Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
air mata rindu


__ADS_3

kini nia dan davin sudah sampai di kampus,davin turun dari mobil dan menjadi pusat perhatian semua orang karena kegantengannya, davin tak menghiraukan mereka davin menyandar di depan mobilnya dan menunggu nia turun dari mobil


setelah nia turun tiba tiba davin berteriak


perhatian semuanya, bahwa nia hutomo adalah calon istriku, jadi jangan ada yang mencoba coba menyakitinya, jika ada maka akan berurusan dengan davin alexander


mendengar itu membuat nia terkejut bahkan clarisa pun mendengarnya dan tertawa senang seperti ngeledek nia, nia melirik tajam davin namun davin langsung masuk kedalam mobil dan pergi begitu saja


"dasar cowok kurang ajar" ucap nia dengan kesal, nia malu menjadi pusat perhatian di kampus


"jangan marah nia, lu harus bisa menerima laki laki itu" ucap clarisa sambil tertawa


"lu senang " tanya nia


"mungkin" jawab clarisa


nia langsung memukul dan menarik clarisa jalan menuju kelas


"lu marah ni" tanya clarisa


"ngak cuman kesal aja ama tu cowok" jawab nia dengan kesal


"kalau gitu mending lu konsultasi sama dokter raka " saran clarisa yang membuat nia harus tambah sabar


"lu mau gue mati, konsultasi sama temannya sendiri sama aja dengan kagak" jawab nia dengan imut


"terus sama siapa" tanya clarisa


"ngak dengan siapa siapa, udah udah lupain" jawab nia dengan menggeleng gelengkan kepalanya

__ADS_1


kini pelajaran sudah berlalu waktunya clarisa dan nia pulang, tiba tiba ada satu mobil hitamewah yang berdiri dan menunggu seseorang


"hai nona" sapa salah satu bodyguard


"ya, ada apa" ucap nia


"apa benar anda nona nia" tanya bodyguard dengan melihat suatu kertas yang di pegangnya (kerja data diri nia)


"iya saya sendiri, ada apa" tanya nia dengan heran


"kalau gitu ikut dengan kami" jawab bodyguard sambil membuka pintu mobil


"maaf kalian siapa" tanya clarisa dengan heran


"maaf nona tapi kami ada perlu dengan nona nia" jawab bodyguard yang membuat clarisa kesal


"tapi dia teman saya dan saya akan ikut dengannya" jawab clarisa melotot


"ngak saya akan pergi dengan mobil saya dan mengikuti kalian" ucap clarisa


"baiklah nona" ucap bodyguard yang masih berada di sisi pintu


kini mereka sudah dalam perjalanan menuju sebuah villa


setelah turun mereka di tuntun ke suatu ruangan dan menunggu


"siapa yang bernama nia hutomo" tanya seorang paru baya yang masuk keruangan ,itu adalah tuan wijaya kakek nia


"s, saya " jawab nia dengan terbata

__ADS_1


kakek itu langsung memeluk nia dengan erat, nia bingung


"maaf, ada apa nya kek" jawab nia dan melepaskan pelukan itu


"panggil semuanya" perintah tuan wijaya kepada bawahannya


beberapa menit kemudian datang beberapa tuan dan nona dan salah satunya adalah rita


" kalian yang kemarin bukan" tanya rita dan terkejut


"iya tante" jawab clarisa


"dan mana nia" tanya rita


mereka hanya diam, nia hanya menundukkan kepalanya


"itu nia rita, dia cucuku" ucap tuan wijaya sambil menunjuk ke arah nia dan meneteskan air mata karena rindu


"tapi dia kan putri" tanya rita


tapi rita tidak menghiraukan, dia mendekat dan memeluk nia ,saat di peluk nia hanya diam dan meneteskan air mata lalu mengusap air mata


nia mencoba melepaskan pelukan itu dan mundur ke belakang


"maaf saya pamit dulu" ucap nia dengan tertunduk


***JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL BARU SAYA


* NONA MUDA DAN TUAN MUDA*** *

__ADS_1


.


__ADS_2