Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat

Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat
Pembuktian Guru Exel


__ADS_3

“Mana mungkin!rasa cinta itu tanpa pandang apapun woi!."Bentak guru Exel dengan merona.


“Hehehe mencurigakan sekali kamu ini."Ucap Yunli dengan tersenyum licik.


“Uhuk ya aku suka sama badannya si,tapi itu 40 persen dan sisanya adalah cinta."Bisik guru Exel dengan merona.


“Yhahaha muka muka kamu itu memang mencurigakan kalau tidak ada nafsu."Ucap Yunli dengan tersenyum puas.


“Mana ada cowok nggak punya nafsu,cowok tidak akan punya tujuan hidup kalau tidak punya nafsu uhuk."Ucap guru Exel dengan sedih.


“Betul tu betul."Ucap serentak Niko dan Setianza dengan mengacungkan jempolnya.


“Tapi tubuh guru Xia sedang lah,dan mukanya tidak begitu cantik."Ucap Yunli dengan menghela nafas.


“Hmmm ya begitulah,tapi apa boleh buat,terlanjur cinta,cinta tidak bisa di paksakan dan tidak bisa di hentikan."Ucap guru Exel dengan pasrah.


“Mending kamu sudah punya,aku aja belum."Ucap Yunli dengan menghela nafas panjang.


“Sabar lah sahabat ku,aku akan membantu kamu menemukan jodoh kamu."Ucap guru Exel dengan menepuk pundak Yunli.

__ADS_1


“Terima kasih Exel."Ucap Yunli dengan terharu.


“Tapi kalau jodoh kamu cantik maka kita tukeran ya."Ucap guru Exel dengan bangga.


“Mana boleh,itu kan jodoh aku!."Bentak yunli dengan kesal.


“Jodoh itu bisa berubah Yunli dan kamu juga sudah mati,jadinya jodoh kamu aku jagain saja."Ucap guru Exel dengan tersenyum licik.


“Aku bilangin ke guru Xia kalau kamu mau selingkuh lho."Ucap Yunli dengan ancaman.


“Tidak usah bilang ke aku,aku sudah dengar semua."Ucap guru Xia yang diam diam di atas tiang dengan tatapan iblis.


“Huh apanya yang tidak seperti yang di dengar,tadi saja muka kamu sangat senang."Ucap Yunli dengan tatapan curiga.


“Tidak,mana mungkin hahaha aku seperti itu,ayo kita ke knight month dan Phoenix."Ucap guru Exel dengan tersenyum dan keringat dingin.


“Aku hari ini ada pekerjaan menjaga Krisna,jadinya aku mau pergi dulu ya."Ucap Yunli melambaikan tangannya dan berlari menjauh dengan sangat cepat.


“Aku juga haru ini ada pelajaran matematika kesukaan aku."Ucap Niko dengan keringat dingin.

__ADS_1


“Tadi kenapa kamu bilang tidak suka pelajaran matematika."Ucap guru Exel dengan geram.


“Tadi hanya kesalahan teknis saja,oke saya pergi dulu."Ucap Niko dengan keringat dingin dan berlari ke arah sekolahnya.


“Ouh iya guru Exel."Ucap Setianza dengan tersenyum beserta keringat dingin.


“Ini anak pasti beralasan seperti mereka semua."Ucap guru Exel dengan curiga.


“Hari ini ada guru terjelek yang pernah ada,jadinya aku memanfaatkan momen ini sebelum orang terjelek di bumi hilang."Ucap Setianza pura pura semangat dan berlari ke arah sekolahnya.


“Hei Exel,urusan kita belum selesai."Ucap guru Xia dengan berdiri dan bersiap melompat.


“Eh kita bicarakan baik baik terlebih dahulu ya,tidak perlu menggunakan kekerasan."Ucap guru Exel dengan mundur perlahan.


Guru Xia lompat dengan tatapan datar dan menghantam guru Exel dengan pukulannya sampai sampai daerah sekitar merasakan gempa.Yunli,Niko,dan Setianza bersembunyi di semak semak.


“Coba bayangkan tadi kita yang di hantam,pasti kita akan mati dalam sekejap."Ucap Yunli dengan ketakutan.


“Cewek memang menakutkan ternyata."Ucap serentak Niko dan Setianza.

__ADS_1


TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🙏🙏


__ADS_2