
Keesokan harinya,Krisna berjalan jalan di hutan untuk mencari udara segar beserta ingin berlatih pedang. Krisna mengeluarkan pedang yin yang dan mulai berlari sembari menebas rumput di tanah.
Diana yang di apartemen melakukan semedi untuk melakukan kekuatannya,jiwanya pergi dari tubuhnya dan berkeliling bumi untuk melihat lihat. Sedangkan tubuhnya tergeletak tanpa nyawa di dalam kamar apartemen.
Ketika berkeliling,dia melihat Krisna menebas rumput hingga ketinggian rumputnya sana semua. Diana melihat Krisna tidak menggunakan energi sama sekali,dia semakin curiga terhadap Krisna karena manusia biasa tidak mungkin menebas rumput dengan ketinggian sama semua.
“Apa yang kamu sembunyikan Krisna."Ucap Diana sembari kembali ke tubuhnya.
Krisna yang latihan pedang tiba tiba merasa kalau dia sedang di awasi,dia melihat ke segala arah dan tidak melihat satu orangpun.
“Firasatku salah."Ucap Krisna sembari mengirim pedangnya ke wadahnya.
Yunli tiba tiba datang dari langit,Krisna seketika kaget karena muncul Yunli,Yunli datang dengan muka sangat senang dan hati berbunga-bunga.
“Oi kamu kenapa?."Tanya Krisna yang curiga.
“Aku tadi bertemu dengan Kaila dan aku menyapanya,terus dia menjawab sapaan ku ahahaha senangnya."Jawab Yunli dengan hati berbunga-bunga dan terjungkal jungkal di tanah karena sangking senangnya.
__ADS_1
“Baru di sapa saja sudah baper kayak gitu,jangan terbawa suasana,nanti sakit lho."Ucap Krisna yang menahan tawa.
“Aku percaya 100 persen bahwa Kaila suka sama aku."Ucap Yunli yang sangat percaya diri.
“Wah selamat ya."Ucap Krisna yang menahan tawa.
“Oh ya kamu sedang apa?."Tanya Yunli yang melihat lihat Krisna.
“Aku tadi latihan pedang dan sekarang aku bingung mau apa."Ucap Krisna yang bingung.
“Oh ya,bukannya setiap regu ada markas masing masing,markas kita dimana?."Tanya Yunli yang berpikir.
“Bagaimana kalau kita tanya guru Exel saja."Ucap Yunli sembari terbang menyeret Krisna.
Mereka berdua melihat guru Exel di depan rumahnya,Yunli mendarat di depan guru Exel dengan benar sedangkan Krisna mendarat dengan tubuh terlentang.
“Exel,ngomong ngomong markas regu Eight sudah ada kah?."Tanya Yunli sembari membangunkan Krisna.
__ADS_1
“Oh ya lupa,kalian silahkan mengadakan kumpulan dan rencanakan mau beli gedung perkumpulan dimana... beserta ini aku ada black card dari organisasi,pakai untuk membeli gedung atau senjata kalian."Ucap guru Exel sembari memberikan black card nya ke Yunli.
“Kalau tidak salah itu kartu unlimited ya."Ucap Krisna yang bangun dengan semangat.
“Iya ahahah,pakai saja sepuas kalian."Ucap guru Exel sembari tersenyum.
“Aku mau beli pistol,pedang,pisau,sniper,ak 47 dan..."Ucap Krisna yang sangat semangat.
“Kita beli tank juga."Ucap Yunli yang semangat.
“Kalian ini."Ucap guru Exel sembari menepuk jidatnya.
“Oke kita kumpulkan seluruh regu Eight."Ucap Yunli sembari terbang mencari anggota.
Krisna mengeluarkan pedangnya untuk melakukan salah satu kekuatan dari pedang yin yang,dia menggores ibu jarinya dengan pedangnya.
Krisna pun membentuk 5 lingkaran di sekitarnya,dia mengarahkan pedangnya ke atas dan seketika Yunli,Exo,Kaila,Niko,dan Setianza menempati lingkaran itu.
__ADS_1
“Bagaimana bisa dia."Suara hati guru Exel yang sangat tidak percaya.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻