
“Kakak sudah ketemu, sekarang kita kemana?," Tanya youra yang kebingungan.
Krisna menatap Youra dan terkejut melihat pedang yin yang di punggung Youra.
Youra menatap mata Krisna langsung mengetahui kalau dirinya mengamati pedang yin yang, aku(Youra ya) mengambil pedang yin yang di punggung ku menyerahkan ke Krisna.
“Terima kasih," Ucap Krisna memeluk pedang yin yang.
“Ini kerja keras kita mengambil pedang yin yang kecuali si Xeta yang menghalau kami untuk mencuri pedang yin yang," Ucap Lina melirik Xeta.
“Ya aku menghalau kalian karena kalian mencuri, mencuri itu perbuatan yang salah," Ucap Xeta yang melipat tangannya.
“Kalau kami izin mengambil?," Tanya serentak Lina, Mikael, Diana, dan Youra sembari melipat tangannya melirik Xeta.
“Hmmm anu," Jawab Xeta yang kebingungan.
“Oh ya, aku baru pertama kali melihat mu, salam kenal ya," Ucap Krisna sembari melambaikan satu tangannya ke Xeta.
“Krisnaaa, jangan dekat dekat dia, dia wanita yang kasar dan tidak baik kenal seorang yang baru," Bisik Lina di telinga Krisna.
“Aku bukan wanita kasar," Ucap Xeta dengan tatanan datar.
__ADS_1
“Kamu ini wanita kasar, kami berempat saja tadi hampir kalah dalam mode tidak menggunakan energi," Ucap Lina melipat tangannya.
“Terserah kamu saja," Ucap Xeta mengalah.
Krisna mengamati pedang yin yang dan merasa tidak pantas terhadap nya karena dia tidak merasakan energi apa apa memegang pedang itu.
Tiba tiba dirinya masuk ke dimensi yin yang dimana ada naga.
“Ahaha bertemu lagi kita," Ucap naga dengan tawa.
“Ahaha, aku kesepian tidak ada yang bisa ku ajak bicara, biasanya kamu selalu mengajak ku bicara dalam setiap saat," Ucap Krisna tersenyum menatap naga.
“Oh ya... Aku merasakan kalau kekuatan mu menghilang," Ucap naga mengamati Krisna.
“Sudah jangan memberikan ekspresi wajah seperti itu, aku tau kah kuat walaupun tanpa kekuatan sebelumnya," Ucap naga yang menyemangati Krisna.
“Terima kasih," Ucap Krisna yang tersenyum ikhlas.
“Maaf juga, aku tidak bisa memberikan kekuatan ku kepadamu entah kenapa, seperti ada penghalang di tubuhmu," Ucap naga mengamati Krisna.
“Tidak apa, aku memiliki kekuatan sendiri, ku serahkan kamu ke Youra ya, bantu dia," Ucap Krisna sembari tersenyum.
__ADS_1
“Oh ya, ada suatu hal yang ingin ku sampaikan," Ucap naga.
Krisna kembali ke dunia nyata dan menodongkan pedangnya ke Youra.
Youra mundur karena mengira dirinya akan di tusuk oleh Krisna namun Krisna tau kalau Youra salah paham.
“Ku berikan pedang yin yang kepadamu," Ucap krisna menodongkan pedangnya.
“Ehhh!" Serentak mereka yang kebingungan.
“Kenapa, aku tidak butuh pedang ini," Ucap Krisna menarik tangan Youra dan menaruh pedangnya di telapak tangan Youra.
“Tapi bukannya itu sebagian besar kekuatan mu?" Tanya Diana yang bingung.
“Tidak usah, ku berikan kepada Youra saja," Ucap Krisna sembari tersenyum.
“Tapi aku punya pedang pemberian kakak dulu," Ucap Youra menunjukkan pedang pemberian Krisna dulu.
“Sudah bawa sini pedang yang dulu ku kasih, sekarang pedangmu adalah pedang yin yang," Ucap Krisna menodongkan tangannya.
Youra memberikan pedangnya ke Krisna dengan perasaan bingung.
__ADS_1
Krisna mengayunkan pedangnya ke segala arah untuk mencocokkan tangannya dengan pedang barunya.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻