PERJALANAN CINDERELLA

PERJALANAN CINDERELLA
26.Blossoming of love


__ADS_3

"Eh..... kenapa tiba-tiba...." teriak Sekar.


....


Suasana tiba-tiba menjadi canggung dan wajah keduanya pun memerah.


"I love u.." ucap Sekar pelan.


"Apa...?" tanya Noel yang langsung untuk mengalihkan pandangannya.


"A nyebelin banget sih aku bilang aku juga suka kamu...." teriak Sekar.


Sekar langsung tersipu dan langsung menutupi wajahnya yang malu dengan kedua tangannya.


Tapi Noel hanya terdiam saat mendengar ucapan Sekar barusan.


"Thanks Sekar." Kata Noel yang mencoba menghilangkan kecanggungan di antara keduanya.


Sekar pun langsung mengalihkan pandangan ke Noel.


"Untuk apa?"


"Untuk hadir di hidup aku dan jadi temen dan sahabat yang nggak pernah pergi saat aku sedih dan bahagia."


Sekar tiba-tiba mencubit pipi Noel.


"Auu.. sakit tau..." rengek Noel.


"Ternyata Noel beneran yah...◕ᴗ◕"


"Iyalah kamu kira siapa T_T ?"


"Haha sorry yah..."


"T_T"


"Noel...."


"Hem..." sambil menoleh ke arah Sekar.


Cup, kecupan yang di luncurkan Sekar di pipi Noel. Wajah Noel langsung memerah dan salah tingkah.


"Eehhh...., apa-apaan itu tadi.." teriak Noel.


Sekar menutup mulut Noel dengan jari telunjuknya.

__ADS_1


"Cuman iseng ajah..." kata Sekar sambil menjulurkan lidahnya.


"Tapi nggak perlu gitu juga..." kata Noel dengan wajah yang masih memerah.


"Maaf deh, aku nggak bakal lakuin lagi deh...(◠‿◕)"


Cup, Tiba-tiba Noel mencium kening Sekar.


"Noel..." teriak Sekar dengan wajah memerah.


"Kan aku juga nggak bilang nggak boleh..." jawab Noel sambil menjulurkan lidahnya.


Wajah Sekar jauh memerah karena malu.


***


Keesokan harinya, Noel terbangun dan beranjak dari tempat tidurnya. Sambil termenung memikirkan hal yang terjadi kemarin.


"Ahh kenapa si dia imut banget...." oceh Noel sendiri di dalam kamarnya.


"Woy Noel udah bangunkan, cepetan dong bersiap aku nggak mau nungguin kami sarapan." teriak Reza dari balik pintu kamar Noel.


"Nih anak ganggu fantasi gue ajah..." keluh Noel.


" Hey cepetan...." teriak Reza.


***


Di sekolah...


Seperti biasa Sekar menunggu Noel dia depan gerbang, sampai orang yang dia tunggu datang.


"Noel..." teriak Sekar sambil melambaikan tangannya.


"Kenapa berangkat sendiri kan udah aku bilang tunggu jemputan ku." keluh Noel.


"Iya-iya Aku yang salah, nggak perlu ngambek kali."


"Kamu tahu kan kalau kamu belum sembuh total kenapa masih maksa banget buat berangkat ke sekolah sendirian." omel Noel.


"Noel aku nggak sendirian kok."


"Hah??"


"Aku di anterin sama kakak kamu."

__ADS_1


"APA..."


"Hey lagi bicara apa sih kayaknya seru nih..." potong Reza yang nggak tahu muncul dari mana.


"Hey loh sengaja kan bangunin gue telat dan suruh gue jemput Sekar padahal loh bakal jemput dia duluan." omel Noel.


"Kok tau sih.." ejek Reza.


"Loh yah..." ucapan Noel terpotong oleh Sekar.


"Noel kita masuk ke kelas dulu nanti ini bisa di lanjutin lagi."


"Tapi Kar..."


"Hari ini ada pr fisika loh kamu udah ngerjain apa belum?"


"Ehh yaudah hari ini cukup dulu tapi lain kali gue pasti jitak kepalah loh..." omel Noel sambil berlari dan menarik tangan Sekar.


Reza hanya tersenyum melihat tingkah kedua adiknya itu.


***


Saat jam istirahat Reza pergi ke ruangan kepala sekolah untuk memberikan beberapa berkas lama kepada kepala sekolah, dirinya tak sengaja berpapasan dengan Sofia.


"Sofia..." sapa Reza.


"Reza, kebetulan aku lagi butuh bantuan mu nih..."


"Ada apa?" tanya Reza.


"Hari ini ada rapat penting dan ada tamu dari luar negeri, tamu ini penting banget, karena ada urusan mendesak aku terpaksa harus pergi ke luar negeri." kata Sofia cemas.


"Tenang dulu, apa yang bisa aku bantuin?"


"Maaf yah ngerepotin tapi apa kamu bisa menemui tamu itu dan hadir untuk rapat pemegang saham Minggu depan?"


"Aku bisa membantu, tapi apa nggak masalah hal penting kayak gini di serahin ke aku."


"Tenang ajah aku 100% percaya sama kamu kok dan performa berkerja mu itu cukup di luar kemampuan jadi tenang saja sisanya biar aku yang urus."


"Baik.."


 


Bersambung...

__ADS_1


 


__ADS_2