Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat

Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat
Ronde 1 selesai kalah


__ADS_3

“Uhuk sialan."Ucap Krisna dengan batuk darah.


Lina mengambil pedang Krisna yang tergeletak dan menebaskan ke tubuh slacer,reaper menembakkan peluru shotgun ke Lina namun peluru itu menembus badan Lina.


Sova dan hanzo saling bertarung satu sama lain dengan panah yang mereka miliki,hanzo merasa bosan dan mengambil 5 anak panah. Hanzo mengarahkan ke udara dan melepaskan kelima anak panah itu.


Anak panah itu berada di udara namun panah itu menusuk seluruh tubuh Sova,Sova yang tidak menyadari kalau hanzo bisa mengendalikan anak panah merasa kesal.


“Curang kau."Ucap sova yang kehilangan kesadaran.


Yunli tersenyum melihat teman temannya tumbang satu persatu,dia langsung memunculkan bongkahan kristal besar yang sangat tajam seperti biasanya,kristal itu mulai bercabang dan bergerak sendiri menyerang semuanya yang Yunli suruh.


Semua regu not human berfokus menghindari serangan kristal,Krisna merasa sudah waktunya untuk menyerang dan dia teleportasi ke diva yang memiliki armor robot berisi tembakan tempur.


Krisna menusuk diva hingga dia tidak sadarkan diri,Genji melihat itu langsung bergegas ke Krisna,namun Krisna teleportasi ke sombra dan menebas punggungnya hingga dia tidak bisa terbangun.


Slacer berdiri melarikan diri dari Lina dan mulai mengelilingi Krisna untuk mengacaukan fokusnya,seluruh regu Eight menghampiri Krisna.


“Kalian,3 orang berfokus ke Krisna dan yang lain buat yang lain tumbang."Telepati Genji sembari mengarah ke teman teman Krisna.


“Baik."Telepati seluruh regu not human.


Slacer,Genji,dan hanzo berfokus ke Krisna sedangkan yang lain menghantam seluruh teman teman nya. Krisna mengusap darah yang keluar dari mulutnya dan melemparkannya ke arah mereka bertiga.


Darah itu berubah menjadi bola api besar,Genji melemparkan shuriken nya ke arah bola api itu dan bola api menghilang sekejap. rambut beserta mata Krisna mulai kembali seperti semula karena kata guru Exel di larang terlalu memperlihatkan ketika ronde pertama.


Krisna melihat ke arah teman temannya namun mereka semua tumbang dengan luka,Krisna yang syok tidak bergerak sedikitpun,Genji bergerak cepat dan menendang kepala Krisna hingga membentur tanah.


“Jangan bangun Krisna."Ucap harimau yin yang.

__ADS_1


“Benar,balaskan di ronde berikutnya."Ucap naga yin yang.


Krisna memejamkan matanya dan tidak bangun selama semenit lebih. Wasit muncul dan mengumumkan kalau ronde pertama di menangkan eh regu not human.


Semua tenaga medis menghampiri regu Eight,Krisna bangun dari pura pura pingsannya,Lina juga tidak begitu parah lukanya,Kaila yang bersembunyi di penjara kristal yang di buatnya sendiri pun keluar,dan Jett berhasil bertahan dari hantaman palu reinhard. Guru Exel turun ke arena untuk melihat mantan murid-murid nya.


“Hei,apakah dari kalian masih ada yang bisa melanjutkan?."Tanya guru Exel yang khawatir dan melihat yang lain.


“Tidak,hanya kita berempat yang tersisa."Jawab Krisna sembari mengobati lukanya sendiri dengan energi.


“Hei Krisna uhuk,bawa bom ini dan ledakkan ke perisai reinhard ya."Ucap Niko yang di bawa tandu dan memberikan 3 bom pemecah perisai reinhard.


“Terima kasih."Ucap Krisna sembari mengambilnya dan memasukkan ke dimensinya.


“Kalian berempat apakah siap?kalau tidak,aku akan membuat pernyataan menyerah."Ucap guru Exel yang khawatir.


Diana yang datang entah darimana langsung mengusulkan dirinya untuk bergabung dengan regu Eight.


“Apakah aku boleh bergabung dengan kalian?."Tanya Diana dengan tersenyum.


“Sudah kuduga dia memiliki energi."Suara hati Lina dan Kaila yang secara bersamaan.


“Apakah kamu punya kekuatan dan siapa kau?."Tanya guru Exel yang curiga.


“Namaku Diana,aku memiliki energi dari keturunan keluarga langka yang tidak pernah menampakkan diri."Jawab Diana yang mencari alasan dan tersenyum.


“Kamu boleh bergabung tapi apakah kamu siap menanggung luka parah?."Tanya guru Exel yang merasa sedikit curiga.


“Aku tidak akan terluka selama matahari bersinar."Jawab Diana yang tersenyum licik.

__ADS_1


“Hmmm."Gumam Krisna yang sangat curiga.


“Tolong izinkan aku dan Krisna saja yang turun ke arena."Ucap Diana dengan tersenyum manis.


“Tadi kita berdelapan saja kalah!apalagi kalian berdua doang!."Bentak Lina yang cemburu.


“Iya betul,masa kota yang masih bisa berdiri di suruh untuk menonton!."Bentak Kaila yang ikutan cemburu.


“Aku nyimak."Ucap jett sembari menggambar di tanah dengan pisaunya.


“Ya benar kata Diana,kalian istirahat untuk ronde ketiga."Ucap guru Exel yang berpikir.


“Oh baiklah."Ucap Lina dan Kaila yang murung.


Diana dan Krisna berjalan ke arena kembali. Regu not human beserta para ketua tinggi langsung tertawa karena hanya mereka berdua yang turun arena,namun Krisna seketika menghentikan tawa mereka dengan menarik pedang yin yang dari sarungnya.


“Huh,aku benci orang yang merendahkan."Ucap Diana sembari mengeluarkan setengah energinya ke udara.


Energinya dapat menghancurkan tudung untuk melindungi para penonton,para penonton beserta yang lainnya kaget karena Diana dapat menghancurkan tudung yang di buat oleh seorang ahli.


“Bagaimana ini!tanpa tudung kita akan terkena serangan mereka semua!."Gumam petinggi yang ketakutan.


Diana mengangkat kedua tangannya tepat di arah matahari karena sudah siang hari,matahari tepat di bawah mereka dan tubuh Diana di selimuti oleh sesuatu berwarna ungu menyala.


“Apa itu Diana."Ucap Krisna yang merasa bingung.


“Ini namanya kekuatan Maharani,kekuatan langka yang dapat membunuh semuanya yang di sini."Jawab Diana yang menyerap sinar matahari dan melontarkan plasma ke regu not human.


TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2