
Ayah Krisna melihat sekitar namun tidak ada Diana,dia pun merasa kalau pukulannya sudah cukup dan teleportasi kembali ke planet persembunyian nya.
Namun Diana masih di tempatnya karena kekuatan nya yang bisa menghilang beserta menyembunyikan energinya,dia berjalan ke arena seperti tidak terjadi apa apa.
Namun tiba tiba Diana melihat Krisna yang sedang mencari sesuatu,dia menghampiri Krisna beserta merubah pakaiannya dan mengirim pedangnya ke dimensi barangnya.
“Hei Krisna,kamu lagi ngapain?."Tanya Diana sembari melambai dan berjalan menuju Krisna.
“Aku mencari mu,kemana saja kamu?."Jawab dan tanya krisna yang curiga.
“Oh tadi aku cuma lihat pemandangan danau doang."Jawab Diana yang mencari alasan sembari tersenyum.
“Masa,aku mau lihat."Ucap Krisna berjalan melewati Diana.
“Eh jangan,ada ikan hiu,jangan deh."Ucap Diana yang tersenyum sembari mendorong Krisna ke arah arena.
“Oh ya darikapan hiu di air tawar."Ucap Krisna yang di dorong dan berpikir.
“Sudah jangan di pikirkan,selesaikan pertandingan dan istirahat."Ucap Diana sembari menggandeng tangan Krisna dan berlari.
__ADS_1
Mereka berdua berjalan ke arena namun ada ketua inti 1 baru di tengah arena sembari membawa pengeras suara.
“Terima kasih sudah menonton pertarungan antar organisasi,maaf saya berkata seperti ini,ronde 3 akan di adakan besok karena banyak yang terluka di pertarungan tadi dan ada 2 orang yang mati...sekian terima kasih."Ucap ketua inti 1 baru sembari teleportasi ke rumahnya.
Krisna tersenyum lega karena dia bisa beristirahat sejenak untuk melepaskan kelelahannya,Diana menggandeng tangan Krisna dan berlari ke arah hutan.
“Eh mau kemana Diana?."Tanya Krisna yabg bingung dan ikut berlari.
“Aku ajak sebentar saja."Jawab Diana yang menarik Krisna sembari berlari.
Mereka sampai di hutan tepat di dekat tebing,Krisna merasa curiga namun Diana duduk di bibir tebing sembari melihat pemandangan hutan.
“Apa itu."Ucap Krisna yang ikut duduk di bibir tebing.
“Apa alasanmu punya energi?."Tanya Diana sembari melihat ke wajah Krisna.
“Jujur ya,aku ingin jadi kuat dan membunuh seluruh orang yang sering bullying aku dulu."Jawab Krisna dengan kesal.
“Tujuan bagus,tapi...Bila ada yang membunuh mu di suatu saat bagaimana?."Tanya Diana yang tersenyum kecil dan melihat ke bawah.
__ADS_1
“Hmm aku akan pasrah bila seluruh dendam ku sudah terbalaskan semuanya,tapi aku masih ingin hidup mencari pasangan hidup sembari kerja si."Jawab Krisna sembari berbaring di tanah dan melihat ke langit.
“Impian bagus,oke sampai jumpa."Ucap Diana yang berdiri sembari berjalan pulang ke apartemen.
“Aneh dia."Suara hati Krisna yang curiga.
“Oh iya,kalau tidak salah Niko sudah mati,kamarnya di pakai siapa ya."Ucap Krisna yang berpikir sembari melompat dari atas tebing.
Ketika hampir jatuh ke tanah dia teleportasi cepat menuju ke rumah markas,namun yang lainnya belum kembali pulang,Krisna berjalan masuk dan melihat Kaila yang melamun di dekat air mancur taman.
“Hei Kaila,kamu kenapa?."Tanya Krisna sembari berlari menghampiri.
“Kamu tadi kemana bersama Diana hah!."Bentak Diana sembari mengarahkan snipernya ke samping kepala Krisna dan menarik pelatuk.
Peluru sniper tidak mengenai Krisna tapi Krisna merasakan kalau tadi seperti ingin di bunuh olehnya.
“Aku tadi cuma mengobrol sama Diana."Jawab Krisna dengan keringat dingin.
TUNGGU KELANJUTANNYA DAN JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA DAN SAYA MINTA MAAF BILA ADA KOSAKATA YANG SALAH 🙏🏻
__ADS_1