
“Oi!."Bentak guru Exel yang di depan rumah markas sembari bersender di pohon.
“Eh itu Kalau tidak salah suara guru Exel."Ucap Niko sembari berlari keluar.
Mereka semua keluar dari rumah markas,namun mereka seketika kaget karena guru Exel membawa sova,Lina,dan jett di sampingnya.
“Ini ada tambahan kelompok untuk kalian,dan juga kelompok kalian terpilih untuk menghadapi salah satu organisasi di luar sana,kenapa kalian terpilih?alasannya yaitu kelompok lain sedang ada misi di luar maupun dalam negri,kalian tidak penting menang atau kalah,yang penting kalian tetap hidup."Ucap guru Exel sembari tersenyum dan mengambil daun di pohon.
“Hai,aku Lina."Ucap Lina sembari tersenyum manis di hadapan Krisna.
“Hai,aku jett,tugas penyerang."Ucap jett sembari melambaikan tangannya.
“Aku sova,murid dari guru brimstone,keahlian ku adalah memainkan panah."Ucap sova sembari memegang panahnya.
“Oke,sekarang aku akan melatih kalian semua tentang kerja sama tim."Ucap guru Exel sembari bersender kembali ke pohon.
__ADS_1
“Latihan di mana?."Tanya Yunli yang bingung.
“Di hutan,ayo Krisna ambil pedangmu dan teleportasi kita semua."Jawab guru Exel sembari berjalan ke dekat mereka semua.
Krisna mengambil pedang yin yang di kamarnya,dia berjalan menuju mereka semua dan merobek jarinya untuk meneteskan darahnya ke setiap orang,mereka semua sudah di tetesi darah dan Krisna mengarahkan pedangnya ke atas. Seketika mereka semua teleportasi ke hutan untuk latihan kerjasama.
“Kenapa di hutan,bukannya Krisna punya dimensi."Ucap Yunli yang bingung.
“Kamu sengaja membuat energi ku habis ya."Ucap Krisna yang curiga dan mengangkat pedangnya lagi.
“Kamu kan sudah tingkat 4 dan pula mendapatkan energi luar biasa dari pedang yin yang."Ucap Yunli yang bersiap di teleportasi Krisna.
Mereka teleportasi ke dimensi milik Krisna yang di penuhi oleh kristal,Krisna pun mengubah dimensinya menjadi Padang rumput yang sangat luas.
“Hebat."Ucap jett yang terkagum kagum.
__ADS_1
“Sahabat siapa dulu."Ucap Yunli yang sangat bangga memiliki sahabat Krisna.
“Oh ya guru Exel,aku dan Setianza kan bukan petarung."Ucap Niko yang murung.
“Kalian jangan berpikiran seperti itu,kalian berdua akan sangat berguna di pertarungan akan mendatang."Ucap guru Exel dengan tersenyum.
“Maksudnya?."Tanya Niko yang bingung.
“Salah satu mereka ada yang bertugas menjadi pertahanan tim,dia memiliki perisai jangkauan luas yang tidak bisa di tembus apapun,namun perisainya terbuat dari listrik padat,nah di sini letak dimana kamu bekerja,kamu membuat alat pemencar listrik untuk menghancurkan perisai milik nya."Jawab guru Exel dengan tersenyum puas akan penjelasannya.
“Bagaimana denganku si ahli racun?."Tanya Setianza yang bingung.
“Ehehehe,oleskan seluruh senjata dengan racun mematikan mu,dan aku sudah melihat kemampuan melempar jarum yang sangat hebat,kamu adalah penyerang jarak dekat maupun jauh."Jawab guru Exel dengan sangat berkobar.
“Oh begitu ya,berarti sekarang aku penyerang ya."Ucap Setianza yang paham.
__ADS_1
“Betul,aku akan menentukan pertahanan tim dulu...Kaila,Krisna dan Yunli bisa menjadi pertahanan maupun penyerang kan...terus penyerang yang lainnya...dan Niko bisa menggunakan pistol tetapi kamu tetap di belakang untuk menjalankan tugasmu sebagai penghancur pertahanan musuh."Ucap guru Exel yang berpikir.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻