Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat

Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat
Kabur


__ADS_3

Alexia dengan tubuh terluka mengangkat sniper nya, dia menekan tombol kecil di sniper nya dan muncul garis garis merah di sniper nya.


Shawn dan Hyunh berjalan di depan Alexia untuk menjaganya selagi senjatanya mengisi kekuatan. Tenz bersama Marved berjalan maju menuju Tatsumi.


“Aku akan mengeluarkan pion terkuat ku yang tersisa," Ucap Tenz memunculkan guru Exel, Shin, dan Jack.


“Musuh kita bukan sembarang musuh, dia sangat kuat," Bisik Marved serius berjalan menuju Tatsumi.


Tiba tiba dari langit jatuh 3 orang ke tanah yaitu ayah Krisna, ayah Lina, dan ibu Krisna.


Marved merentangkan tangan kirinya menghalangi Tenz berjalan menuju Tatsumi karena ada mereka bertiga.


“Mundur," Telepati marved.


“Hah, baiklah," Telepati Tenz.


Mereka berlima teleportasi pergi menuju planet yang dulu di gunakan untuk latihan. Ayah Lina yang sangat khawatir terhadap Lina mencari ke seluruh arah, dia melihat Lina dan berlari memeluknya.


Kaila beserta yang lain menghampiri ibu Krisna sedangkan ayah Krisna melacak energi mereka berlima.


Krisna yang berada di dalam wadah Tatsumi murung menatap kebawah memendam rasa benci, Tatsumi merasakan kebencian Krisna yang sangat dalam dan dirinya memejamkan matanya menuju dimensi nya.

__ADS_1


“Bagaimana?" Tanya Tatsumi dengan lirih.


“Cepat pergi dari tempat ini!" Bentak Krisna penuh emosi.


“Baiklah," Ucap Tatsumi membuka matanya.


Tatsumi teleportasi ke planet kelahirannya yang bernama planet Cyber.


Tatsumi berada di rumahnya yang berada di tengah hutan, dirinya menyentuh tubuh robot buatannya dan berpisah dari Krisna.


“Dimana ini?" Tanya Krisna melihat sekitar.


“Ini planet Cyber, planet yang akan membuat mu tenang dan tidak akan di lacak mereka berlima," Jawab Tatsumi sembari berdiri.


“Namaku Tatsumi, pasukan khusus galaksi 1 juta tahun yang lalu, aku terbunuh di Medan peperangan dan hidup kembali dalam jiwa mu," Jawab Tatsumi.


“Terus kenapa kamu tidak membantu ku di saat aku di bully?" Tanya Krisna dengan muka datarnya.


“Ya kan aku jiwa mu, di saat bully kamu belum memiliki sedikit pun energi jadinya aku belum bisa membantu!" Jawab Tatsumi dengan tegas.


“Heleh alasan, suka kan ngelihat aku di tindas?" Tanya Krisna dengan muka datar nya.

__ADS_1


“Yaaaa betul si tapi bukan begitu," Jawab Tatsumi menahan tawanya.


“Eh, kalau kamu di jiwa ku kenapa Yunli di jiwa ku juga?" Tanya Krisna yang bingung.


“Aku juga tidak tau," Jawab Tatsumi membalikkan badannya menuju pintu keluar rumah.


Tatsumi berjalan jalan keluar rumah mencari angin, Krisna mengikuti dari belakang karena masih takut sendirian di rumah orang.


“Mau kemana?" Tanya Krisna mengikuti Tatsumi dari belakang.


“Ke tempat dimana pedang ku tersimpan," Jawab Tatsumi sembari berjalan.


“Ehhh, buat apa pedangnya, kan aku sudah kuat," Ucap Krisna sangat percaya diri.


“Dasar bodoh, kau akan kalah dengan marved bila kamu tidak membawa pedangku!" Bentak Tatsumi yang khawatir.


“Tapi kamu tadi memberikan ku peta pedang?" Tanya Krisna yang bingung.


“Ya aku menggiring kalian supaya jauh dari pemukiman dan bila terjadi pertarungan tidak akan ada korban jiwa dari warga setempat," Jawab Marved sembari menggaruk kepala besi nya.


“Waw, pintar sekali kamu, sebab kamu teman teman ku hampir mati," Ucap Krisna tersenyum seperti iblis dan ingin mencekik marved.

__ADS_1


TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻


__ADS_2