
Krisna tersadarkan dan langsung izin ke guru untuk ke kamar mandi,Yunli pun tenang karena Krisna tidak menyentuh Laila namun Yunli teringat bahwa jiwa yang dia pakai adalah separuh jiwa milik Krisna.
“Sialan tahan semua nya,kenapa aku bego sekali,jika aku terlalu nafsu maka Krisna malah yang akan menjalankan nafsu karena perasaan saling terhubung."Ucap Yunli dengan menepuk jidatnya.
Tiba tiba ada Niko dan Setianza melewati tiang,Yunli yang tau itu teman Krisna langsung loncat dari tiang dan mengajak ngobrol mereka karena Yunli kebosanan.
“Hei,kalian Niko dan Setianza kan?."Tanya Yunli dengan mendarat di tanah.
“Iya,kalau tidak salah kamu jin pengganggu di dalam tubuh Krisna kan?."Jawab Niko dan menanyai.
“Aku bukan jin tapi roh."Jawab Yunli.
“Ouh ya Krisna dimana?."Tanya Setianza dengan melihat ke berbagai arah.
“Krisna ya sekolah,terus kalian ngapain keluyuran dengan baju sekolah?."Jawab dan tanya kembali Yunli dengan curiga.
“Uhuk kalau aku uhuk hmmm ada pelajaran matematika jadinya aku membolos jam pelajaran saja."Jawab Niko dengan tersenyum dan menggaruk belakang kepalanya.
“Kalau Setianza?."Tanya Yunli dengan curiga.
__ADS_1
“Hmmm aku nggak masuk kelas karena pelajaran hari ini di bimbing oleh guru yang tidak cantik dan badan jelek."Ucap Setianza dengan kesal.
“Bukan alasan yang logis tapi aku sependapat dengan kamu."Ucap serentak Yunli dan Niko sembari mengacungkan jempolnya.
“Tepat sekali,kalau guru tidak cantik ataupun seksi itu pelajaran tidak akan masuk ke otak,tapi kalau gurunya terlalu cantik dan seksi itu terlalu bahaya karena memancing nafsu dan kepahaman di pelajaran akan hilang terhapus kan oleh nafsu."Ucap Setianza dengan kesal.
“Nah kami sependapat dengan dirimu wahai siswa pemilih."Ucap serentak Yunli dan Niko sambil tepuk tangan.
“Apalagi kalau gurunya sedang menulis panjang di papan tulis dan yang di bagian atas sudah penuh dengan tulisan,pasti gurunya akan berjongkok dan itu sangat mantap."Ucap Setianza dengan merona.
“Whuh mantap sekali,kita sependapat."Ucap Yunli dan Niko dengan merona dan mengacungkan jempolnya.
“Eh guru Exel aku mau tanya?."Ucap Setianza dengan semangat.
“Silahkan."Ucap guru Exel.
“Guru Exel suka dengan siapa?."Tanya Setianza dengan berbisik.
“Eh itu."Ucap guru Exel dengan merona.
__ADS_1
“Ya tentunya guru Exel suka dengan guru Xia lah."Jawab Yunli dengan tersenyum.
“Woi jangan Ngada Ngada(padahal benar)."Ucap guru Exel mencoba datar.
“Eh bukannya kamu sayang sama guru Xia hehehe."Ucap Yunli dengan menahan tawa.
“Eh guru Exel sayang sama guru Xia kah?."Tanya Niko dengan rasa ingin tau yang besar.
“Guru Exel suka dengan guru Xia itu sangat lama,jangan jangan kalian berpacaran di belakang kita."Jawab Yunli dengan curiga ke guru Exel.
“Woi!!!ya sebenarnya ehem ya gitu deh."Ucap guru Exel dengan merona.
“Wasek!suka guru Xia dari apanya?."Tanya Yunli,Niko,Setianza dengan serentak dan perasaan ingin tau yang luar biasa.
“Hmmm rasa sayang itu tidak pandang apapun."Jawab guru Exel dengan bangga.
“Eh eleh,sok sok'an sekali kau ini,kamu sayang sama guru Xia karena tubuh nya kan."Ucap Yunli dengan tatapan curiga.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🙏🙏
__ADS_1