
saat nia sedang istirahat di luar ruangan mawar berusaha memberitahu dan menyakinkan davin agar ia tidak memutuskan hubungan dengan nya
"kak mawar bisa jelaskan " ucap mawar memohon
"bawa saja dia langsung pak" ucap davin kepada polisi
"kak kak" panggil mawar saat di bawa polisi
davin hanya duduk di depan ruang nia, bahkan mereka semua terkejut melihat davin yang begitu marah
"davin kenapa kamu begitu cepat mengambil tindakan, dan kenapa kamu bisa sejarah ini" tanya tuan alexander
"davin hanya.. " davin bingung harus menjawab apa
"hanya apa davin" tanya mama davin
"davin menyukai nia" jawab davin tertunduk
mereka semua terkejut mendengar ucapan davin, bhkan keluarga nia pun terkejut
"nia, bagaimana mungkin kamu menyukai nia" tanya tuan alexan
"davin sudah menyukai nia sebelum bertunangan dengan mawar pa" jawab davin tertunduk
"sejak kapan kmu menyukai nia" tanya mama davin
__ADS_1
"sejak saat kalian jodohkan, tapi nia selalu membuat masalah bahkan tentang hubungan perjodohan itu, tapi davin berusaha mendapatkan nia" jawab davin sambil menegakkan kepalanya
semua orang hanya bisa diam setelah mendarat ucapan davin, di dalam ruangan nia ditemani niko dan rita
"nia masih belum mau istirahat, tolong tinggalkan nia sendiri " ucap nia dengan suara pelan
mereka hanya bisa menuruti permintaan nia, dan meninggalkan nia sendiri
diruangan nia hanya diam dan terkadang teringat kejadian kecelakaan itu ,air mata keluar dari mata nia karena tak tau harus bagaimana mengucapkan rasa sakit itu
"kenapa ada orang seperti diriku, yang berharap kejadian yang terasa sakit bisa dilupakan dan di hapus dari ingatan " gumam nia sambil menangis
terkadang nia sedikit merasa sakit dengan tangan kanan nya ,tapi nia berusahan untuk bisa menggerakkan tangannya agar ia tidak terlalu merepotkan yang lain
"nia" panggil davin dan beberapa orang masuk
"apa kamu bersedia menjadi pendamping hidupku?" tanya davin sambil memberikan cincin
"jangan bicara sembarangan, saya ingin hidup saya tidak menyedihkan lagi" jawab nia
"aku janji tidak akan menyakiti kamu, dan akan selalu menjaga kamu, aku mohon nia" ucap davin benar benar serius
"kak" panggil niko sambil memegang pundak nia
"jika saya terima, maka kamu harus ikut beberapa aturan " jawan nia
__ADS_1
"aturan" jawab davin
"jika tidak mau tutup saja kotak cincin itu " ucap nia
"oke oke, aku akan mengikuti semua aturannya " jawab davin
setelah itu davin sering menemani nia di rumah sakit, bahkan memperlakukan nya seperti seorang ratu
1bulan sudah terlewati dimana nia sudah sembuh dan tangannya sudah sedikit bisa di gerakan
"sekarang kamu duduk dulu" ucap rita sambil memapa nia duduk
"habis ini nia boleh ke apartemen kan" tanya nia
"kamu tau kan pernikahan kamu dengan davin 3 hari lagi, jadi izin kan kami bersamamu selama 3 hari ini" ucap hutomo memohon
"baiklah " jawab nia
hari demi hari telah terlalu bahkan nia dan davin sudah sah menjadi suami istri
"aturan itu akan ku katakan dengan beriring nya waktu, dan untuk aturan pertama aku tidak suka di manja, jadi jangan coba coba memanjakanku sedikit pun" ucap nia serius dan memberi aturan
" oke oke baiklah " jawab memelas
"satu lagi jangan larang apa pun yang aku kerja kan" ucap nia sambil mengeluarkan aturan ke dua
__ADS_1
mendengar percakapan mereka membuat semua orang tertawa
jangan lupa mampir ke novel baru Author AKU BUKAN DIA