
“Kalian sudah siap?."Tanya ibu Krisna dengan terengah-engah dan melihat ke krisna dkk.
“Aku mau tanya satu hal,masa kita langsung meluncur ke planet atau menginap di suatu tempat?."Tanya Kaila yang membawa sniper dan merasa bingung.
“Kita akan beristirahat di matahari tempat ku."Jawab ibu Krisna yang bersiap membuka portal.
Namun tiba tiba para pasukan iblis keluar dari bawah tanah,ibu Krisna mengeluarkan cincin besar itu kembali namun seluruh pasukan iblis menjadi butiran debu.
“Kenapa bisa jadi seperti itu?."Tanya Krisna yang kaget dan bersiap siap menarik pedang di pinggangnya.
“Ini bukan pembatalan kendali,namun ada seseorang yang mengubah mayat itu menjadi debu."Jawab ibu Krisna yang memutar cincin besar dengan sangat kencang.
“Baguslah kalau kalian masih hidup."Ucap ayah Krisna yang muncul secara tiba tiba dan sudah terlepas dari kendali viro.
“Kamu masih hidup!."Ucap Krisna yang menarik pedang yin yang dengan sangat benci.
“Krisna tenang,ketua inti 1 tadi di kendalikan oleh viro,jangan salahkan ketua inti 1."Ucap ibu Krisna sembari memeluk Krisna untuk menenangkan nya.
“Maaf Krisna."Ucap ayah Krisna yang merasa bersalah.
__ADS_1
Ayah Lina tiba tiba datang dari langit menggunakan sayap burung gagak di punggungnya. Ayah Lina menginjak tanah sembari menghilang kan sayap itu dan berjalan menuju ke ayah Krisna.
“Di mohon kerjasamanya."Ucap ayah Lina yang menepuk pundak ayah Krisna.
“Baiklah."Ucap ayah Krisna yang tersenyum.
“Ayah masih hidup!."Ucap Lina yang sangat kaget.
“Kamu ingin ayah mati hah!bukannya bersyukur ayah masih hidup!."Bentak ayah Lina sembari menjitak Lina dengan keras karena kesal.
“Dia ayah mu Lina?."Tanya Krisna menunjuk ketua inti 1 baru.
“Dimana ketua yang lain?."Tanya Ayah Krisna yang merasa bingung.
“Mereka sudah mati di barisan depan."Jawab ayah Lina yang mengupil.
“Kenapa kamu santai sekali dan kenapa kamu tidak menemani mereka biar sebagian kematian bisa di tunda dengan adanya kamu."Ucap ayah Krisna dengan tatapan datar.
“Nggak tau,tadi aku tidur."Ucap ayah Lina sembari mengusap kotoran hidung di tembok.
__ADS_1
“Parah kamu ini sebagai ketua inti 1."Ucap ayah Krisna yang merasa kesal.
“Daripada kamu di kendalikan musuh dan menyerang pihak baik...Mantan ketua macam apa kamu ini."Ucap ayah Lina yang ikut merasa kesal.
“Aku begini begini bisa menyegel Iblis itu,sedangkan kamu menyerang dan kabur tadi waktu aku merasakan energi mu."Ucap ayah Krisna dengan kesal.
“Itu aku merasa ngantuk karena lawan yang membosankan."Ucap ayah Lina yang mencari alasan dan merasa kesal.
“Sudah jangan berkelahi seperti itu,seperti anak kecil saja!."Bentak ibu Krisna yang menjitak mereka berdua dengan keras.
“Iya maaf."Serentak ayah Krisna dan Lina yang terpuruk kesakitan.
Cuaca mulai membaik dan sudah tidak gelap lagi. Keberadaan iblis itu sudah tidak di bumi dan tidak tau dimana dia bersembunyi lagi untuk menyembuhkan dirinya.
“Gelapnya kegelapan pasti akan ada cahaya."Ucap ibu Krisna yang tersenyum melihat cuaca yang cerah.
“Kata kata bagus!."Ucap Yunli yang merona dan mencatat kata kata itu.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH
__ADS_1