
Mereka yang berjaga pun menuju ibu Krisna untuk meminta izin ikut bertarung namun ibu Krisna melarang mereka bertarung.
“Lepaskan rantainya Kaila!sekarang giliran Lina untuk mencoba!."Bentak ibu Krisna yang fokus ke Lina.
“Baiklah."Ucap Kaila yang menghilangkan rantai kristal dan mundur kebelakang.
“Kalian kira aku boneka kah!."Bentak iblis sembari memegang lubang luka di tubuh bagian kirinya.
“Memang dulu kamu yang terkuat di antara yang lain,tapi apakah gelar itu dapat bertahan semakin berjalannya waktu...Sudah cepat bereskan dia Lina."Ucap ibu Krisna yang sedikit terpancing emosi dan memejamkan matanya.
“Hei Diana,pinjamkan aku pedang mu."Ucap Lina yang berjalan menuju iblis sembari melihat ke Diana dan menyodorkan tangannya.
“Baiklah."Ucap Diana yang memunculkan pedang dan melemparkannya ke Lina.
“Oke terima kasih."Ucap Lina yang menangkap pedang dan berlari kencang ke arah iblis.
Iblis sangat kesal dan mengeluarkan gelombang api sangat besar. Namun Lina sudah mengubah tubuhnya dalam bentuk tidak tersentuh apapun,iblis mengayunkan tangannya kearah tubuh Lina saat mendekat.
Lengan iblis menembus tubuh Lina namun menggores pedang Diana. Iblis itu sadar kalau dia tidak bisa menyentuh tubuhnya melainkan bisa menyentuh barang yang dibawanya.
__ADS_1
Iblis itu bergerak cepat menangkap pedang yang di bawa Lina supaya tubuhnya terbawa juga ketika di angkat pedangnya namun pedang itu tidak bisa di sentuh oleh iblis.
“Bagaimana bisa."Ucap iblis yang bingung.
“Tadi aku tidak sengaja melakukan kesalahan."Ucap Lina dengan tersenyum.
Lina membuat pedangnya tak tersentuh dan menembus ke tubuh iblis tepat di jantung nya. Iblis merasa bingung karena pedang itu tidak melukainya,Lina tersenyum kecil dan membuat pedangnya bisa tersentuh lagi.Pedang itu menusuk jantung iblis dan iblis berjalan mundur dengan kesakitan.
“Terlalu bertele-tele."Ucap Lina yang tersenyum kecil dan Berjalan mundur.
“Sudah,sekarang aku yang melenyapkan nya."Ucap ibu Krisna yang berjalan maju.
“Apa itu?."Tanya Kaila yang kaget.
“Aku tidak tau itu apa."Jawab ibu Krisna yang merasa aneh dan melihat ke langit langit.
...Di tempat Krisna dan yang lain...
“Waaa aku tidak sengaja melontarkan shinra tensei ke langit-langit."Ucap Krisna yang sangat tidak takut dan jongkok merenung di pojok pohon didekat nya.
__ADS_1
“Kuat tapi bodoh."Ucap ayah Lina yang menahan tawa.
“Kamu kenapa mengeluarkan shinra tensei ke langit-langit?."Tanya ayah Krisna yang menahan tawa.
“Aku memiliki perasaan kalau ketika mengeluarkan shinra tensei akan ada musuh yang mati."Jawab Krisna yang merenung di pohon dekatnya.
“Dasar bodoh ahahaha."Ucap ayah Lina yang tertawa terbahak-bahak.
“Phuft ahaha."Tawa ayah Krisna yang ikutan tertawa.
“Sudah lanjutkan perjalanan saja."Ucap Krisna yang malu karena membuang energi sia sia.
Mereka menuju kawasan penduduk planet itu,mereka melewati semak semak supaya tidak diketahui mereka. Namun di sekitar kawasan penduduk itu dilapisi benteng mengelilingi.
“Bagaimana ini?."Tanya ayah Lina dengan nada lirih sembari berbaring di balik semak semak.
“Akan susah melewati benteng itu tanpa ketahuan."Ucap ayah Krisna dengan menggunakan kostum semak semak di seluruh tubuhnya.
Tunggu kelanjutannya ya dan jangan lupa like coment
__ADS_1