Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
mikir 7 hari 7 malam


__ADS_3

1 hari setelah nia di lantik, nia sudah siap siap pergi, ia menemui clarisa dan janji akan bertemu di cafe


"udah dari tadi ris" ucap nia sambil duduk di kursi


"widih, buk boss udah datang" ledek clarisa sambil melihat nia dengan senyum


"buk boss, dasar lu, jangan manggil gue kek gitu Napa, panggil gue nia aja kek biasa" ucap nia kepada clarisa dengan wajah aneh


"oke, oke, kalau gitu, apa rencana selanjutnya" ucap clarisa dengan serius


"keluarga besar wijaya akan datang besok, jadi kita harus bisa mendekati mereka, mungkin kita akan minta bantuan kak revan" ucap nia melirik clarisa


" Btw kak revan sibuk ngak, kan itu acara keluarga besar wijaya kan kak revan juga tuan muda nia" ucap clarisa dengan serius dan memandang nia


"pasti kak revan mau bantu, kan aku adik kesayangannya" ucap nia sambil meminum kopi


"lu mau ngerepotin kak revan" tanya clarisa


" ngak, nanti saat kita udah berhadapan langsung dengan situasi kita akan tau apa yang harus kita lakukan, kita berfikir kalau sulit untuk datang ke acara itu nyata ngak, dan jika kita berfikir mudah nyatanya sulit, gimana" ucap nia pada clarisa


" iya sih, kalau gitu kita lihat situasi aja, Btw gue Ngapain, kan gue bukan ceo" tanya clarisa dengan bingung

__ADS_1


" jadi bodyguard gue aja" ucap nia sambil ketawa


"jahat amat lu ni, tumben lu ketawanya happy" ucap clarisa sambil bertanya


"gue ngak sabar ketemu sama mama gue ris" ucap nia dengan serius


"gue akan bantu lo ,ngak usah khawatir" ucap clarisa membuat nia tersenyum


"makasih ya" ucap nia


kini mereka sudah pulang, dan di rumah nia davin sudah menunggu dari tadi


"kak, dari mana aja, itu kak davin udah nungguin dari tadi" ucap niko sambil ngledek nia


"tandanya kak davin perlunya sama kakak" ucap niko dengan sok menjelaskan


nia pun menuju ke ruang tamu untuk bertemu davin yang dari tadi menunggunya


"ada apa kak"tanya nia mengejutkan davin yang sedang main hp


"sudah pulang ya" tanya davin pada nia yang sedang berdiri

__ADS_1


"hm"ucap nia dengan angukkan


"aku ke sini mau ngajak kamu jalan jalan atu bisa di sebut k-kencan" ucap davin dengan terbata


"what, kencan, kak masih serius dengan perjodohan ini, mending kakak mikir 7 hari 7 malam, keknya kak davin niat amat sama nia" ucap nia yang terkejut dengan ajakan davin


"saya sudah memikirkannya dengan matang, jadi saya akan menerima resikonya apapun itu, dan saya pasti akan memdapatkan apa yang selalu saya inginkan termasuk kamu"ucap davin dengan arogan


"tapi saya bukan wanita yang seperti kak davin bayangkan, pertama saya wanita resek kedua saya wanita nakal ketiga saya bukan wanita yang suka manja ke empat saya wanita yang keras kepala"ucap nia berusaha menjelaskan kepada davin


"saya sudah bilang, kalau saya akan menerima semua risikonya terserah apapun itu, jika itu sifatmu maka saya suka wanita yang memiliki sifat itu"ucap davin yang masih arogan


"kalau gitu coba saya, semoga anda gagal " ucap nia dengan kesal


"tidak ada kata gagal dalam kamus saya" ucap davin dengan senyum


"jika kakak berusahapun saya akan mengundur soal pernikahan " ucap nia dengan sedikit ancaman


"mau di undur berapa tahun nona, 10 tahun? terserah, yang penting anda akan tetap untuk tuan DAVIN ALEXANDER"ucap davin dengan lembut dan menekankan


"buset, terserah anda"ucap nia dengan kesal dan pergi meninggalkan davin

__ADS_1


.


__ADS_2