Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat

Perjalanan Remaja Lemah Menjadi Kuat
Kekocakan


__ADS_3

“Kamu pasti bohong."Ucap Kaila sembari memasukkan peluru ke sniper dengan tatapan iblisnya.


“Aku beneran cuma ngobrol beberapa kata dan dia langsung pergi."Ucap Krisna yang menciut dan menjejerkan kedua telunjuknya.


Namun tiba tiba malaikat baik dan jahat milik Kaila keluar di kedua sisi bahunya.


“Hei Kaila,jangan dengarkan ucapan Krisna,bisa saja dia berbohong."Ucap malaikat jahat yang duduk di bahu Kaila bagian kiri.


“Tidak Kaila,dia mungkin berkata jujur,percaya saja,kalau kamu tidak mempercayainya maka hubungan kalian bisa melonggar."Ucap malaikat baik yang duduk di bahu Kaila bagian kanan.


“Dia itu terbukti bohong...Coba ingat ingat apa yang dia bilang tentang beberapa kata...Pikir pikir terlebih dahulu,kata kata apa yang cuma sedikit doang?."Tanya malaikat jahat yang duduk di bahu Kaila bagian kiri.


“Hmmm apa ya."Ucap malaikat baik bingung yang duduk di bahu Kaila bagian kanan.


“Kata i love you,kata aku suka kamu,kata aku menyukaimu,itu adalah contoh beberapa kata doang...Itu buktinya,jangan percaya dengan omongan laki laki,mereka selalu boong."Ucap malaikat jahat dengan nada tegas yang duduk di bahu Kaila bagian kiri.

__ADS_1


“Benar juga ya."Ucap Kaila yang mengarahkan snipernya tepat di arah kepala Krisna.


“Benar apanya?."Tanya Krisna yang merangkak kebelakang dengan ketakutan.


“Jawab aku...Apakah kamu mengungkapkan rasa ke Diana yang baru muncul itu!."Bentak Kaila yang membendungnya air mata dan mengarahkan sniper ke kepala Krisna.


“Apa maksudmu,dia cuma tanya alasan aku memiliki energi."Ucap Krisna dengan berdiri dan mengambil kain di sakunya.


“Oh maaf aku berprasangka buruk."Ucap Kaila yang mundur karena malu dan berlari.


Tubuh Kaila berputar ke arah Krisna dan Krisna mengusap air mata yang membendung di matanya. Krisna mengusap air mata Kaila dengan kain lap bekas yang baru saja dia gunakan untuk mengelap pedangnya selama perjalanan tadi.


“Baper ya ahahahaha!!!."Ucap Krisna yang tertawa terbahak-bahak.


“Apasih ahk!."Bentak Kaila yang meronta ronta dan mencoba kabur.

__ADS_1


Namun Krisna menahan Kaila sambil mengusap air mata di mata Kaila. Kaila mulai merona namun dia mencium aroma aroma darah dari kain yang di gunakan Krisna,dia merasa ada yang aneh dan mengendus dengan kuat.


“Ini kain apa Krisna?."Tanya Kaila yang curiga.


“Oh ini kain lap yang aku gunakan untuk membersihkan noda darah dari pedang aku tadi."Jawab Krisna dengan tersenyum bersalah dan mulai mundur.


“Oh kamu jujur sekali ya,kukira kamu bakal bohong."Ucap Kaila dengan tersenyum kesal dan mendekat ke Krisna.


“Aku minta maaf!."Ucap Krisna sembari berlari kencang dan melemparkan kain lap.


“Woi sini kamu!."Bentak Kaila yang mengejar Krisna dengan perasaan kesal.


Diana yang berada di apartemen nya masih berbaring sembari berpikir bagaimana rencananya.


“Gimana ya?...Bagaimana kalau aku memenangkan pertandingan dan membunuh Krisna di depan mereka semua...Haish tapi dia anak yang baik namun dia punya dendam...Apalagi aku harus mengurus ketua inti 1 beserta ketua inti 2 lama yang terkenal akan kekuatannya yang luar biasa...Haish bingungnya."Ucap Diana yang berguling guling di kasur.

__ADS_1


TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻


__ADS_2