Perang Dan Cinta

Perang Dan Cinta
Berakhir


__ADS_3

Sampai dirumah Ica lalu menelpon Rizal kembali, tetapi Rizal tetap tidak mengangkatnya.


Ica lalu ke kamarnya dan murung ia sangat kecewa karena Rizal melanggar janjinya.


Pada hari itu Ica murung saat berada dirumah.


Keesokan harinya ia bersiap untuk berangkat ke sekolah.


Sampai disekolah ia langsung mencari Rizal, Rizal saat itu berada di kantin belakang, lalu Ica menghampirinya.


Ica bertemu Rizal dan memanggilnya.............


" Ada apa Ca ? " Tanya Rizal.


" Kamu kemana kemarin ? " Tanya Ica kembali dengan nada yang sedikit tinggi.


" Gak kemana-mana. " Jawab Rizal sambil tersenyum.


" Gak usah bohong deh....... kemarin kamu sama anggota gang kamu rame-rame kemana ? " Tanya Ica sekali lagi.


" Aku gak ngerti maksud kamu ca....... " Rizal pura-pura kebingungan.


" Gak usah pura-pura bodoh deh...... aku liat dijalan kamu sama gang kamu rame-rame jalan " Sahut Ica dengan marah.


" Kemarin aku sama teman-teman pergi ca " jawab Rizal.


" Pergi kemana ? " Tanya Ica.


Rizal pun terdiam sejenak.


" Pergi kemana ? " Tanya Ica dengan nada tinggi.


" Ada ..... " Jawab Ica.


" Ya ' ada ' itu kemana ? " Tanya Ica.


Rizal lalu terdiam.


" Gak usah cari alasan lagi deh..... kamu pasti berantem kan.......... ? " Tanya Ica sekali lagi.


" Kamu melanggar janji yang kamu sendiri bilang ke aku......... "


" Kenapa kamu gak bisa ngertiin sih perasaan aku. Aku itu cemas tau gak ......... " Ica sedang marah.


" Aku takut kamu kenapa-napa itulah yang membuat aku ngelarang kamu buat berantem, walaupun kamu anggota gang tetapi bisa diselesaikan dengan cara baik-baik kan ? " Ica menasehati Rizal.


" Aku minta maaf Ca " Rizal.


" Maaf aku gak bisa........ " Ica.


" Maksud kamu ' gak bisa ' ? " tanya Rizal, dengan terkejut.


" Kamu sudah berulang kali minta maaf tapi kamu tetap seperti itu......... ternyata semua cowo sama aja " Ica marah kepada Rizal.


" Jadi kita udahan.......... ? " Tanya Rizal dengan lemah.


" Aku sebenarnya gak mau kita udahan, tapi ini demi kebaikan kamu....... aku maunya kamu fokus sekolah biar masa depan kamu baik " Jawab Ica sambil menangis.


" Aku mau perjalanan kita masih panjang...... " Ica.


" Kalau begitu gak usah udahan. " Rizal.


" Aku gak bisa " Sahut Ica terus menangis.


" Kenapa ? " Tanya Rizal.

__ADS_1


" Kamu pikir aja sendiri........ " Jawab Ica.


Ica lalu pergi ke kelasnya sambil menangis.


Raisa dan Putri yang melihat Ica menangis mencoba untuk menenangkannya.


Rizal merasa sangat menyesal, kenapa pada saat itu dia tidak bisa menahan diri.


Di dalam kelas Ica.


Ica masih menangis, Raisa dan Putri mencoba untuk menenangkannya.


" Udah Ca lu gak usah nangis lagi....... " Raisa mencoba menenangkan Ica.


" Iya ya...... Lagian masih banyak kok cowo lain yang lebih baik dari pada Rizal. " Putri.


" Emang resiko punya pacar gangster ya begitu ca, emang sudah nahan emosinya " Lanjut Putri.


" Tapi dia udah janji sama gw kalo dia gak bakal berantem lagi........ " Sahut Ica sambil menangis.


Rizal yang melihat Ica dari luar kelas merasa bersalah ia ingin minta maaf tapi tidak jadi karena Ica yang sudah terlanjur kecewa sama dia.


Saat jam istirahat Ica hanya diam dikelas.


Rizal yang berada dibelakang kantin hanya terdiam. saat Rizal ingin ke kamar mandi ia melihat Mila diganggu oleh teman-temannya Aldi.


Rizal lalu mendatanginya, untuk melindungi Mila. Karena saat itu Aldi tidak ada jadi teman-teman Aldi pergi.


" Makasih ya Rizal...... " Mila berterima kasih


Setelah itu Rizal pergi...... tapi Mila memanggilnya.


" Rizal.......... muka kamu kenapa ? " Tanya Mila yang melihat wajah Rizal seperti luka.


Luka itu Rizal dapatkan saat kemarin bertarung dengan Aldi dan melawan anggota gang MM1.


" Gak usah Mil...... " Jawab Rizal.


" Nanti bahaya.... bisa infeksi loh..... "


Mila lalu mengambil plester di kantongnya lalu menempelkannya di luka Rizal.


Saat itu Putri sedang ke kantin untuk membeli makanan buat Raisa dan Ica.


Putri tak sengaja melihat Mila yang sedang menempelkan plester di luka Rizal.


Saat kembali dari kantin Putri menceritakannya kepada Ica.


" Ca tadi gw liat di kantin Rizal sama Mila berduaan...... " Sahut Putri kepada Raisa dan Ica.


" Hah.... serius lu ? " tanya Raisa dengan kaget.


" Iya serius....... " Jawab Putri dengan serius.


Saat itu Hati Ica merasa sangat lemah. Ia sangat tidak berdaya untuk berbicara.


Raisa dan Putri mencoba untuk menenangkan nya.


Seusai pulang sekolah Raisa dan Putri berinisiatif ke rumah Ica untuk menemaninya.


Ica pun tidak keberatan begitu juga dengan ayahnya.


Mereka menaiki mobil ayahnya Rizal Raisa, Putri dan ayahnya Ica mengobrol didalam mobil kecuali Ica ia diam di sepanjang perjalanan.


Sampai dirumah ia langsung mengganti baju lalu bicara dengan Raisa dan Putri.

__ADS_1


" Udah Ca lu gak usah sedih lagi..... " Raisa.


" Iya ca........ Rizal aja udah punya pacar baru.... lu harusnya juga bisa move on dari dia..... " Sahut Putri.


" Put jangan begitu kali baru tadi siang dia diputusin Rizal masa segampang itu buat move on "


" Gw gak diputusin...... " Sahut Ica.


" Hah...... " Raisa dan Putri kaget.


" Gw yang mutusin dia........ " Jawab Ica.


" Lu yang mutusin dia, tapi lu kenapa sedih......... " Putri.


" Iya Ca Rizal aja bisa move on lu juga harus bisa move on......... " Raisa.


" Iya nanti gw usahain makasih ya....... " Ica.


Mereka pun berbicara bersama sampai di malam hari.


Ica dan keluarganya sedang makan malam....


" Kamu kenapa Ca ? " tanya ibunya Ica.


" Gak papa kok Bu " Jawab Ica.


" Gak papa kok murung gitu " ibunya Ica.


" Ayah, Bu nanti kita Kemalang cuman 2 hari ? " tanya Ica.


" Iya " Jawab ayahnya Ica.


" boleh gak kalo aku disana dulu..... ? " Tanya Ica sekali lagi.


" Loh emangnya kenapa ? " Tanya ayahnya Ica.


" Gak papa, aku cuman pengen lama aja disana soalnya kan suasana disana lebih baik dari pada di Jakarta ..... " Jawab Ica.


" Tapi ayah sama ibu gak bisa lama-lama soalnya Ayah ada urusan...... " Sahut ayahnya Ica.


" Yaudah aku sendiri aja....... " Ica.


" Kamu nanti nginap di hotel aja gpp ? " Tanya ibunya Ica.


" Iya gak papa " Jawab Ica.


Alasan Ica ingin lebih lama di Malang bukan karena suasananya yang bagus, tapi ingin menjauhi Rizal.


Rizal pulang langsung ke tempat kampnya yang kebakar untuk melakukan renovasi. Tetapi gang mereka tidak mempunyai dana.


Rizal, Budi, dan Imam mencoba mencari solusi.


" Bagaimana kalau kita ngemis...... ? " Tanya Imam.


" Jangan lah masa ngemis, yang lain " Jawab Budi.


" Kita patungan,..... gw masih punya duit " Saran Rizal.


" Boleh tuh.... gw juga masih punya simpanan " Budi.


" Yaudah kumpulin yang lain kita nabung uangnya dari sekarang " Rizal.


Mereka bertiga pun sepakat untuk mengumpulkan uang buat renovasi kampnya.


Disisi lain di kamp gang MM1 Maichel yang mendengar kalau anggota mereka habis dipukuli oleh gang Orb sangat marah.

__ADS_1


Ia ingin membalas dendam kepada Rizal dan anggotanya.


__ADS_2