Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
tikus keluar dari tepung


__ADS_3

Subuh pun sudah hadir, kumandang adzan di masjid itu membangunkan nia dari tidurnya. Nia pun bangun dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi, untuk mandi dan siap siap menunaikan solat subuh.


Nia memang dikenal dengan barbar, dan sikap tomboy nya yang begitu aneh, tapi dibalik itu semua, nia memiliki hati yang baik dan rindu sosok seorang ibu


Setelah selesai sholat subuh, nia menuju kamar yang ada di depan kamarnya, kamar yang dituju nia adalah kamar niko adiknya


Tok.. Tok.,tapi tak ada jawaban dari balik pintu


"woi, bangun solat subuh, lu kan sekolah"nada nia seperti seorang kakak


"hm, bentar masih ngantuk kak"jawab niko dari dalam kamar


pengen di dobrak ni pintu, ujar nia dalam hati


"oke, satu, dua, tiga"nia menghitung untuk membuka pintu


tapi di dalam kamar niko berlari membuka pintu sebelum kakaknya mendobrak


"kakak apaan sih, pagi pagi mau dobrak pintu, kan gak baik kak"ujar niko dengan sedikit serak sambil mengecek ngecek matanya


"dasar lu, lu niat sekolah atau nggak, udah jam berapa"ujar nia sambil menarik niko masuk ke dalam kamar

__ADS_1


nia duduk di kursi niko dan mengawasi adiknya itu, agar ia tidak tidur lagi


"sana, mandi"perintah nia


"hm" jawab niko sambil memonyongkan bibirnya


15 menit kemudian niko sudah selesai mandi, nia pun keluar dan menunggu niko di luar, sedangkan mawar sudah bersiap siap untuk ke kampus dengan menawan dan mempesona


nia melirik mawar yang baru keluar dari kamarnya, kamar mawar bersebelahan dengan kamar nia


"Napa lo liat gue kek gitu"tanya mawar pada nia sambil berharap sinis


mawar pun geram dengan sikap nia barusan, tapi ia memilih lanjut untuk turun daripada harus berdebat dengan nia


"ko lo kok lama amat, lu udah ketinggalan nih"ucap nia di depan pintu niko


"ketinggalan apa kak"tanya niko,sambil keluar dari kamarnya dengan pakaian sekolah yang rapi


"itu, tts"sambil tertawa, dan menunjuk ke arah kamar mawar


niko pun ikut tertawa dengan ucapan nia,mereka pun turun, dengan nia beraut wajah datar, niko berwajah dingin

__ADS_1


pukul menunjukkan jam 07.00 pagi ,waktunya nia, mawar dan niko berangkat


niko pun masuk ke dalam mobil yang sudah ada di depan rumah, niko di antar dengan sopir pribadi karena mengingat umurnya yang cukup muda untuk berkendara sedangkan mawar juga ikut masuk kedalam mobilnya dan mengemudi dengan sendiri


tapi berbeda dengan nia, nia tidak menggunakan mobil untuk berangkat ke kampus, tapi ia menggunakan motor besarnya yang berwarna hitam


sesampai di kampus, tepatnya di parkiran nia sudah ditunggu clarissa


"lama amat lo "ucap clarisa sambil melihat kukunya


"macet ris"jawab nia


mereka pun mulai menuju kelas ,di kelas sudah rame rame dan ribut, nia dihampiri oleh mawar


"hai, bentar lagi akan ada kontes kecantikan, mending l ngak usah ikut, karena lo sudah pasti kalah"ucap mawar dan di iringi tertawa bersama teman temannya


"terserah, yang jelas kita ikut, mau kalah atau menang kita gak peduli"ucap clarissa sambil memutar balikan bola matanya dan menuju tempat duduk


"ni, itu sepupu lo kenapa larang larang kita untuk masuk kontes kecantikan, atau jangan jangan takut kalah"lirih clarissa


"mungkin, tapi Bodo amat"jawab nia

__ADS_1


__ADS_2