
Di tempat mereka berkumpul,Krisna sedang berpikir ketika dia mati kenapa bisa hidup kembali dan Krisna melihat ke guru Xia yang memiliki kekuatan penyembuhan.
“Guru Xia,dulu ketika aku mati,bagaimana bisa hidup kembali?."Tanya Krisna yang bingung.
“Oh itu aku menggunakan bola kehidupan kembali,bola itu sangat amat langka dan harus di manfaatkan dengan baik,biasanya di gunakan untuk menghidupkan raja atau orang orang kuat."Jawab guru Xia sembari berpikir.
“Apakah itu masih ada?."Tanya Krisna yang bersemangat.
“Ada tapi tidak akan di izinkan,bola jiwa atau kehidupan kembali ada 7,1 sudah kamu gunakan dan tersisa 6 di bumi...izin sudah tidak di berikan lagi oleh para ketua."Jawab guru Xia sembari menghadap ke tanah.
“Apakah tidak di izinkan karena menghidupkan orang tidak penting seperti ku dulu."Ucap Krisna yang merasa bersalah.
“Bukan begitu Krisna."Ucap guru Xia mencoba untuk mengalihkan pemikiran Krisna.
“Apa yang di katakan Krisna benar."Ucap ayah Krisna.
“Eh."Ucap guru Xia yang bingung.
“Menghidupkan Krisna adalah suatu kesalahan besar menurut para ketua inti,apalagi dulu menghidupkan Krisna yang masih pengguna energi baru."Ucap ayah Krisna yang menjelaskan.
__ADS_1
“Apakah ada cara selain bola jiwa itu?."Tanya Krisna yang sedih.
“Kita pergi ke suatu planet yang menyimpan banyak bola jiwa,tapi di sana ada raksasa dari tanah yang sangat besar."Ucap ayah Krisna sembari membuka portal.
“Yang akan ikut siapa saja?."Tanya Cryper yang merasa bingung.
“Biarkan kelompok Eight yang maju,aku akan mengawasi dari belakang ahahaha."Jawab ayah Krisna sembari tertawa.
“Baiklah."Ucap Cryper yang lega.
Kelompok Eight beserta ayah Krisna masuk ke portal menuju planet penuh bola jiwa,ayah Krisna menutup portal itu dan mundur sejauh mungkin dari kelompok Eight untuk mengecek kekuatan mereka seperti apa.
Dan benar dugaan saber,yang mendekati mereka adalah batu besar,saber menahan batu besar itu dengan pedang miliknya dan anehnya baru itu terhenti ketika pedangnya menancap ke batu.
“Ada yang aneh."Ucap saber sembari menarik pedangnya kembali.
“Aku juga merasakan itu."Ucap Krisna sembari memegang erat pedangnya.
“Apakah ada yang bawa korek api?."Tanya Setianza yang gemetaran.
__ADS_1
“Aku bisa membuat api dari darah mulai sekarang."Ucap Krisna sembari menggigit jarinya.
Darah Krisna menetes ke tanah,tiba tiba berubah api biru,semuanya terlihat dan seketika semuanya kaget karena batu yang menghantam mereka adalah jari raksasa batu.
“Waaa selamatkan aku!."Serentak Setianza dan Niko sembari berlari.
“Aku ingin berlari tapi aku ingin tau rasa bertarung dengannya."Ucap Krisna sembari bersiap menyerang.
“Mudah."Ucap Yunli sembari memunculkan kristal dari tanah.
Kristal yang di munculkan Yunli menghantam kepala raksasa batu itu,raksasa itu terjatuh dan Krisna bergerak sangat cepat sembari menebaskan pedangnya ke tubuh raksasa batu.
Kaila yang mencoba seperti menahan bulan pun membayangkan kristal muncul,Kaila mengarahkan tangannya ke raksasa batu itu dan seketika ada kristal besar menusuk dada raksasa batu.
“Apakah itu yang kamu buat?."Tanya Krisna sembari menebaskan pedangnya.
“Tidak."Jawab Yunli yang bingung.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻
__ADS_1