Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
pdkt


__ADS_3

kini nia sedah sampai di rumah


"nia kamu sudah pulang, kamu baik baik saja kan, kemarin kamu tidur di mana" tanya hutomo yang senang melihat nia kembali


"aku baik baik saja, kemarin aku tidur di apartemen" jawab nia dengan wajah dingin


nia langsung masuk ke kamarnya, hingga malam nia tetap mengurung diri di kamar


"non, waktunya makan malam" ucap bik nurul dengan mengetok pintu kamar


"lanjut aja bik, nia ngak selera makan" ucap nia


"tapi non kata pak hutomo ada hal penting yang mau di bicarakan " ucap buk nurul di depan pintu kamar


"baiklah"ucap nia dengan tak bersemangat


kini nia sudah ada di meja makan, niko yang melihat nia sudah pulang langsung berlari dan duduk di samping nia


"ada hal penting apa pa" tanya nia


"gini ni, papa dan mira mau pergi ke luar kota sekitar beberapa hari, jadi kalian di rumah bertiga aja" ucap hutomo


"terus, hal penting nya apa pa" ucap nia


"papa minta tolong agar kalian jangan bertengkar terutama mawar" ucap hutomo


"lah kok mawar si pa, mawar ngak pernah cari ulah pa, mereka aja yang mulai duluan" ucap mawar sambil menunjuk niko dan nia


"terima aja nasihat papa kak, dan akui aja kesalahannya" ucap niko dengan ngledek mawar


"sudah sudah, papa juga udah bilang sama davin katanya dia mau jagain dan memantau kalian" ucap hutomo menghentikan adu mulut mawar dan niko


"Ngapain ngasih tau davin segala pa" tanya nia


"sekarang kamu bukannya harus dekat dengan dia jadi sekalian kalian Pdkt " ucap hutomo

__ADS_1


nia hanya membolak balikan bola matanya


makan malam pun sudah siap, waktunya tidur


"kak" ucap niko


"Hm, ada apa" ucap nia


"niko mau bertanya boleh ngak kak" tanya niko


"nanya apa"ucap nia


"kakak jangan marah " ucap niko


"emngnya apa niko, langsung aja" ucap nia


"niko tau kalau kakak ngak suka sama mama mira, tapi apakah kakak juga ngak suka dengan pernikahan papa dan mama nya niko" tanya niko


"kamu kok nanya itu" ucap nia


"kalau iya kenapa, mungkin kalau mama kamu baik sama kakak, mungkin kakak mau menerimanya" ucap nia


"terus ada nya niko karena pernikahan itu, apa kakak juga ngak suka" ucap niko dengan nada rendah


"kalau itu kakak ngak nyalahin kamu kok, kamu orang nya baik sama kakak, jadi kakak beruntung punya adik kek kamu" ucap nia dengan memegang tangan niko


"apa kakak sayang sama niko" tanya niko dengan air mata


"sayang, kan niko sayang sama kakak"ucap nia


"niko kira kakak ngak sayang sama niko, kak, kalau kakak ketemu dengan mama rita ,apa kakak akan milih tinggal bersama mama rita" tanya niko


"kalau mama menginginkannya kakak akan tinggal bersama mama rita"ucap nia


"terus niko bagaimana kak, niko akan main bersama siapa kak" ucap niko dengan nada sedih

__ADS_1


"kamu ngak usah khawatir, kalau itu akan kakak carikan solusinya"ucap nia dan memeluk niko


kini semuanya sudah tidur hingga pagi pun terbit


kini keluarga alexander juga ada di rumah nia


"kalau gitu papa dan mira pergi dulu" ucap hutomo kepada ke 3 anaknya


"iya pa" ucap niko dan anggukan mawar dan nia


"kalau mereka biar urusan davin om, mereka akan aman kok om, davin akan sering sering main ke sini" ucap davin sambil melihat ke 3 anak pak hutomo


"kalau gitu aku berangkat dulu mar, ai " ucap hutomo kepada mario dan aini,dan memeluk mario


"hati hati dijalan ya"ucap aini sambil memeluk mira


kini pak hutomo dan mira sudah berangkat, pak mario dan buk aini langsung pulang


kini tinggal mereka bertempat saja


"mau aku antar kuliah "ucap davin


"mau "ucap mawar


"niko dan nia gimana " ucap davin sambil melihat nia dan niko


"niko di antar supir kak, soalnya takut merepotkan kakak, soal nya sekolah niko lumayan jauh"ucap niko


"kalau aku naik motor"ucap nia dengan melangkah dan di ingiringi niko


.


.


***jika kalian suka jangan lupa like dan komentarnya

__ADS_1


SEKIAN TERIMAKASIH


__ADS_2