
“Ini tongkatnya,apakah aku boleh mengantarkan mu ke rumah biar aman?."Tanya Krisna sembari memberikan tongkat milik Youra.
“Aku tidak punya rumah,aku hanya berkeliling dan tidur di jalanan."Jawab Youra yang merasa sedih dan mengambil tongkatnya sembari berdiri.
“Kalau begitu ikut aku ya."Ucap Krisna yang tersenyum ramah.
“Tidak kak Evan,aku tidak ingin merepotkan kakak."Ucap Youra yang menggerakkan tongkatnya ke tanah dan berjalan terbata bata.
“Sudah lah,ayo ikut saya."Ucap Krisna sembari menarik tangan Youra.
Namun tiba tiba energi di tubuh Krisna menjadi tidak stabil dan merasakan kebencian yang larut di hati Youra. Krisna tetap memegang tangan Youra dan mengikuti penjaga untuk menuju istana.
Mereka sampai di istana dan langsung menuju ke ruang raja karena penjaga masih ada pekerjaan menjaga benteng. Namun saat sampai di depan pintu ruangan raja,mereka di hentikan oleh prajurit yang berjaga di pintu ruang raja.
“Ada urusan apa kalian!?."Tanya prajurit dengan tegas.
“Aku menemukan seorang penjelajah di sini."Jawab penjaga sembari tersenyum ramah.
“Elemen nya apa?."Tanya prajurit yang mendekatkan mulutnya ke telinga penjaga dengan nada lirih.
“Petir."Jawab penjaga dengan nada lirih.
Prajurit terkejut dan dia masuk ke ruangan. Beberapa saat kemudian,prajurit membawa kabar gembira kalau Krisna berhasil menjadi panglima raja dan mendapatkan tempat tinggal.
“Terima kasih!."Ucap Krisna dengan menundukkan badannya dan tersenyum lebar.
“Kami yang seharusnya yang berterimakasih,di alam semesta ini sudah sangat langka pengguna petir,di alam semesta ini hanya raja dan kamu pengguna petir."Ucap prajurit tersenyum ramah.
__ADS_1
“Selamat ya kakak."Ucap Youra yang tersenyum dan menarik baju Krisna.
“Ahaha iya,oh ya nama kamu siapa dan umur kamu berapa?."Tanya Krisna yang bingung.
“Namaku Youra dan usia ku 16 tahun."Jawab Youra dengan tersenyum.
“Apa!Tidak mungkin,umurku saja hanya 14 tahun!."Suara hati Krisna yang kehilangan semangatnya.
“Sudah ngobrol di rumah baru kamu saja,ini kunci rumahnya dan rumahnya berada di gang 25 nomer 3 ok!."Ucap prajurit yang menyerahkan kunci rumah.
“Baiklah."Ucap Krisna yang tersenyum ramah dan menarik Youra menuju rumah barunya.
Youra hanya mengikuti Krisna dengan bingung karena di seret olehnya. Mereka berdua sampai di rumah itu dan Krisna membuka pintu nya. Mereka masuk ke dalam rumah,Youra meraba raba seluruh rumah untuk menghapal kan ruang ruangan rumah.
“Sudah sana kamu mandi dulu,di sini ada kamar mandi."Ucap Krisna dengan tersenyum dan duduk di sofa yang di sediakan.
“Mesum."Ucap Youra dengan datar dan memeluk dirinya sendiri untuk menutupi badannya dari Krisna.
“Hmmm nggak mau."Ucap Youra yang menundukkan kepalanya.
“Kenapa nggak mau?."Tanya Krisna yang bingung.
“Aku tidak punya pakaian dan celana."Jawab Youra yang menundukkan kepalanya.
“Kalau dalaman punya nggak?."Ucap Krisna yang menahan tawa.
“Kakak mesum!!!."Bentak Youra yang kesal.
__ADS_1
“Andaikan aku punya uang di negara ini,haish harus apa ya."Ucap Krisna yang bingung dan berpikir.
“Ayo ayo!lomba menggunakan energi mengenai sasaran hingga jatuh!!yang bisa menjatuhkan penanda sasaran maka mendapatkan uang 10 juta!."Suara pengumuman di pasar yang terdengar hingga rumah Krisna.
“Ehehe keberuntungan,oh ya 10 juta di sini itu bisa beli apa saja?."Tanya Krisna yang menghadap youra.
“10 juta itu uang sangat banyak,bahkan bisa membeli ratusan pakaian bahkan uang itu tidak akan habis."Jawab Youra yang berpikir.
“Oke kalau begitu,ayo ikut aku ke perlombaan itu."Ucap Krisna yang menarik youra lagi menuju perlombaan itu.
“Kunci dulu pintunya kakak."Ucap Youra yang berhenti.
“Oh iya juga ya."Ucap Krisna yang menarik youra ke pintu dan mengunci pintu dengan satu tangannya.
Mereka berdua sampai di perlombaan dan Krisna kaget melihat serigala besar di arena. Penyelenggara perlombaan turun ke arena dan mengumumkan aturan perlombaan.
“Perlombaan kali ini beda dari yang tahun sebelumnya,perlombaan ini bila kalah akan menjadi santapan serigala besar...Cara untuk kalian menang hanya satu,yaitu membunuhnya."Ucap penyelengara acara dengan pengeras suara dan menunjuk serigala.
“Kak,ayo pulang saja,kalau kakak kalah nanti kakak jadi makanan serigala."Ucap Youra yang sedih dan menarik narik tangan Krisna.
“Itu cuma serigala kecil,aku akan melawannya."Ucap Krisna dengan tersenyum dan mengelus kepala Youra.
“Emangnya serigala itu kecil?."Tanya Youra yang bingung dengan ukuran serigala karena tidak bisa melihat.
“Iya kecil seperti semut."Jawab Krisna yang terpaksa berbohong dan tersenyum lebar.
“Awas kalau boong,dan jangan elus kepala aku lagi kakak mesum!."Ucap Youra yang merasa kesal karena kepalanya di elus Krisna.
__ADS_1
“Hehehe iya maaf."Ucap Krisna yang menggaruk belakang kepalanya karena merasa bersalah.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻