Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
(S2) ingat


__ADS_3

kini Nia sangat tertidur pulas, seakan sedikit beban sudah lepas, Davin yang merasa simpati melihat istrinya yang begitu lelah akan perjalanan hidup nya, hingga Davin berpikir


"gue simpati sama ni orang, tapi gue kepo ,dia pernah suka sama seseorang nggak?kan sekarang gue suaminya tapi dia nggak pernah cerita apa pun bahkan gue masih di buat canggung Ama sikap nya" Davin bergumam heran tapi gila


keesokan paginya Nia memasak makanan sebelum suaminya berangkat kerja


" ni,kamu pernah menyukai seseorang nggak" tanya Davin yang duduk di meja makan,Nia yang sedang menyajikan makan melirik sinis Davin hingga Davin takut Nia tersinggung


" pernah" jawab Nia dengan logat santai,sontak membuat Davin terkejut


" boleh aku tau dia orang seperti apa" tanya Davin


"ngapain nanya hal kek gitu, nggak ada gunanya juga" jawab Nia yang masih sibuk menyiapkan makanan


"sekarang gantian,kamu yang cerita ,kemarin kan udah kakak yang cerita soal kekasih kakak" jawab Davin memaksa


Nia langsung duduk


"dia orang yang tampan, lembut dan baik" Nia berhenti sampai di situ dan terdiam


"terus"tanya Davin kepo


" ngak usah di lanjutin nanti kakak cemburu" ucap Nia tak semangat


" ngak,aku nggak akan cemburu ,yok lanjut" paksa Davin memegang tangan Nia


" segitunya ingin tau" tutur Nia heran

__ADS_1


"kamu tidak pernah cerita masa lalu mu sedikit pun, bagaimana cara nya aku bisa mengenal lebih dekat" ucap Davin membulat bola matanya


" laki laki itu bernama Affan ,ia 2 tahun lebih tua dari Nia,kami begitu dekat bahkan banyak orang yang iri termasuk mawar,saat ia memutuskan untuk masuk ke perguruan tinggi di luar negri ia berjanji akan menemui Nia di suatu tempat,tapi entah kenapa sulit berkomunikasi dengan dia, bahkan kabarnya pun sampai sekarang Nia tidak tau" jelas Nia


"apa dia tau kalau kamu menyukai nya" tanya Davin


" tau, aku jujur saat mengantar nya ke bandara" jawab Nia meangguk


"apa sekarang kamu masih punya perasaan terhadap dia" tanya Davin melirik tajam Nia


" kakak ingin Nia jujur atau bohong" tanya Nia


"jujur" jawab Davin spontan


"iya" jawab Nia , spontan Davin melepaskan tangannya


"maaf kalau ini membuat kakak marah,tapi Nia harus jujur,Nia menolak pertunangan itu karena Nia masih mengharapkan kak Affan,tapi Nia sadar bahwa ada laki laki yang memperjuangkan Nia,Nia mencoba memahami dan membuka hati untuk kakak, dan Nia mohon jangan kecewakan Nia" jelas Nia dan memohon kepada Davin


" bagaimana agar kamu tidak merasa kecewa" tanya Davin dingin


"Nia mau,kakak jangan berbagi hati seperti papa, dan jangan pernah buat Nia menyesal karena telah meninggal orang yang Nia tungg jawab Nia dengan logat santai padahal Davin sudah di buat kesal


" kalau gitu kamu juga harus jaga perasaan aku" ucap Davin melirik Nia


"caranya" lirik Nia santai


" lupakan dia,jika dia kembali datang jauhi dia" pinta Davin serius

__ADS_1


" ini sungguh berat,Nia tidak janji tapi Nia akan berusaha demi rumah tangga kita" jawab Nia berat


"kalau gitu aku akan janji untuk tidak mengecewakan kamu" ucap Davin di bantah Nia


"jangan pernah membuat janji dalam kebahagiaan dan jangan pernah mengambil keputusan dalam kemarahan" bantah Nia


" maksud kamu" tanya Davin heran


"terkadang janji hanya pemanis mulut" jawab Nia, dan hampir membuat Davin kesal


" terus kamu maunya gimana" tanya Davin


" Nia berusaha agar tidak pernah memberikan janji kepada siapa pun termasuk kakak,Nia hanya mencoba memberikan bukti,dan sekarang Nia minta agar kakak membuktikan kalau cinta benar benar murni dari hati kakak" jawab Nia datar


" ok, akan saya coba untuk memberikan bukti bahwa cinta saya murni" Jawab Davin sedikit panas


"ok, kalau gitu ayo serapan" Nia mengakhiri debat


Davin langsung memakan makanan yang di hidangkan Nia , sekilas terlintas di pikiran Davin


"ni bocah ngak bohongin aku kan,kok ngomong soal kekasih yang pernah ngisi hatinya santai aja,apa dia ngak peka, nggak mikirin perasaan suaminya, atau dia benar benar bohong" Davin yang tampak bingung dan melirik Nia sambil mengunyah makanan


"buruan nanti telat" teriak Nia membuyarkan lamunan Davin


Davin langsung bergegas menghabiskan serapan nya


******

__ADS_1


setelah sampai di kantor Davin langsung mencari nama Affan, tapi tampaknya berbeda dengan yang Nia cerita kan. Davin memastikan kalau orang yang di maksud Nia benar benar orang itu, dia satu sekolah dengan Nia,umur lebih tua 2 tahun dari Nia( biodata yang tertulis di bio) semua nya benar, tapi sekarang dia menjadi seorang dokter di salah satu rumah sakit di negara nya bukan di luar negri, dan dari raut wajah nya seperti nya dia orang yang cukup dingin, bagaimana mungkin orang dingin jadi dokter. pikiran Davin yang sudah mulai gila


Maaf untuk kata yang berantakan


__ADS_2