Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat

Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat
Pengungkapan Rasa Hiko


__ADS_3

Mereka bertiga keluar dari lift menuju kamar masing masing karena sudah larut malam.


Krisna masuk kedalam ruangannya melihat Mikael bersender di dekat jendela dengan muka pucat, dia menghela nafas dan menggendong Mikael ke kasur.


Lina masuk kedalam ruangannya yang sangat gelap dengan Diana yang sudah tertidur pulas di sofa, dia berjalan masuk ke kamar dan menjatuhkan diri ke kasur.


Youra membuka pintu ruangannya masuk ke dalam, dia menutup pintu bersender di pintu hingga jatuh ke lantai dengan nafas terengah-engah.


Kaila keluar dari kamarnya menatap Youra yang seperti lepas dari cengkraman harimau, dia berjalan menghampiri Youra yang duduk di lantai bersender di pintu.


“Kenapa kamu?" Tanya Kaila yang bingung.


“Aku tidak apa apa, hanya kelelahan saja," Jawab Youra sembari berdiri berjalan menuju ke kamar.


“Oh, kalau begitu aku ambilkan segelas air putih," Ucap Kaila berjalan menuju dapur.


Kaila berjalan ke dapur mengambil gelas beserta air, dia berjalan menuju kamar memberikan gelas minuman ke Youra.


Lina mengubah dirinya menjadi tak tersentuh menembus dinding demi dinding, dia sampai di kamar Xeta dan Xeta terbangun membuka matanya.


“Ada apa?" Tanya Xeta sembari bangun bersender di dinding.


“Aku minta bantuan mu," Jawab Lina duduk di kursi.


“Bantuan apa?" Tanya Xeta yang bingung.


“Aktifkan seluruh sensor mu di luar apartemen dari jendela hingga pintu, setelah itu bila Youra keluar dari apartemen dari jendela ikuti lah dia," Jawab Lina.


................


Keesokan paginya Youra terbangun sedangkan yang lain sedang tertidur pulas, dia mengintip Kaila yang di sebelah nya sedang tertidur pulas.


Youra berjalan mengendap-endap melompat lewat jendela sesuai perkiraan Lina, dia mendarat ke tanah dengan aman dan berlari.


Xeta membuka matanya perlahan merasakan Youra yang keluar dari jendela, dia berdiri memakai jaketnya beserta topeng dan membawa pistolnya.


Xeta melompat lewat jendela mendarat ke tanah, dia menggunakan sepatu peredam ketika berjalan atau berlari tidak akan terdengar.

__ADS_1


Lina yang sudah terbangun sembari meminum teh mengamati Youra, dia menaruh gelas di meja membuat tubuhnya tidak tersentuh.


Lina terjatuh menembus seluruh lantai hingga sampai di dalam tanah, dia berlari mengikuti Youra dari dalam tanah.


Youra memasuki hutan di bagian Utara dari apartemen, di hutan itu di hiasi oleh bunga bunga beserta balon berbentuk lope lope.


Xeta yang mengikuti dari belakang melihat hiasan hiasan itu, dia menggaruk garuk tanah hingga membuat tanah dan muntah merasa jijik.


Lina melihat Xeta yang muntah merasa mual, dia memalingkan pandangannya dan mengikuti Youra yang semakin kedalam hutan.


Youra berhenti terengah-engah, tiba tiba dirinya dihampiri oleh Hiko dengan memegang bunga di belakang.


“Apa yang akan dia lakukan," Suara hati serentak Kaila dan Lina.


Hiko jongkok dengan kaki kiri gaya jongkok dan kaki kanan lurus menyentuh tanah keseluruhan dari lutut hingga ujung kaki.


Dia menarik perlahan tangannya kedepan yang memegang bunga.


Youra merona mengangkat alisnya merasa terkejut, dia menutup mulutnya tidak kuat menahan senyumnya berjalan kebelakang.


Lina berlari menghampiri Krisna selagi mereka masih basa basi, sedangkan Xeta berada di balik pohon mengintip sedikit sedikit sembari mengokang senjatanya.


“Youra... Eummm gimana ngomong nya ya ahaha," Ucap Hiko yang tertawa malu.


“Gimana?" Tanya Youra menutup mulutnya tidak kuat menahan senyumnya.


“Langsung ke intinya ya, sejak pertama kali bertemu, eumm begini. Aku sudah jatuh cinta denganmu di saat baru pertama kali bertemu, kamu yang menawan, cantik, dan begitu indah seperti bidadari yang turun dari surga. Maukah kamu jadi pendamping hidup ku?" Tanya Hiko yang gugup.


Tiba tiba muncul Krisna di atas mereka berdua dengan membawa pedang besarnya, mereka berdua tidak menyadari kedatangan Krisna di atas dan dirinya menebaskan pedangnya ke bunga itu sembari berkata “Maaf ya bila mengganggu kalian berdua, namun camkan kalau novel ini tidak bergenre romantis!"


Seketika bunga itu hancur terpotong oleh pedang Krisna. Namun tidak sampai di situ saja, Krisna menendang muka Hiko hingga terpental dan dirinya berputar mendarat ke tanah.


Muncul pembunuh bayaran dari balik pohon, tiba tiba muncul suara tembakan dan pembunuh bayaran itu tergeletak di tanah dengan lubang di kepala.


Hiko memunculkan api di telapak tangannya melemparkan ke depan dan membelokkan tangannya ke kanan mengendalikan api.


Api itu berbentuk tembok cekung menutupi Hiko, dia berlari menjauh karena kalah jumlah dengan mereka semua.

__ADS_1


Krisna mencoba mengejar Hiko namun dia di tahan dengan Youra yang meneteskan air mata.


Krisna terhenti melihat Youra seperti itu, dia belum pernah melihat Youra seperti itu dan merasa sangat bersalah atas kejadian tadi.


“Youra, maaf," Ucap Krisna merasa bersalah.


Youra terdiam berlari ke arah apartemen. Xeta memanjat pohon membawa sniper yang telah di bawakan Lina, dia berada di puncak pohon mulai mencari Hiko.


Xeta cemas tidak menemukan batang hidung Hiko, dia melihat ada pantulan cahaya dari semak semak dan di dalam semak semak itu ada sniper juga.


Xeta terkejut hingga menembak kan peluru tidak akurat dan dirinya terjatuh ke tanah.


Keluar suara tembakan keras hingga membuat pohon yang dipanjat Xeta berlubang besar, dia terkejut dan berlari melompat ke semak semak dan di balik pohon.


Krisna membangun dinding kristal besar untuk menyelamatkan Xeta dari incaran sniper, dia berlari dengan aman masuk kedalam apartemen.


Sniper itu adalah Alexia yang sudah sampai di planet stilvenus, dia mengangkat sniper nya kembali ke istana dengan perasaan penuh kesal.


Di saat itu muncul Shawn dan Hyunh di sampingnya.


“Well well well, seorang master sniper meleset ahaha," Ucap Hyunh yang tertawa terbahak-bahak.


“Diam kau!" Bentak Alexia penuh kesal.


“Padahal sudah membawa senapan legendaris masih saja melesat, haish," Ucap Shawn menggelengkan kepalanya.


“Memangnya salah kah meleset cih," Ucap Alexia penuh kekesalan.


“Ya tidak si, lain kali harus kena lho," Ucap Shawn berjalan mendahului.


“Sudah sudah, mari kita temui teman lama kita," Ucap Hyunh memasukkan kedua tangannya ke kantong celana.


Krisna beserta yang lain terengah-engah di lorong lantai enam, namun Youra murung sedih merasa hatinya sangat hancur setelah Krisna mengacaukan itu semua.


“Oi Youra, dia tidak cinta denganmu namun dia cinta kepada pedang yin yang mu itu," Ucap Lina dengan tatapan datar.


“Tapi apakah kalian punya bukti, Hiko itu benar benar baik hiks," Ucap Youra menangis terisak-isak.

__ADS_1


“Dasar bodoh, memang semua orang yang kenal cinta akan bodoh," Ucap Lina yang kesal.


TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻


__ADS_2