
kini pagi sudah terbit, nia tampak bersiap siap ke kampus, untuk ke kampus nia menggunakan mobil karena motornya ada di rumah
kini nia sudah menuju kampus, nia tetap seperti biasa, berwajah sinis,cuek seakan tak ada masalah
setelah memikirkan mobilnya
clarisa mana ya, tumben ngak ada di pakiran, ini kan motornya
nia langsung menuju ruang kelasnya, tiba tiba ada keramaian
"Waw, mereka memang ganteng ganteng ya , aku mau satu " ucap mahasiswi di kelas itu
astaga, kenapa davin datang ke sini bawa temannya juga, apa mau tebar pesona lagi
"hai tuan, ini kelas bukan tempat fashion show" ucap nia
"akhirnya datang ni bocah " ucap davin
"bocah, lu bilang gue bocah, mau cari gara gara ama gue lo" ucap nia
"lo masi emosian ya, kalau gitu mending ngak usah datang ke kampus, bisa hancur ni kampus" ucap davin dengan begitu santai
.
"benar benar mau cari gara gara, oke gue terima" ucap nia dengan membunyikan jari jarinya
"buset parah ni nia, kalau kek gini davin yang kita kenal orang nya hangat dingin bisa bisa jadi butek" ucap dino kepada raka
__ADS_1
"lo benar din, bisa di sebut susi (suami takut istri) juga ni" jawab raka
mendengar ucapan itu davin mendehem kepada temannya, tapi dino dan raka seakan tak bersalah
clarisa yang hanya melihat drama mereka saja
"lis, tadi lo pakek motor kan" tanya nia pada clarisa
"iya, emng napa" tanya clarisa
"tukaran kita, gue bawa motor lu bawa mobil, soalnya gerah gue bawa mobil" ucap nia
"lo kok gini amat si, mau nyiksa teman sendiri" ucap clarisa
"hai nona apa anda mengendarai mobil jadul" ucap raka yang ngeledek
"cari mati ya"ucap nia dengan melirik matanya dengan tajam
melihat lirikan itu membuat dino dan raka diam, lirikan yang bagaikan silet
melihat itu davin tertawa
"mampus lo" ucap davin
"lihat aja lo, akan gue viralkan lo di bikin butek oleh nia dan gue bikin caption nya 'tuan muda alexander butek gara gara menikahi gadis bar bar yang sadis" gumam dino dan di ikuti tawa raka
kini davin, dino dan raka sudah pergi dari kelas nia dan clarisa, setelah itu clarisa menghampiri nia
__ADS_1
"ni, lo serius mau sama si davin" tanya clarisa
"Klau gue nurut aja asalkan cocok, gue dengar si dia minta waktu 3 bulan, baru mutusin mau atau ngak nya" ucap nia sambil memainkan kukunya
"3 bulan, terus lo ada niat mengagalkannya ngak" tanya clarisa
"karena ini perjodohan, gue belum ada niat untuk mengagalkannya" ucap nia
"lo nurut aja gitu, mau cepat cepat nikah ya " tanya clarisa dengan resek
"bukan gitu ris, aku belum kepikiran untuk itu, aku mau cari mama dulu " ucap nia dengan nada rendah
"Oalah, terus sudah ada perkembangan tentang mama lu " tanya clarisa
"belum ris, oh ya soal niat gue cari mama jangan lo kasih tau ke siapa pun" ucap nia dengan serius
" kenapa" tanya clarisa dengan menaikan alis seperti orang bingung
"gue cari mama ngak mau di bantu oleh siapa pun, kecuali gue yang minta" ucap nia
"lo aneh bangat ni, di Bantuin kagak mau, kalau gitu lo mau minta bantuan ama gue ngak" ucap clarisa dan bertanya dengan resek
"bukanya gue udah bilang, Napa lo nanya lagi bambang" ucap nia dengan mendorong jidat clarisa
.
.
__ADS_1