
Hari ini adalah hari pertama Sekar masuk sekolah, Sekar berhasil masuk sekolah yang paling bagus dikota tempat dia tinggal dan mendapatkan peringkat pertama dalam ujian masuk.
Sebelum upacara penyambutan untuk murid baru dimulai Sekar sempat berkeliling dan tak sengaja bertemu dengan Noel dan Reza.
"Kak Reza, Noel ngapain kalian ada disini?"
Keduanya pun menoleh secara bersamaan.
"Sekar." kata Noel dan Reza bersamaan.
"Kamu juga sekolah disini yah." kata Reza bahagia.
"Ada apa kenapa bahagia begitu?" tanya Sekar.
"Jadi aku bisa tenang sekarang karena ada yang ngawasin Noel."
"Ngawasin??" Sekar pun bertanya-tanya.
"Kamu dapat peringkat berapa di ujian masuk?" tanya Reza."
"Pertama." jawab Sekar.
"Pertama kamu hebat juga yah, sementara Noel dapat peringkat ke 20" kata Reza dengan suara sinis.
"Hey loe jangan menghina yah, gue udah berusaha sebaik mungkin." teriak Noel.
"Itu namanya kurang berusaha alias masih belum mampu." ujar Reza yang langsung menusuk hati Noel.
"Oh iya kak, kenapa kakak ada disini?" tanya Sekar.
"Aku magang disini, setelah lulus kulia aku ingin menambah pengalaman jadi aku memutuskan untuk magang disini sekalian mengawasi adhik kecilku ini."
"Bisa nggak gak panggil gue adhik kecil T_T"
"Oh begitu, kakak hebat banget yah bisa ngurus dua hal sekaligus." kata Sekar kagum.
"Udah ceritah-nya sekarang kita harus kumpul di lapangan." selah Noel.
"Baik, bye kak...." kata Sekar.
"Have a nice day and good lunch yah buat kalian berdua."
"Nggak perlu." jawab Noel.
"Makasih semangatnya..." jawab Sekar.
Saat upacara berlangsung Sekar tiba-tiba pingsan dan terpaksa tidak mengikuti upacara sampai selesai.
Saat upacara selesai Noel bergegas pergi ke uks untuk melihat keadaan Sekar.
__ADS_1
Sesampainya di uks....
"Hey loh udah nggak papakan?" tanya Noel dengan nada cemas.
"Tenang aku cuma kecapean ajah dan kamu juga nggak perlu khawatir kayak gitu." kata Sekar sambil tersenyum.
"Hey loh sekali kali jadi cewek napa sih."
"Maksut-nya??"
"Nangis kek, ngapain gitu."
"Kenapa harus nangis." jawab Sekar sinis.
"Kerana setahu gue kalau cewek pingsan atau sakit pasti ujung-ujungnya nangis."
"Kan nggak semua orang sama."
"Udah lah gue bawain roti buat loh, loh belum makankan."
"Kok tau.." kata Sekar sambil cengar cengir gak karuan.
"Kalau udah makan mana mungkin loe pingsan."
Sekar pun mekan roti yang dibawa Noel.
"Makasih yah..."
"Hutang???"
"Cepet habisin roti loh sebentar lagi kita harus masuk ke kelas."
"Ok, tapi kelas kita pisah atau sama?"
"Sama." jawab Noel.
"Oh jadi kamu juga ambil jurusan IPS?"
"Yes, gue bilang cepet habisin roti loh, sekalian di tas plastik yang gue bawa tadi ada jus jeruk minum gih."
"Thanks..."
"Gak nyangka ternyata dia juga ada sisi perhatiannya juga." gumang Sekar dalam hatinya.
"Oh iya aku mau nanya kenapa waktu kita pertama kali ketemu kamu mangil aku cewek barbar?" tanya Sekar.
"Udah selesaikan ayo masuk kelas sebelum telat." kata Noel sambil berdiri dan beranjak dari tempat duduk-nya.
"Hey tungguin..." kata Sekar sambil berdiri dari tempat dan berlari mengejar Noel.
__ADS_1
"Kenapa dia mengelak." ucap Sekar dalam hati.
***
Sesampai-nya di kelas.....
"Oh iya tadi loh kenapa sampai pingsan begitu nggak mungkinkan kalau nggak makan ajah?" tanya Noel.
"Gak papa cuma kurang tidur sama nggak makan." jawab Sekar.
"Bodoh gimana bisa loh telat makan gitu dan kenapa nggak tidur tepat waktu?" ujar Noel.
"Maaf, tapi kamu nggak perlu khawatir kayak gitu juga."
"Siapa juga yang khawatir." kata Noel sambil memalingkan wajahnya.
Sekar tersenyum melihat tingkah Noel.
"Loe manis juga yah kalau senyum."
"kamu bilang apa tadi??"
"Nggak bukan apa-apa."
***
Saat pulang sekolah......
"Maaf Noel aku titip tasku dulu yah aku mau ke kamar mandi sebentar."
"Yaudah gue tunggu di depan gerbang."
Saat Sekar dalam perjalanan kembali Sekar tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang siswi kelas 11.
"Kamu punya mata nggak sih, main tabrak-tabrak ajah."
"Maaf saya nggak sengaja."
"Maaf katamu...."
Gadis itu berusaha untuk menampar Sekar, tapi Sekar menepis tangan gadis itu.
"Saya sudah mintak maaf pada anda, anda sebagai seorang kakak kelas nggak seharusnya berbuat memalukan seperti tadi." ujar Sekar yang tiba-tiba menjadi dingin.
"Hey berani banget loh yah, apa loh nggak tau siapa gue, gue Olivia anak dari Rendra Putra artis terkenal." ujar Olivia dengan sombong.
"Apa..."
__ADS_1
Bersambung....