Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat

Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat
Curhat


__ADS_3

Tangan Krisna gemetaran karena dia termakan oleh emosi,dia mengirim pedang yin yang ke wadah di dalam tubuhnya dan dia berlari dari sana karena tidak kuat melihat mayat temannya sendiri yang baru saja dia bunuh.


Diana sampai di kamar hotelnya,dia membuka kamar hotelnya dan ada telepon genggam yang berdering di tengah kasurnya,dia mengangkat telponnya untuk mengetahui siapa yang menelepon.


“Siapa?."Tanya Diana mengangkat telpon.


“Kita undur pelaksanaan rencananya,kamu dapat bersantai atau melakukan apapun terserah kamu,tapi kamu harus bersiap ketika kami memberikan tugas."Ucap raja di telpon.


“Terima kasih atas infonya."Ucap Diana sembari menutup telpon.


Diana terdiam karena mendengar kabar itu,namun tiba tiba dia melemparkan hpnya keluar jendela dan dia lompat ke kasur karena sangat senang dapat melakukan apapun di bumi tanpa pengawasan mereka semua.


“Ahahaha wuhu azik,bebas hidup ini tanpa mereka,whuhu!."Ucap Diana yang berguling kesana-kemari di kasur dengan sangat senang.


Namun tiba tiba Diana terpikirkan tentang Kaila dan Lina yang memiliki energi. Diana memikirkan apakah Krisna punya energi atau tidak,dia mulai berpikir mendalam.

__ADS_1


“Apakah Krisna memiliki kekuatan sama seperti mereka,tapi kalau dia memiliki energi pasti terlihat jelas,namun di tubuhnya tidak ada sama sekali energi,tapi bisa jadi dia pengguna energi tingkat tinggi sehingga bisa menyamarkan energinya,hmmm tidak mungkin karena usianya masih segitu."Ucap Diana yang berbicara sendiri dan berpikir.


Krisna berlari balik ke mayat Julian untuk menguburnya,dia menghancurkan tanah hingga berlubang dan memasukkan bagian tubuh Julian yang terbelah pedangnya.


Krisna mengambil tanah dan menutup lubang berisi mayat itu dengan tanah. Dia menuju rumah guru Exel untuk menceritakan kejadian tadi.


“Guru Exel!."Sapa Krisna dengan nada tinggi dan terengah-engah.


“Ada apa Krisna?."Tanya guru Exel yang bingung.


“Tadi uhuk tadi tadi aku mem mem mem...."Ucap Krisna yang tidak jelas karena lelah setelah berlari.


“Aku membunuh sahabat ku sendiri huhuhu.'Ucap Krisna yang terengah-engah dan menangis.


“Tidak kusangka kamu gay,setelah memerkosa terus di bunuh,astaga."Ucap guru Exel yang menghela nafasnya.

__ADS_1


“Bukan begitu woi!."Bentak Krisna yang kesal.


“Hehehe aku cuma bercanda,membunuh itu adalah hak biasa kok Krisna,tenang saja."Ucap guru Exel yang menenangkan Krisna.


“Tapi aku membunuh orang tidak bersalah."Ucap Krisna yang menangis dan merasa bersalah.


“Sudah jangan di pikirkan,dulu aku malah sering membunuh orang yang tidak bersalah ketika emosi,tapi sekarang aku sudah bisa mengontrol emosi."Ucap guru Exel yang membayangkan masa lalunya.


“Tapi kalau nanti aku di tangkap polisi bagaimana."Ucap Krisna yang ketakutan.


“Kita di bumi mendapatkan perlakuan khusus,kita mau melakukan pembunuhan atau apa,tidak akan masuk penjara."Ucap guru Exel yang sangat bangga karena dia memiliki energi.


“Tanpa manusia,kita tidak pernah ada,jadi menurutku ya harus menghormati mereka."Ucap Krisna yang duduk di tanah.


“Apa kamu bilang?baru saja kamu membunuh manusia dan apakah itu namanya menghormati?."Tanya guru Exel yang menahan tawa.

__ADS_1


“Hmmm ok,its fun."Jawab Krisna yang merasa salah.


TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻


__ADS_2