
Setelah kejadian hari itu Noel pun memutuskan untuk tinggal bersama mamanya dan kakaknya. Tapi sudah pasti tidak semuda dan semulus yang diharap kan, papanya menolak mentah-mentah permintaan Noel. Kerena sifatnya yang keras kepalah, Noel tidak menghiraukan ucapan papanya dan memutuskan untuk kabur dari rumahnya dan tinggal bersama mamanya dan kakaknya.
"Jadi kamu kabur dari rumah." ujar Reza.
"Nggak kok gue nggak kabur, gue udah bilang ke papa tapi papa ngelarang yaudah gue pergi ajah nggak salahkan ma Noel kan udah izin." belah Noel sambil memasang muka polos dan tampah dosa kepada mamanya.
Reza : " -_- "
"Biarin ajah Reza, kan Noel masih kecil...." kata mamanya sambil memasang muka memelas.
"Hah(buang nafas) yaudah Noel boleh tinggal disini." kata Reza pasra.
Mama dan Noel pun senang karena berhasil meyakinkan Reza.
"Kenapa nasib gue gini amat yah..." keluh Reza dalam hati.
***
Sementara itu Sekar sibuk dengan urusan kerja sama antara perusaannya dan perusahan luar negri.
"Ok kali ini proposal yang kamu ajukan sudah cukup bagus, selanjutnya aku serakan kepadamu." kata Sekar.
"Baik, terimah kasih sudah menyerang kan dan mempercayakan sebuah proyek yang sangan penting kepada saya nona Sekar." kata Sofia.
•••
Sofia, seorang mahasiswi yang baru saja lulus kulia. Dirinya tidak sengaja bertemu dengan Sekar di sebuah taman kecil di Amerika pada malam hari, pada saat itu dirinya dalam keadaan depresi berat karena dirinya harus hidup sendiri setelah bisnis keluarganya bangkrut dan ayahnya masuk penjara, karena terbukti melakukan korupsi yang sangat besar.
__ADS_1
Pada saat itu dirinya berniat menabrak kan dirinya ke sebuah mobil, Sekar yang kebetulan lewat pada saat itu dan melihatnya menarik Sofia kembali ke pingir jalan. Awalnya Sofia marah dan kesal kepada Sekar, setelah dirinya tenang Sekar pun membawa Sofia pergi ke rumahnya.
Setelah kejadian itu Sofia pun tinggal di rumah Sekar, berbagai upaya Sekar lakukan untuk menyembukan depresi Sofia. Selama berhari hari Sekar habiskan dengan merawat Sofia dan menyewah seorang priskiater untuk membantu kepulihan Sofia.
Dan usaha Sekar pun berbuah manis, Sofia mulai bangkit dari keterpurukannya dan sejak saat itu Sofia selalu membantu Sekar dalam berbagai proyek yang Sekar hadapi. Bagi Sofia piyoritas utamanya sekarang adalah membantu menyelesaikan masalah yang sedang di hadapi Sekar.
***
Keesokannya Sekar melakukan kegiatan yang biasa dia lakukan, berangkat sekolah seperti biasa dan setibanya disekolah Noel menyambut dirinya dengan senyuman di depan pintu gerbang.
"Tumben nih nggak kayak biasanya." kritik Sekar.
"Apanya?" tanya Noel.
"Suasana hati kamu biasanya pagi-pagi begini murung." jawab Sekar.
"Yaudah deh aku juga nggak terlalu kepo." ujar Sekar.
"Lah.. Kok gitu sih kan gue cuman bercanda tadi." kata Noel.
"Ok ok aku beritahu sekarang."
"Nggak perlu aku udah tahu kok." ujar Sekar sambil tersenyum.
"Jadi loe udah tahu nih.."
"Iya kak Reza udah cerita semua."
__ADS_1
Noel pun langsung lemas...
"Nggak usah gitu juga kali, aku ikut bahagia juga yah.... Oh ngomong-ngomong di jam pelajaran 3 nanti mata pelajaran fisika loh, kamu udah ngerjain tugas yang kemarin lusa?" goda Sekar.
"Emangnya ada tugas." kata Noel yang tiba-tiba ketakutan.
Sekar hanya menganggukan kepalah.
"Kalau gitu copy punya mu dong..." rayu Noel.
....
....
Pembicaraan mereka pun berlanjut sampai mereka tiba di kelas. Hari Sekar yang dulunya dingin dan hampah sekaran di penuhi kehangatan dan warna. Sementara Noel dan Reza kembali membuat keluarganya kembali dan bersatu kembali.
kata mutiara hari ini
"suatu hari nanti saat kamu menoleh ke belakang kamu akan sadar betapa bahagianya dirimu tapi, bukan karena segalanya sempurna melainkan karena kamu menemukan kebahagian di dalam yang terburuk."
Bersambung.....
__ADS_1