
Hari berikutnya pun tiba dan mereka bertiga berkemas membawa senjata masing-masing. Mereka bertiga di antar oleh beberapa pasukan untuk berpamitan.
“Terima kasih telah mengantarkan,aku jagakan planet dan orang orang kepada kalian."Ucap Diana sembari tersenyum.
“Siap laksanakan."Serentak pasukan.
“Buka pintu teleportasi nya."Ucap Youra yang sangat siap.
“Baiklah...Bersiap menuju bumi."Ucap Diana yang menggerakkan tangannya berputar kedepan dan muncullah portal.
Portal pun terbuka dan mereka bertiga melompat ke dalam portal tersebut. Mereka bertiga teleportasi ke bumi namun mereka seketika terjatuh kelautan luas. Mikael pun mengeluarkan putaran angin kencang di sekitar untuk menghilangkan air di sekitar pijakan mereka bertiga.
“Kenapa titik lokasi teleportasi mu berada di tengah laut?."Tanya Youra dengan tubuh basah kuyup.
“Ya mana ku tau, seingat ku disini hutan."Jawab Diana yang kebingungan melihat sekitar.
“Hei...Apa yang melayang itu??."Tanya Mikael yang melihat sesuatu di atas.
__ADS_1
Mereka bertiga mengamati keatas dan terkejut melihat seluruh pulau melayang di langit. Diana yang tidak menyangka bumi mendapatkan perubahan besar setelah dirinya meninggalkan bumi.
“Kita harus keatas sana."Ucap Diana yang menatap ke atas pulau yang melayang.
“Sebelum kesana lebih baik pikirkan cara untuk mengeringkan baju,nanti bisa masuk angin lho."Ucap Youra yang mulai kedinginan.
Diana pun mengeluarkan kekuatan sinar matahari yang di ajarkan oleh ibu Krisna hingga membuat pakaiannya dan pakaian mereka berdua kering.
“Tapi bagaimana kita mencari informasi?."Tanya Mikael sembari mengontrol angin kencangnya.
“Untung saja aku sudah meningkat kan radar pelacak energi hingga bisa menjangkau setengah planet."Ucap Mikael yang mulai sombong dan berfokus kepada dua hal.
“Tidak usah sombong."Ucap Youra dengan muka datar.
Mikael memejamkan matanya dan melacak pengguna energi di berbagai pulau melayang. Mikael merasakan energi di 3 pulau terdekat.
“Ada energi besar di tiga pulau di atas sana."Ucap Mikael yang membuka matanya dan mengontrol anginnya kembali.
__ADS_1
“Tapi bagaimana masing masing dari kita naik kesana tanpa teleportasi?."Tanya Diana yang khawatir karena hanya dirinya saja yang bisa menggunakan teleportasi.
“Ehh sudah lupa kalau aku secepat petir."Jawab Youra yang mengeluarkan petir di tubuhnya dan bergerak cepat menempel di bawah pulau melayang.
Youra sampai di pulau dan mendaki keatas untuk mencapai dataran. Diana dan Mikael menatap ke pulau tempat Youra melompat.
“Apakah pulau yang di pilih Youra benar adanya pengguna energi?."Tanya Diana yang menatap pulau melayang dengan datar.
“Benar,bahkan lebih banyak pengguna energi di pulau itu."Jawab Mikael sembari mengontrol angin dan menatap ke pulau pilihannya.
“Baiklah,dimana pulau yang ada energinya lagi?."Tanya Diana yang melihat pulau melayang.
“Di sebelah sana."Jawab Mikael yang mengontrol angin dan menunjuk salah satu pulau yang ada pengguna energi.
Diana teleportasi ke pulau yang di tunjuk oleh Mikael,dia mendarat dan terkejut berada di belakang gedung sekolah Krisna dulu. Mikael pun membuat pusaran angin di bawahnya untuk pijakan dan terbang ke pulau yang dia tuju.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻
__ADS_1