Perang Dan Cinta

Perang Dan Cinta
Sisi Gelap Rizal


__ADS_3

Saat masuk jam istirahat, Ica bertemu dengan Rizal. mereka ke kantin belakang bersama.


Mereka duduk sambil menunggu makanan datang.


" Jadi kamu mau ke Malang ? " Tanya Rizal mendengar Ica mau ke Malang.


" Iya....... " jawab Ica.


" Nginap di sana ? " Tanya Rizal.


" Katanya sih nginap 2 hari.... " Jawab Ica.


" Kamu gak masuk sekolah dong sehari...... ? "


" ..... Iya...... " Jawab Ica dengan lemas.


Setelah itu makanan pun datang dan mereka makan.


Saat hendak makan Rizal kesakitan di sekitar pinggir mulutnya.....


Ketika melihat Rizal kesakitan Ica langsung melihat wajahnya......


" Kamu kenapa ? " Tanya Ica.


" Gak papa........ " Jawab Rizal dengan sedikit kesakitan.


Kemudian Ica mengangkat kepala Rizal yang sedang tunduk kesakitan.


setelah ingin membersihkan mulutnya dengan tisu Ica terkejut ada luka memar di pinggir mulutnya.


" Mulut kamu kenapa, kok memar ? " Tanya Ica kepada Rizal.


" Gak papa kok .. " jawab Rizal dengan menutupi pinggir mulutnya.


Saat itu Ica curiga sikap Rizal berbeda dari sebelumnya.


Kemudian terjadi keributan di luar kantin. Rizal dan Ica datang menghampirinya.


Ternyata itu adalah anak buah Aldi bertarung dengan adik kelas.


Rizal tidak ingin ikut campur karena ada Ica disampingnya.


Rizal lalu memalingkan pandangannya.


dan kembali ke kantin.


" Kamu gak mau nolongin dia, "


" Itu anak buahnya Aldi, nanti aku berantem lagi sama Aldi, kamu gak mau aku bertengkar kan "


" Tapi kan dia adik kelas, itu namanya bullying "


Ica lalu menerobos gerombolan yang sedang mengelilingi pertarungan, lalu Ica menghentikan anak buah Aldi.


Karena Aldi tidak suka ia menghampiri Ica.


" Hay cantik............ "


Aldi lalu mengangkat tangannya ke arah rambut Ica, untuk meluraikannya.


Kemudian dengan Rizal berlari dan menonjok Aldi dengan sangat keras sampai Aldi terpental jauh.


Ica lalu melihat Rizal dengan kagum, sekaligus takut karena Rizal memejamkan matanya. Ia merasa kalau itu adalah sifat terbaliknya Rizal.


Aldi sambil kesakitan segera bangun dengan luka dipipinya.


" Akhirnya, boss nya datang " Sahut Aldi sambil tersenyum.

__ADS_1


Murid yang lain pun semakin ramai.


Setelah itu Aldi bangun dan mulai menyerang Rizal. Rizal masih bisa menahan pukulan Aldi lalu membalasnya.


Karena guru-guru mau datang Ica langsung menahan Rizal dan menariknya untuk berhenti tetapi Rizal tetap menyerang Aldi dengan memejamkan mata.


Budi dan Imam mencoba untuk menahan Rizal.


Karena banyak murid yang menahan Rizal dan Aldi ia akhirnya berhenti dan pergi ke kantin belakang bersama dengan Ica, Budi dan Imam.


Budi dan Imam kemudian ke UKS untuk mengambil obat buat Rizal.


Di kantin Ica mencoba untuk menenangkan Rizal.


Kemudian Budi dan Imam datang untuk memberikan obat. Lalu mereka pergi.


Ica mengambil alkohol dan plester dikotak obat


untuk mengobati luka Rizal.


" Maaf ya ca, aku gak bisa nahan diri " Rizal meminta maaf kepada Ica.


Tetapi Ica hanya diam.


" Ca kok diam,....... ? " Rizal.


" Kamu marah ya sama aku ? " Tanya Rizal.


" Aduuhhh.......... " Rizal kesakitan karena Ica terlalu keras membersihkan luka Rizal.


" Kamu tau kan itu bahaya, kenapa kamu mukul dia terlalu kencang....... " Jawab Ica sambil marah.


" Mana bisa aku biarin pacar aku yang suci dan bersih di sentuh oleh orang yang tangannya kotor. " Sahut Rizal sambil tersenyum.


" Tapi kan bahaya, untung tadi kabur kalo gak mungkin kamu dikeluarin dari sekolah " Ica.


" Yah aku nanti sedih...... "


" Kamu diskors seminggu aja aku sedih apalagi pisah sekolah sama kamu "


" Tapi nanti aku sering kesini kok " Rizal.


" Tetap aja aku jauh dari kamu....... "


" Jadi kamu mau maafin aku ? " Tanya Rizal.


" Iya,...... tapi lain kali jangan kayak gitu lagi bahaya tau...... " Jawab Ica.


Ica lalu membersihkan luka Rizal.


Tak lama kemudian jam pelajaran selesai dan semua murid keluar.


Rizal lalu ingin mengambil motornya saat hendak keluar dengan Ica ia terkejut di depan banyak sekali anggota gangnya yang menunggu d depan sekolah.


Ica pun terkejut.


" Itu anggota gang kamu ? " Tanya Ica.


" Iya..... " Jawab Rizal.


" tumben mereka nungguin kamu didepan sekolah, ada apa ?. " Tanya Ica.


" Aku juga gak tau..... " Jawab Rizal.


Rizal pun menghampiri teman-temannya.


" Ada apa....... ? " Tanya Rizal.

__ADS_1


" Kamp kita......." jawab Salah satu anggota dengan terbata-bata.


Ica penasaran apa yang dikatakan Rizal kemudian ayahnya Ica datang, lalu Ica menghampiri Rizal untuk memberikan tahu bahwa dia akan pulang.


" Rizal..... ayah ku sudah datang, aku pulang duluan ya..... " Ica meminta izin kepada Rizal.


" Iya....... " Jawab Rizal.


Ica lalu pergi ke mobil ayahnya dan pergi pulang.


Rizal yang kaget mendengar cerita salah satu anggotanya pun menaiki motornya dan pergi dengan cepat, diikuti oleh anggota nya.


Budi dan Imam yang melihat Rizal dan seluruh anggota gang nya pergi, lalu mereka pun ikut menyusul mereka.


Rizal dan seluruh anggotanya sampai di kampnya. lalu Rizal sangat terkejut karena kampnya terbakar.


Budi dan Imam setelah sampai juga langsung terkejut.


Setelah itu Rizal mengadakan pertemuan karena gang nya terbakar ia terpaksa harus melakukannya di sekitar kampnya.


" Siapa yang melakukan ini ? " Tanya Rizal dengan sangat marah.


Tetapi seluruh anggota gang Orb malah terdiam karena tidak tau, kemudian salah satu anggota gang Orb maju untuk memberikan sepucuk surat untuk Rizal.


Rizal, Budi dan Imam lalu membacanya mereka terkejut karena gang MM1 lah yang melakukannya.


Rizal sangat emosi ia ingin melakukan balas dendam.


" Kumpulkan yang lain kita serang mereka !! " Suruh Rizal dengan sangat marah.


" Tunggu Jika lu harus memikirkannya dengan kepala dingin..... " Sahut Budi dengan menahan Rizal.


" Iya Jal kemarin kita baru menyerangnya banyak orang yang belum sembuh dari lukanya, lu juga belum sembuh kan ? " Lanjut Imam.


" Gw gak peduli..... kita jalan sekarang "


Karena melihat Rizal yang seperti itu Budi dan Imam merasa percuma untuk menghentikannya karena itulah sisi gelap dari Rizal.


Mereka pun terpaksa untuk mengikuti perintah Rizal, Ake pun mempersiapkan para anggota gang Orb untuk segera pergi melawan gang MM1.


Mereka semua pun menaiki motornya masing-masing dan pergi.


Rizal memimpin gang nya ke kamp gang MM1.


Diperjalanan ica kebetulan melihat Rizal yang sangat terburu-buru lalu dia heran kenapa Rizal dan seluruh anggota gang nya yang banyak mengikutinya.


Ica lalu menelpon Rizal tetapi tidak diangkat.


Ica curiga pasti Rizal ingin berantem dengan gang lain.


Ica sangat marah ia tidak bisa menelpon Rizal untuk menghentikannya.


Ica kecewa Rizal melanggar janjinya untuk tidak bertengkar lagi, diperjalanan Ica menahan tangis.


Tak lama kemudian Rizal dan seluruh anggota gang nya datang ke tempat kamp gang MM1. Tanpa banyak tingkah Rizal pun memasuki kamp itu.


Hal itu membuat kamp gang MM1 berantakan.


Saat Rizal ingin mencari Maichel, ia tidak menemukannya. Rizal lalu bertanya dengan salah satu anggota gang MM1 yang sedang kesakitan.


" Dimana pemimpin lu ? " Tanya Rizal dengan sangat marah.


" Dia enggak ada " Jawab anggota gang MM1 yang sedang kesakitan.


Rizal sangat kecewa ia menyuruh anggota gang nya untuk kembali.


seluruh anggota gang Orb pun mengikuti Rizal. Rizal pun kembali ke tempat kampnya semula.

__ADS_1


Karena tempat kampnya telah terbakar ia berusaha untuk membereskan puing-puing bekas kebakaran bersama anggota gangnya.


__ADS_2