
" kan les itu untuk mempermudah kamu belajar ca, lagian Aldo itu pintar kuliahnya diluar negeri pasti nilai kamu nanti bisa bagus "
Kemudian Ibunya Ica datang .
" Sudah, sudah ayo makan, makanannya sudah disiapin " Ibu Ica yang mengalihkan pembicaraan.
Mereka semua pun makan malam.
Setelah makan malam Ica langsung menuju kamarnya untuk belajar.
Tak lama kemudian handphone nya berdering,
Ica lalu mengangkatnya.
" Hallo "
" Hallo, apakah ini Ica Dirahayunaharati ? " Tanya seseorang di telpon itu.
" Iya saya sendiri, ada apa ya ? "
" Ini saya mau ngasih makanan didepan "
" Makanan, makanan apa ya ? "
Tak lama kemudian ada seseorang yang mengetuk pintu. Ica lalu berjalan ke arah pintu untuk membukanya.
Ternyata itu adalah tukang ojek online yang mengantar makanan kesukaan Ica yaitu cilok.
" Permisi dengan Ica Dirahayunaharati ? " Tanya Tukang ojek online itu.
" Iya....... ada apa ya ? " Tanya Ica kembali.
" Saya mau ngirim pesanan makanan " Jawab Tukang ojek online itu.
__ADS_1
" Makanan, perasaan saya. gak pesan makanan " Ica dalam hati.
Ica lalu menerima pesanan itu lalu tukang ojek online itu langsung pergi.
Setelah itu ada telpon di handphone nya Ica.
" Halo siapa ini ? "
" Udah terima pesanannya ? " Tanya seseorang di telpon.
" Ini siapa ? " Tanya Ica kebingungan.
" Masa dari suaranya gak tau ? " Tanya kembali.
" Ini siapa ya ? " Ica dengan nada agak tinggi (kesal).
" Jangan marah-marah dong my princess "
Ica lalu terdiam sejenak lalu tersenyum.
" Ini Rizal ya........ ? " Tanya Ica dengan semangat.
" Itu tau...... " orang di telpon itu adalah Rizal.
" Ih..... kamu buat aku panik aja "
" Kok panik.......... " Rizal.
" Jadi yang ngirim cilok ini kamu ? " Tanya Ica.
" Bisa jadi,....... "
" Kok bisa jadi ? "
" kalau ku Jawab iya, nanti kamu langsung senang. "
" Emang kenapa kalau aku senang ? " Tanya Ica.
" Ya.... gak papa aku cuman ingin dengar suara kamu "
Ica yang mendengarnya sangat malu dan senang.
" Ngomong-ngomong ini cilok kantin sekolah tau " Sahut Rizal.
" Emangnya Kantin buka kalau malam hari ? " Tanya Ica.
" Enggak, cuman karena aku langganan jadi aku langsung dibuatin " jawab Rizal.
" Siapa ? " Tanya Ica sambil
" Namanya Pak Dadang.... " Jawab Rizal.
" Kalau yang jualan bakso namanya Pak Sulaiman. "
" kalau yang jualan batagor namanya Pak Juli "
Ica mendengar suara Rizal sambil memakan cilok nya.
" Trus yang jualan Mie ayam namanya Bu Endang "
" Trus yang bisa meluluhkan hatimu namanya Rizal "
" Kamu dong ? " Tanya Ica.
" Iya....... " Jawab Rizal.
" Rizal aku rindu " Sahut Ica.
" Tadi siang kita udah ketemu masa rindu ? " Tanya Rizal.
" Iya aku enggak tau, aku sangat rindu padamu "
" hehe.......... " Rizal tertawa kecil.
" Kenapa kamu ketawa, Kamu gak Rindu sama aku ? " Tanya Ica.
" Enggak " Jawab Rizal.
" Kenapa ? " Tanya Ica dengan heran.
" Aku gak bisa mengalahkan Rindu, karena rindu itu berat makannya aku gak mau ketemu sama dia " Jawab Rizal dengan yakin.
Ica tersenyum lebar.
" Katanya gangster kok sama Rindu aja takut " Ica meledek Rizal.
" Rindunya tentang kamu sih makannya aku takut. "
Rizal dan Ica tertawa.
Setelah makan Ica langsung ke tempat tidurnya untuk berbaring sambil mengobrol dengan Rizal lewat telepon.
" Udah dulu ya, besok kamu kesiangan lagi ke sekolah "
__ADS_1
" yaudah,....... "
" Selamat Tidur Ica....... " pesan terakhir Rizal untuk Ica pada malam itu .
Lalu Rizal menutup telepon nya begitu juga dengan Ica.
" Selamat Tidur juga Rizal " Jawab Ica dengan suara kecil sambil tersenyum.
Pagi sudah datang.
Ica bersiap untuk ke sekolah.
Diantar oleh Ayahnya.
Sampai ya disekolah Ica langsung ke kelas.
Sampai dikelas ia dikejutkan oleh teman-temannya.
" Selamat ulang tahun Ica " Seluruh isi kelas.
Ica pun tersenyum dan gembira.
Seluruh teman-teman Ica memberikan hadiah.
" Terima kasih ya semuanya. "
Tetapi sesudah itu Ica menunggu seseorang, yaitu Rizal. Ia pikir Rizal akan memberikan selamat ulang tahun di jam istirahat nanti.
" Ca ga kerasa ya lu udah satu bulan sekolah di sini " Sahut Putri.
" Iya Ca ga kerasa " Raisa.
" Iya, makasih ya Sa, Put udah kasih surprise ke gw. "
Tak lama kemudian Jam pelajaran dimulai.
Singkat waktu Jam bel berbunyi menandakan jam istirahat.
Ica langsung jalan ke kelas Rizal.
la melihat tidak ada Rizal di sana.
Lalu Ica bertanya kepada Imam.
" Mam, lu tau Rizal kemana ga ? " Tanya Ica kepada Imam
" Rizal, gak masuk Ca......... gak ada kabar " Jawab Imam.
" Gw ke kantin dulu ya. "
Imam pun pergi ke kantin meninggalkan Ica.
Ica sangat sedih karena Rizal tidak datang kesekolah untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya.
Ketika Ica mau pulang Ia di antar kembali oleh ayahnya.
Sampai di rumah ia terkejut ternyata ibu, Dinda dan ayahnya Ica memberikan kejutan,
Disana juga ada Aldo yang ingin mengajari Ica belajar. Aldo juga membawakan kado untuknya.
Ica sangat menghargainya tetapi ia tidak terlalu senang karena ia tidak mendapatkan ucapan dari Rizal.
Di malam hari Ketika Ica sudah selesai les.
Aldo makan bersama dengan Ica, Dinda, ibunya dan ayahnya. Aldo menceritakan pengalamannya selama di luar negeri.
Tak lama setelah itu terdengar suara telpon berdering di handphone Ica.
Ica lalu pergi ke depan rumahnya untuk mengangkat telponnya.
Betapa terkejutnya ternyata Telpon itu datang dari Rizal dan Rizal sengaja datang ke rumah Ica untuk bertemu dengannya.
" Kamu ngapain kesini ? " Tanya Ica.
" Aku mau ngucapin selamat ulang tahun ke kamu. " Jawab Rizal.
" Kenapa gak lewat telpon aja ? " Tanya Ica kembali.
" Biar kesannya berasa aja, tadi kan aku gak masuk sekolah jadi aku mau ngucapin langsung " Jawab Rizal.
Sambil memegang tangan Ica Rizal mengucapkan.............
" Ica ku tersayang, dengan ini aku mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 17 semoga kamu diberikan kesehatan, dan kekuatan, juga semoga hubungan kita bisa sampai di pernikahan nanti "
" Ammiiinnn....... "Jawab Ica dengan tersenyum.
mereka lalu berpelukan.
Pada tanggal 18 Juni 2018
Itu adalah ucapan selamat ulang tahun terindah bagi Ica, karena baru pertamakali dalam hidupnya seorang pangeran mengucapkan selamat kepada nya.
...............................
__ADS_1